Aroma napas yang tidak sedap bisa menurunkan rasa percaya diri sekaligus membuat lawan bicara menjadi tidak nyaman. Bahkan ada beberapa orang yang sampai merasa cemas karena memiliki bau mulut yang tidak sedap. Selain akibat adanya gangguan kesehatan, ada beberapa jenis makanan yang membuat bau mulut.

Bahan-bahan makanan tersebut biasanya mengandung asam atau bau menyengat, sehingga bisa menimbulkan aroma tidak sedap saat Anda berbicara. Terkadang bau mulut yang disebabkan oleh makanan tidak bisa hilang meskipun telah menggosok gigi secara benar. 

Makanan yang Bisa Membuat Bau Mulut

Dari sekian banyak penyebab bau mulut, 80% nya merupakan makanan yang masuk ke dalam mulut. Berikut ini adalah daftar makanan yang bisa membuat bau mulut menjadi tidak sedap, sehingga perlu dibatasi atau bahkan dihindari untuk saat-saat tertentu. 

1. Jengkol dan Pete

Pete; salah satu makanan yang membuat bau mulut, Sumber: klikdokter.com
Pete, salah satu makanan yang membuat bau mulut, Sumber: klikdokter.com

Bagi sebagian orang, jengkol dan pete merupakan makanan yang sangat lezat dan menggugah selera. Namun sudah pasti keduanya merupakan jenis makanan yang membuat bau mulut menjadi tidak sedap. Bahkan karena sangat bau orang yang mengkonsumsinya pun terkadang merasa tidak nyaman. 

Jengkol mengandung sebuah senyawa sulfur bernama asam jengkolat yang bisa menimbulkan bau mulut.. Struktur kimia jengkol juga memiliki pengaruh besar terhadap munculnya bau tidak sedap. 

Sedangkan pete mengandung zat tetrathiane, hexathionine, pentathiopane, trithiolane, tetrathiepane dan pentathiocane. Zat-zat tersebutlah yang membuat bau tidak sedap pada pete. Selain itu pete juga mengandung konsentrat asam amino dalam jumlah tinggi dan juga memicu tubuh untuk menghasilkan gas metana. 

2. Bawang Putih

Bawang putih digunakan di banyak sekali masakan untuk menghasilkan rasa yang lezat. Padahal bawang putih menjadi salah satu bahan makanan yang membuat bau mulut menjadi tidak sedap. Bawang putih yang Anda konsumsi akan dicerna dan masuk ke dalam aliran darah, sehingga aromanya sampai ke paru-paru lalu keluar lewat mulut. 

Meskipun demikian, bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengkonsumsi bawang putih. Supaya nafas tidak terlalu bau, Anda cukup membatasi diri dalam konsumsi bawang putih. Setelah makan, jangan lupa bersihkan mulut dengan cara menggosok gigi dan flossing agar tidak ada sisa bawang putih yang nyangkut di gigi. 

Untuk mengecek bau mulut setelah mengkonsumsi bawang putih, bisa dengan menutup mulut dan hidung menggunakan kedua tangan lalu hembuskan nafas. Apabila nafas bau tidak sedap, maka bisa tercium. 

3. Bawang Bombay

Bawang bombay, Sumber: detik.com
Bawang bombay, Sumber: detik.com

Sama halnya dengan bawang putih, bawang bombay juga memiliki aroma tajam yang mampu bertahan cukup lama setelah Anda mengkonsumsinya. Sehingga bawang bombay ini menjadi salah satu jenis bumbu dapur atau bahan makanan yang membuat bau mulut. 

Alasan mengapa bawang bombay bisa menimbulkan aroma napas yang tidak sedap adalah karena di dalam bawang bombay terdapat senyawa sulfat yang akan diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam aliran darah. 

Jadi tidak heran jika Anda gemar mengkonsumsi bawang bombay dalam jumlah berlebih tidak hanya nafasnya saja yang tidak segar, namun juga akan mengalami bau badan. 

Beberapa jenis makanan yang ampuh untuk mengatasi bau mulut akibat mengkonsumsi bawang putih maupun bawang bombay antara lain adalah apel dan daun mint. 

Anda bisa mengkonsumsi satu butir apel utuh agar bau mulut menjadi lebih segar. Daun mint juga mengandung senyawa fenol yang sangat efektif untuk menghilangkan aroma bawang. 

4. Makanan Tinggi Protein

Meskipun memiliki manfaat yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh manusia, makanan dengan kandungan protein yang tinggi merupakan bahan makanan yang membuat bau mulut menjadi kurang sedap. Terutama jika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah banyak. 

Ketika manusia mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup, maka tubuh akan menjadikan karbohidrat sebagai bahan bakar untuk membakar protein dan lemak. Proses tersebut disebut dengan ketosis. Namun sayangnya keton memiliki aroma yang tidak sedap dan tidak dapat ditutup walau dengan flossing atau gosok gigi. 

Untuk mengatasi bau mulut yang disebabkan oleh konsumsi protein berlebihan yaitu dengan menurunkan dosis harian protein dan memperbanyak asupan karbohidrat. Tentu saja Anda juga perlu mengkonsumsi air putih dalam jumlah cukup. 

5. Makanan atau Minuman yang Mengandung Gula

Baik makanan atau minuman yang diberi tambahan gula bisa memicu munculnya aroma mulut yang tidak sedap. Hal itu disebabkan karena gula merupakan bahan bakar yang sangat baik untuk pertumbuhan bakteri. Bahan bakar yang memadai akan membuat bakteri tumbuh jauh lebih cepat. 

Akibatnya aroma mulut menjadi bau tidak sedap. Untuk mengatasinya Anda bisa mengunyah permen karet tanpa gula. Selain mengunyah permen karet tanpa gula, tentu saja Anda juga harus selalu memastikan kebersihan gigi dan mulut agar bakteri tidak semakin tumbuh subur. 

6. Rempah-Rempah

Rempah-rempah merupakan bahan makanan yang bisa membuat bau mulut, apabila dijadikan bahan penyedap dalam makanan ataupun dijadikan minuman untuk kesehatan. 

Aroma tidak sedap yang disebabkan oleh konsumsi rempah-rempah berasal dari kandungan senyawa sulfur. Senyawa sulfur tersebut dapat menghasilkan gas yang baunya kurang sedap. 

Oleh karena itu apabila Anda menggunakan rempah-rempah sebagai penambah rasa makanan atau menjadikan rempah-rempah untuk minuman kesehatan, maka segera gosok gigi setelah mengkonsumsinya. Jangan lupa juga untuk meminum air putih dalam jumlah yang cukup. 

7. Buah Durian

Buah durian dapat membuat bau mulut, Sumber: healthline.com
Buah durian dapat membuat bau mulut, Sumber: healthline.com

Selain terkenal dengan duri-duri tajamnya, buah durian juga dikenal sebagai buah dengan aroma yang menyengat. Aroma menyengat tersebutlah yang membuat beberapa orang tidak menyukai buah durian. Bahkan setelah Anda selesai menyantap durian, bau menyengat di mulut atau tangan tidak akan segera hilang. 

Sisa-sisa buah durian yang menempel di sela-sela gigi bisa membuat pertumbuhan bakteri dan plak penyebab bau mulut. Untuk membersihkannya, Anda bisa menyikat gigi menggunakan pasta gigi dan dilanjut dengan flossing. Flossing bisa dilakukan menggunakan benang khusus gigi. 

8. Produk Susu

Produk yang mengandung susu, Sumber: yummy.co.id
Produk yang mengandung susu, Sumber: yummy.co.id

Produk susu dan turunannya merupakan jenis bahan makanan yang bisa membuat bau mulut menjadi tidak sedap. Susu dan produk turunannya seperti keju mengandung asam amino yang menjadi bahan makanan bakteri di mulut. Bakteri atau mikroba yang mencerna susu bisa menyebabkan kelebihan produksi hidrogen sulfida. 

Itulah mengapa Anda akan memiliki aroma nafas yang bau seperti telur busuk setelah mengkonsumsi produk turunan susu seperti keju. Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan cara menggosok gigi menggunakan pasta gigi lalu dilanjut dengan berkumur menggunakan obat kumur. 

Jika perlu gunakan juga benang gigi agar tidak ada sisa-sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi. Pada dasarnya menjaga kebersihan mulut merupakan cara terbaik untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap. 

Itulah beberapa jenis makanan yang bisa membuat bau mulut, sehingga perlu dikonsumsi dalam jumlah terbatas atau dihindari apabila Anda tidak ingin memiliki aroma napas yang lebih segar. 

Apabila Anda sudah menyikat gigi, berkumur menggunakan obat kumur, minum air putih dalam jumlah cukup, dan melakukan flossing gigi namun bau nafas tidak sedap tetap bertahan sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Karena bisa jadi bau mulut yang Anda alami disebabkan oleh penyakit tertentu. 

Ada banyak sekali jenis penyakit yang bisa memicu bau mulut, sehingga hal itu perlu dikonsultasikan dengan dokter di rumah sakit, Puskesmas, ataupun klinik gigi yang menyediakan dokter spesialis gigi. Bagi yang tinggal di Palembang dan sekitarnya, maka Anda bisa menemui dokter gigi Palembang terbaik di Zahara Dental Care. 

Telah diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp