Bagi orang tua, melihat tumbuh kembang anak merupakan hal yang paling istimewa. Namun ada beberapa kasus yang membuat khawatir, salah satunya mengenai pertumbuhan gigi anak. Tidak sedikit orang tua yang menanyakan mengenai kenapa gigi anak tidak kunjung tumbuh.

Secara umum, gigi anak akan mulai tumbuh di usia 8 hingga 14 bulan. Gigi yang tumbuh di usia tersebut dinamakan gigi susu atau gigi sulung. Untuk jumlahnya ada 20 buah gigi yang akan tumbuh. Kemudian berapa lama tumbuh gigi dewasa? Ketika memasuki usia 6 tahun, gigi susu tadi akan mulai tanggal dan digantikan oleh gigi permanen.

Meskipun secara umum gigi susu anak akan berganti ke gigi permanen saat usia 5 tahunan, namun ada juga yang mundur. Bahkan ada beberapa orang yang di usia 15 tahun maupun 17 tahun yang berkemungkinan untuk tumbuh gigi. Jika di usia tersebut gigi susu baru tanggal, maka gigi permanen akan tumbuh.

Informasi mengenai kenapa gigi anak tidak tumbuh, Sumber: health.detik.com
Informasi mengenai kenapa gigi anak tidak tumbuh, Sumber: health.detik.com

Namun akan berbeda jika yang tanggal adalah gigi permanen. Jika gigi permanen yang tanggal, maka di usia tersebut tidak akan bisa lagi tumbuh gigi. Kecuali memang gigi bungsunya belum tumbuh. Di usia 17 tahun pun masih bisa tumbuh gigi bungsu.

Berapa lama gigi tumbuh? Pada umumnya, gigi permanen akan tumbuh dengan kurun waktu mulai dari 1 minggu hingga 6 bulan sejak gigi susu tanggal.

Penyebab Gigi Tidak Kunjung Tumbuh

Kenapa gigi anak tidak tumbuh? Ternyata ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi. Sebagai orang tua, sudah sepatutnya Anda memperhatikan secara detail tumbuh kembang anak. Terutama yang menyangkut hal-hal fisik seperti gigi.

Berikut beberapa penyebab mengenai kenapa gigi tidak tumbuh pada anak-anak. Perhatikan penjelasannya di bawah ini ya, supaya Anda bisa memahaminya.

1. Genetik

Kenapa gigi tidak tumbuh? Ternyata salah satu penyebabnya adalah faktor genetik. Pada dasarnya pertumbuhan gigi pada setiap anak berbeda-beda. Misalnya saja anak perempuan lebih cepat mendapatkan gigi permanen ketimbang anak laki-laki.

Meskipun demikian, ternyata ada kondisi lain yang perlu diperhatikan. Di dalam dunia kedokteran terdapat kelainan genetik yang benih gigi permanen tidak ada. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah anodonsia (anodontia). Kondisi anodonsia ini memiliki 3 jenis, yakni complete anodonsia, hipodonsia dan oligodonsia.

Terdapat faktor genetik, Sumber: kompas.com
Terdapat faktor genetik, Sumber: kompas.com

2. Kondisi Berat dan Tinggi Anak

Faktor selanjutnya yang menyebabkan gigi tidak kunjung tumbuh adalah kondisi berat badan dan tinggi anak. Misalnya saja untuk anak yang memiliki postur tubuh yang tinggi dan berat badan yang besar, akan lebih mungkin mendapatkan gigi permanen secara cepat.

Namun kembali lagi ke kondisi anak masing-masing. Dimana setiap anak memiliki kondisi yang berbeda-beda. Sebagai orang tua tentu saja perlu berpikir lebih bijak, tidak lantas membandingkan kondisi anak Anda dengan anak lainnya.

Anda bisa mencoba berpikir positif dan menganggap bahwa anak Anda memerlukan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan gigi permanennya. Jika memang gigi tidak kunjung tumbuh, barulah Anda membawanya ke dokter gigi untuk diperiksa lebih lanjut.

Faktor berat dan tinggi anak, Sumber: orami.co.id
Faktor berat dan tinggi anak, Sumber: orami.co.id

3. Tidak Tersedianya Ruang di Mulut

Tidak tersedianya ruang di dalam mulut ternyata menjadi salah satu alasan kenapa gigi tidak kunjung tumbuh. Pada saat gigi susu anak tanggal, Anda mengamatinya dengan seksama dan menantikan gigi permanennya tumbuh.

Namun jika tidak kunjung tumbuh meskipun berbulan-bulan sudah terlewati, kemungkinan ada yang salah. Bisa jadi gigi permanen tidak kunjung tumbuh karena terhalang oleh gigi susu yang lainnya. Jadi untuk memastikannya, Anda bisa konsultasi ke dokter gigi untuk membantu mencarikan solusinya.

Tidak tersedianya ruang di dalam mulut anak, Sumber: doktersehat.com
Tidak tersedianya ruang di dalam mulut anak, Sumber: doktersehat.com

4. Nutrisi Tidak Terpenuhi

Nutrisi merupakan salah satu asupan penting yang penting dalam tumbuh kembang anak. Apabila nutrisi anak tidak terpenuhi, maka bisa menjadi faktor kenapa gigi tidak kunjung tumbuh. Nutrisi yang kurang akan menghambat pertumbuhan gigi pada anak. Terlebih pada anak-anak yang sulit makan atau terlalu pemilih dalam urusan makanan.

Jika begitu, Anda sebagai orang tua perlu berusaha lagi agar nutrisi anak tercukupi. Apalagi untuk asupan kalsium yang baik untuk kesehatan gigi. Anda bisa memberikan berbagai sayuran dan buah untuk anak. Hal tersebut bertujuan agar gigi bisa tumbuh normal sebagaimana mestinya.

Asupan nutrisi pada anak tidak tercukupi, Sumber: kabarbesuki.pikiran-rakyat.com
Asupan nutrisi pada anak tidak tercukupi, Sumber: kabarbesuki.pikiran-rakyat.com

5. Gigi Permanen Tumbuh dengan Posisi Salah

Faktor selanjutnya yang bisa menjadi penyebab gigi tidak kunjung tumbuh adalah posisi gigi permanen yang salah. Gigi permanen yang tumbuh dengan posisi salah ini umumnya terjadi pada gigi taring atas. 

Gigi permanen tersebut tumbuh di tempat gigi palsu yang belum copot. Sehingga membuatnya terjebak di ruangan yang sempit bersama dengan gigi susu tersebut. Dengan begitu, posisi gigi pun akan berantakan karena gigi permanen tumbuh tidak sesuai jalurnya. Alhasil pertumbuhan gigi permanen pun akan terhambat.

Sebagai solusinya, Anda bisa segera mengunjungi klinik gigi terpercaya untuk membantu mengatasi kondisi tersebut. Sampaikan saja mengenai kondisi yang anak Anda alami. Dokter gigi yang profesional akan lebih paham dan mengetahui harus berbuat apa untuk menanganinya.

Gigi tidak tumbuh bisa dikarenakan gigi permanen salah posisi, Sumber: popmama.com
Gigi tidak tumbuh bisa dikarenakan gigi permanen salah posisi, Sumber: popmama.com

Adakah Cara agar Gigi Bisa Tumbuh Kembali?

Perlu Anda garis bawahi, jika gigi permanen yang copot maka gigi tersebut tidak akan bisa tumbuh lagi. Jadi sebagai solusinya adalah pasang gigi tiruan. Namun jika yang copot adalah gigi susu, maka gigi tersebut bisa tumbuh kembali. Walaupun gigi susu tersebut tanggal ketika usia telah dewasa.

Tidak sedikit orang tua yang panik, karena gigi anaknya tidak tumbuh lagi setelah dicabut. Lalu apa penyebab gigi anak tidak tumbuh setelah dicabut? Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa selama yang copot adalah gigi susu maka ada kemungkinan gigi tumbuh kembali.

Dalam kasus tersebut berarti kemungkinan yang dicabut adalah gigi permanennya. Jika memang yang dicabut gigi susu, maka ada permasalahan yang terjadi. Ketika Anda menemukan kasus tersebut, maka bisa langsung konsultasi ke dokter gigi profesional.

Ada 1 kondisi lagi yang memungkinkan di usia remaja masih memiliki gigi susu. Jika gigi susu tersebut tanggal, apakah ada cara mempercepat pertumbuhan gigi pada remaja? Untuk merangsang pertumbuhan gigi tetap, maka perlu mengkonsumsi vitamin penumbuh gigi anak. 

Meskipun sudah remaja, namun tetap perlu memperbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D. Hal tersebut dapat berguna untuk mempercepat gigi permanen segera tumbuh.

Itulah tadi pembahasan seputar kenapa gigi tidak tumbuh, terutama pada anak-anak. Jika Anda ingin melakukan perawatan gigi dan mulut, bisa datang ke Zahara Dental Care. Anda bisa berkonsultasi kepada kami jika anak Anda mengalami pertumbuhan gigi yang lambat.

Jangan tunggu lebih lama lagi, segera konsultasikan masalah gigi dan mulut dengan ahlinya. Hal ini bertujuan agar kejanggalan kondisi gigi yang dialami bisa cepat teratasi. Untuk konsultasi dan reservasi online, Anda bisa menghubungi Zahara Dental Care dengan klik tombol WA di bagian bawah ini.

Whatsapp