Belum banyak orang tahu, ada cara mempercepat pertumbuhan gigi pada anak yang dapat dilakukan secara alami dan aman. Munculnya gigi pada anak adalah fase penting dalam proses tumbuh kembang mereka.
Umumnya pertumbuhan gigi berlangsung sejak bayi berusia 6 bulan hingga mencapai usia sekitar 3 tahun. Namun, beberapa anak mungkin mengalami keterlambatan tumbuh gigi yang bisa membuat orang tua menjadi khawatir.
Cara Aman untuk Mempercepat Pertumbuhan Gigi

Memberi perawatan gigi anak perlu dilakukan sejak dini agar pertumbuhan gigi mereka bagus. Salah satu tujuan perawatan tersebut adalah memastikan bahwa gigi anak tumbuh dengan sehat dan rapi.
Supaya tidak mengalami keterlambatan pertumbuhan gigi, berikut ini adalah beberapa cara mempercepat pertumbuhan gigi pada anak:
1. Penuhi Kebutuhan Nutrisinya
Cara mempercepat pertumbuhan gigi anak salah satunya adalah dengan memberikan makanan bergizi yang kaya akan nutrisi penting. Nutrisi seperti kalsium, fosfor, dan vitamin D sangat diperlukan untuk membantu pembentukan gigi yang kuat dan sehat.
Kalsium yang banyak ditemukan dalam susu, keju, dan yogurt menjadi komponen penting dalam pembentukan enamel gigi. Sedangkan vitamin D berguna untuk membantu penyerapan kalsium agar lebih maksimal dalam tubuh.
Selain itu, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli kaya akan kalsium dan mineral lainnya yang mendukung perkembangan gigi. Buah-buahan seperti jeruk dan stroberi mengandung vitamin C yang membantu menjaga kesehatan gusi yang menjadi tempat tumbuhnya gigi.
Anda juga bisa memberikan anak salmon atau telur. Kedua makan tersebut merupakan sumber alami vitamin D dan fosfor. Untuk memaksimalkan proses pertumbuhan gigi anak, orang tua perlu membatasi konsumsi makanan manis pada anak.
Tujuannya adalah agar enamel gigi tidak rusak dan berlubang. Biasakan mereka untuk minum air putih setelah makan sesuatu agar tidak ada sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi dan mulut.
2. Beri Makanan Bertekstur
Cara mempercepat pertumbuhan gigi anak bisa dengan memberi mereka makanan bertekstur. Hal itu karena makanan bertekstur merangsang pertumbuhan gusi dan memperkuat otot-otot di sekitar mulut.
Saat bayi mengunyah makanan yang lebih padat atau bertekstur, tekanan yang diberikan pada gusi membantu mendorong gigi untuk tumbuh keluar. Selain itu, gerakan mengunyah membantu melancarkan sirkulasi darah di sekitar mulut.
Kondisi tersebut bagus untuk mendukung kesehatan gusi dan mempercepat proses pertumbuhan gigi. Makanan bertekstur juga melatih bayi untuk menggigit dan mengunyah yang menjadi keterampilan penting untuk perkembangannya.
Namun dalam memberikan makanan pada bayi Anda perlu berhati-hati dalam memilihnya. Hindari makanan-makanan tertentu yang bisa meningkatkan resiko tersedak. Beberapa contoh makanan yang aman untuk si kecil antara lain adalah alpukat, pisang, atau roti tawar.
Selain merangsang pertumbuhan gigi, makanan bertekstur juga membantu bayi mengeksplorasi berbagai rasa dan tekstur yang penting untuk menumbuhkan kebiasaan makan makanan sehat.
3. Finger Food atau Makanan yang Bisa Digenggam

Memberikan finger food atau makanan yang mudah digenggam oleh bayi adalah salah satu cara efektif untuk merangsang pertumbuhan gigi. Finger food bisa membantu melatih keterampilan makan si kecil sekaligus memberikan stimulasi pada gusi bayi.
Contoh finger food yang bisa Anda berikan seperti potongan kecil buah lunak, sayuran kukus, atau biskuit khusus untuk bayi. Saat bayi menggigit dan mengunyah makanan-makanan tersebut, tekanan pada gusi dapat merangsang gigi untuk tumbuh.
Proses mengunyah juga akan memperkuat rahang, gusi, dan otot sekitar mulut. Semuanya itu penting untuk mendukung proses pertumbuhan gigi. Selain itu, makanan yang digenggam bayi memungkinkan mereka mengeksplorasi berbagai tekstur dan rasa.
Namun, pemilihan finger food harus disesuaikan dengan usia bayi dan tekstur makanan harus aman untuk dikonsumsi. Jangan lupa untuk mengawasi bayi Anda ketika makan. Memberi finger food pada bayi tergolong cara yang sederhana, alami, dan menyenangkan bagi bayi.
4. Menggunakan Teether
Cara mempercepat pertumbuhan gigi anak bisa dengan menggunakan teether. Tanda awal gigi bayi akan tumbuh adalah kebiasaan bayi mulai menggerakkan mulutnya seperti sedang mengunyah. Namun, memberikan makanan setiap saat tentu bukan solusi yang tepat.
Di sinilah teether menjadi pilihan cocok untuk memberikan stimulasi pada gusi bayi. Teether dirancang khusus untuk bayi yang sedang dalam fase tumbuh gigi. Saat bayi menggigitnya, tekanan pada gusi membantu mendorong gigi agar lebih cepat muncul.
Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan teether. Hindari jenis teether yang mengandung cairan atau manik-manik karena berisiko tertelan jika pecah. Pastikan teether yang digunakan bebas dari bahan kimia berbahaya seperti paraben.
Pilih teether berbahan silikon yang aman dan tahan lama. Teether yang terbuat dari bahan silikon juga dapat didinginkan di dalam kulkas untuk memberikan efek menenangkan pada gusi bayi yang sedang bengkak.
Ingat, selalu bersihkan teether sebelum dan sesudah digunakan untuk menjaga kebersihannya. Durasi penggunaannya juga sebaiknya dibatasi, idealnya sekitar 10–20 menit, agar bayi tidak terlalu lama terfokus pada satu aktivitas.
5. Berikan Vitamin
Nutrisi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan gigi sebenarnya bisa didapat dari makanan yang anak konsumsi. Akan tetapi ada beberapa kondisi yang membuat mereka tidak mendapat cukup asupan nutrisi sehingga hal itu bisa mengganggu pertumbuhan giginya.
Jadi Anda perlu memberi vitamin tambahan untuk memaksimalkan pertumbuhan gigi si kecil. Vitamin ini cukup penting karena kekurangan vitamin D bisa membuat anak mengalami hambatan dalam proses pembentukan tulang dan gigi.
Selain vitamin D, kalsium dan mineral penting lainnya juga berperan dalam mendukung perkembangan gigi anak. Tentu saja nutrisi penting tersebut tidak bisa didapat jika anak sulit makan sehingga kekurangan gizi atau sedang sakit.
Contoh vitamin yang bisa Anda berikan untuk mendukung pertumbuhan gigi dan tulang si kecil adalah wellness calcium gummy chewable. Produk tersebut mengandung 120 mg kalsium dan vitamin D3 sebanyak 100 IU.
Selain itu ada juga gummi king calcium plus vitamin D for kids, blackmores superkids multi chewables, fitkom gummy calcium dan masih banyak lagi lainnya. Produk-produk tersebut bisa Anda dapatkan di apotik atau di marketplace.
Itulah cara mempercepat pertumbuhan gigi anak. Anda bisa menggunakan cara di atas agar hasilnya lebih maksimal. Namun perlu Anda tahu bahwa tidak ada cara mempercepat pertumbuhan gigi bungsu pada orang dewasa.
Biasanya gigi bungsu akan mulai tumbuh jika Anda sudah memasuki usia 17 sampai 25 tahun. Akan tetapi ada juga yang lebih cepat atau lebih lambat. Pertumbuhan gigi bungsu umumnya akan disertai dengan rasa nyeri, gusi berdarah, atau bahkan pusing.
Rekomendasi Klinik Gigi Terbaik di Palembang

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat tumbuh gigi bungsu, Anda bisa konsultasi dengan dokter gigi. Dokter gigi dapat memberikan perawatan seperti pembersihan area sekitar gigi bungsu atau obat pereda nyeri yang aman.
Jika diperlukan, tindakan pencabutan gigi bungsu juga bisa menjadi pilihan untuk mencegah komplikasi. Penting untuk tidak mengabaikan rasa sakit yang berkepanjangan karena dapat memicu infeksi atau masalah lainnya.
Segera jadwalkan konsultasi dengan dokter gigi Palembang yang terpercaya hanya di Zahara Dental Care. Selain permasalahan gigi bungsu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai perawatan gigi lainnya seperti pemasangan behel, cabut gigi, veneer, dan lainnya.
Telah di verifikasi oleh
drg. Siti Nita Zahara


