Gigi goyang bisa disebabkan karena tulang rahang kekurangan kalsium, penyakit periodontitis atau cedera. Agar tidak semakin parah atau bahkan lepas dari soketnya, gigi yang sudah goyang bisa dirawat dengan prosedur splinting gigi.

Tidak semua gigi yang sudah goyang harus dicabut. Gigi goyang masih bisa diselamatkan jika di sekitarnya masih ada gigi sehat yang mampu menahan gigi tersebut. Namun jika hanya ada satu gigi atau tidak ada gigi sehat disekitarnya maka tidak bisa dipertahankan.

Apa Itu Splinting Gigi?

Apa itu splinting gigi, Sumber: unmedicare.com

Splinting gigi merupakan tindakan perawatan gigi yang bertujuan untuk menguatkan kembali gigi yang sudah goyang dengan cara mengikatnya pada gigi-gigi sehat yang ada di sekitarnya. Prosedur ini bertujuan untuk menstabilkan posisi gigi yang goyang dan memperkuatnya. 

Selain itu, prosedur splinting gigi juga dapat mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat gigi yang goyang. Setelah menjalani prosedur splinting, gigi yang sebelumnya goyang akan menjadi lebih stabil.

Jadi fungsi gigi akan kembali normal seperti sebelumnya. Splinting juga membantu mencegah gigi agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut dan mempertahankan kesehatan gigi secara keseluruhan.

Splinting Sementara dan Permanen

Jenis splinting gigi, Sumber: hellosehat.com
Jenis splinting gigi, Sumber: hellosehat.com

Jika dilihat dari lamanya penggunaan, splinting gigi dikategorikan kedalam dua jenis yaitu splint sementara dan splint permanen. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai dua jenis splinting gigi tersebut.

1. Splint Sementara

Prosedur splinting gigi sementara umumnya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Jika dalam kurun waktu tersebut gigi goyang masih belum stabil biasanya dokter akan menggantinya dengan splinting permanen.

2. Splint Permanen 

Splint permanen digunakan untuk menangani kasus-kasus gigi goyang yang sudah cukup parah. Secara umum ada dua jenis splint permanen yaitu splint permanen lepasan dan splint permanen cekat.

Splint permanen lepasan terbuat dari bahan logam dan direkatkan dengan gigi-gigi sehat di sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan dukungan tambahan pada gigi yang goyang tanpa membatasi gerakan normal gigi.

Sedangkan splint permanen cekat adalah prosedur perawatan yang dilakukan dengan cara merekatkan gigi menggunakan suatu bahan secara permanen. Cara ini bisa mencegah gigi goyang dari pergerakan yang tidak diinginkan dan memberikan kestabilan yang lebih baik.

Macam-Macam Splinting Gigi

Macam-macam splinting gigi, Sumber: youtube.com
Macam-macam splinting gigi, Sumber: youtube.com

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Australian Dental Journal pada tahun 2016, prosedur splinting gigi dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan pengikat yang digunakan. Berikut ini adalah berbagai macam splinting yang umum digunakan:

1. Splint Kawat Ligatur

Splint kawat ligatur seringkali menjadi pilihan dalam situasi darurat ketika tidak ada bahan lain yang tersedia untuk menahan gigi. Dalam prosedur ini, kawat tipis dipilin dan diikatkan ke sela-sela gigi yang goyang. 

Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan tambahan pada gigi yang goyah dengan memanfaatkan kekuatan dari gigi-gigi di sekitarnya. Meskipun sederhana, metode ini cukup efektif dalam memberikan stabilitas sementara pada gigi.

Namun, perlu dicatat bahwa splint kawat ligatur umumnya digunakan sebagai solusi sementara dan sebaiknya diganti dengan splint permanen untuk penanganan yang lebih efektif.

2. Splint Komposit dan Kawat

Sesuai namanya, splint komposit dan kawat memanfaatkan kedua bahan tersebut untuk menstabilkan kembali gigi yang sudah terlanjur goyang. Gigi akan diikat menggunakan kawat lentur pada gigi yang masih kuat.

Setelah itu kawat akan direkatkan menggunakan bahan komposit. Kombinasi kedua bahan ini akan memberikan kekuatan dan dukungan tambahan pada gigi yang goyang. Selama proses ini, jaringan pendukung akan dibiarkan tumbuh agar gigi kembali kuat dan stabil.

3. Splint Resin

Splint resin hanya menggunakan satu bahan yaitu resin komposit. Resin akan diletakkan di sepanjang gigi yang goyang dan gigi-gigi sekitarnya, termasuk celah-celahnya. Namun, penggunaan metode ini terbatas.

Ada risiko infeksi dan kekakuan bahan resin. Meskipun kuat, resin cenderung kurang fleksibel jika dibandingkan dengan kawat atau bahan lain yang sering digunakan dalam prosedur splinting. 

Karena kekurangan tersebut metode splint resin tidak menjadi pilihan utama dalam penanganan gigi yang goyah, terutama jika tersedia alternatif lain yang lebih fleksibel dan aman.

4. Splint Serat

Bagi Anda yang menghindari penggunaan kawat pada gigi karena berbagai alasan, splint serat dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman. Dalam proses perawatannya, memanfaatkan penggunaan serat polietilen tipis yang dilekatkan pada gigi menggunakan resin komposit.

Salah satu keunggulan utama dari penggunaan splint serat adalah warnanya yang tidak mencolok dan mampu menyatu dengan warna gigi, sehingga tidak terlalu terlihat. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang populer diantara jenis lainnya.

Banyak orang ingin mendapat perawatan gigi tanpa harus terlihat mencolok. Oleh karena itu splint serat memberikan solusi terbaik untuk memperbaiki gigi yang goyah tanpa harus mengorbankan nilai estetika. 

Prosedur Splinting Gigi

Prosedur splinting gigi, Sumber: hellosehat.com
Prosedur splinting gigi, Sumber: hellosehat.com

Sebelum memulai proses splinting gigi, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk melihat apakah ada karang gigi. Jika ditemukan karang gigi, langkah pertama adalah membersihkannya agar permukaan gigi bersih sebelum proses splinting dimulai.

Proses splinting gigi diawali dengan penyatuan gigi yang lemah dengan gigi yang kuat. Gigi kuat yang ada disekitarnya akan bertindak sebagai penyangga untuk memberikan dukungan tambahan. 

Proses ini melibatkan perekatan gigi menggunakan kawat atau bahan lain yang sesuai dengan jenis splinting yang dipilih. Kawat yang digunakan seringkali dilengkapi dengan serat tipis untuk memastikan kestabilan gigi yang diikat.

Secara umum, prosedur ini dapat diselesaikan dalam satu kali kunjungan tanpa memerlukan anestesi lokal. Meskipun demikian, dalam beberapa kasus tertentu dokter gigi mungkin menyarankan penggunaan anestesi lokal untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Dengan pemeriksaan yang cermat dan teknik perekatan yang tepat, proses splinting gigi dapat memberikan hasil yang kuat dan stabil. Jadi Anda bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan tanpa gangguan.

Efek Samping Splinting Gigi

Seperti perawatan gigi lainnya, tindakan splinting gigi juga bisa menimbulkan beberapa efek samping. Setelah pemasangan splinting gigi Anda mungkin mengalami beberapa efek samping seperti:

  • Nyeri pada gusi
  • Perdarahan ringan
  • Terjadinya infeksi
  • Iritasi pada area mulut seperti pipi bagian dalam atau lidah

Jika efek samping tersebut tidak kunjung mereda atau menyebabkan ketidaknyamanan yang tidak kunjung sembuh, maka sangat disarankan Anda segera menghubungi dokter gigi agar mendapat penanganan yang tepat.

Selain itu, penting untuk memperhatikan kebersihan gigi dengan lebih cermat setelah pemasangan splint. Dokter gigi biasanya akan memberikan saran tentang tata cara perawatan tambahan yang diperlukan. 

Anda harus mengikuti saran dokter dan menjaga kebersihan gigi yang baik agar bisa meminimalkan risiko infeksi dan mengoptimalkan efektivitas dari prosedur splinting gigi.

Tempat Melakukan Splinting Gigi

Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com
Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com

Splinting gigi adalah prosedur medis yang umum dan dapat dilakukan di berbagai tempat, termasuk puskesmas, klinik dokter gigi, dan poli gigi di rumah sakit. Namun, penting untuk memilih fasilitas kesehatan yang didukung oleh tenaga ahli.

Salah satu rekomendasi klinik gigi yang bisa melayani prosedur splinting gigi secara aman yaitu Zahara Dental Care. Klinik ini didukung oleh para dokter gigi Palembang yang sudah berpengalaman, sehingga mampu mengatasi masalah gigi goyang melalui prosedur splinting.

Selain itu dokter gigi di Zahara Dental Care juga bisa memberi berbagai perawatan seperti pemasangan kawat gigi, veneer gigi, restorasi gigi, dan masih banyak lagi lainnya. Anda bisa tanya lebih lanjut mengenai layanan kami melalui kontak yang tersedia.

Telah di verifikasi oleh 

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp