Lubang kecil gigi sering dianggap sepele, bahkan diabaikan karena tidak menimbulkan rasa sakit. Padahal lubang yang terlihat tidak berbahaya ini bisa menjadi awal dari masalah gigi yang jauh lebih serius.

Lubang atau karies gigi adalah kerusakan pada permukaan gigi yang disebabkan oleh bakteri. Jika tidak segera ditangani lubang ini akan terus membesar, menembus lapisan gigi yang lebih dalam dan pada akhirnya menyebabkan nyeri hebat bahkan infeksi.

Mengabaikan lubang kecil sama saja dengan membiarkan masalah berlarut-larut. Seiring waktu kerusakan akan mencapai saraf gigi, menyebabkan rasa sakit yang tidak tertahankan dan butuh perawatan yang lebih kompleks. Lantas apakah gigi berlubang kecil bisa sembuh? Simak penjelasannya berikut ini.

5 Penyebab Utama Lubang Kecil di Gigi

Lubang kecil di gigi atau gigi karies adalah masalah umum yang bisa dialami siapa saja dari anak-anak hingga orang dewasa. Meski sering dianggap sepele namun lubang kecil ini adalah tanda awal dari kerusakan gigi yang lebih serius.

Memahami penyebab utama lubang kecil gigi terbilang cukup penting agar Anda bisa mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Secara garis besar ini dia beberapa penyebab utama terbentuknya lubang kecil pada gigi.

1. Bakteri dan Plak

Gigi lubang, Sumber: cloudinary.com
Gigi lubang karena bakteri, Sumber: cloudinary.com

Penyebab utama dari lubang gigi adalah bakteri yang hidup di dalam mulut. Bakteri ini menempel pada permukaan gigi dan bercampur dengan sisa makanan, air liur, dan partikel lain sehingga membentuk lapisan lengket yang disebut plak.

Jika plak tidak dibersihkan secara rutin, maka plak akan mengeras menjadi karang gigi yang jauh lebih sulit untuk dihilangkan. Bakteri dalam plak akan memakan sisa-sisa gula dan karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi lalu mengubahnya menjadi asam.

Asam inilah yang sangat berbahaya bagi gigi, sebab asam dapat mengikis mineral pada lapisan terluar gigi yaitu enamel dan menciptakan ruang kecil yang merupakan awal dari kerusakan gigi.

2. Makan dan Minum Bergula

Makanan manis, Sumber: pexels.com
Makanan manis, Sumber: pexels.com

Gula adalah makanan favorit bakteri penyebab karies. Mengonsumsi makanan dan minuman bergula tinggi akan memberikan pasokan energi yang melimpah bagi bakteri. Semakin banyak mengkonsumsi makanan dan minuman berguna semakin banyak pula asam yang dihasilkan oleh bakteri.

Selain itu makanan yang menempel di sela-sela gusi juga dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri. Bukan hanya itu, frekuensi makan yang tinggi terutama camilan di antara waktu malam juga ikut berkontribusi pada risiko karies karena gigi tidak memiliki waktu yang cukup untuk pulih dari serangan asam.

3. Kebersihan Mulut yang Buruk

Penyebab bau mulut, Sumber: pexels.com
Kebersihan mulut yang buruk, Sumber: pexels.com

Kurangnya kebersihan mulut adalah faktor yang dapat mempercepat proses pembentukan lubang kecil gigi. Jika Anda tidak menyikat gigi dengan benar dan teratur, plak akan menumpuk dan asam akan terus mengikis enamel gigi tanpa henti.

Selain menyikat gigi menggunakan benang gigi atau flossing juga sangat penting. Sebab sikat gigi tidak bisa menjangkau sisa makanan dan plak yang menempel di sela-sela gigi. Dengan flossing Anda bisa membersihkan area yang sulit dijangkau sehingga mengurangi resiko karies.

4. Kurangnya Fluoride

Menggosok gigi pakai pasta gigi, Sumber: pexels.com
Pasta gigi, Sumber: pexels.com

Fluoride, mineral alami yang berperan penting dalam melindungi gigi dari kerusakan. Fluoride membantu memperkuatkan email gigi dan membuatnya lebih tahan terhadap serangan asam. Kandungan ini biasanya ditambahkan ke dalam air minum, pasta gigi, atau obat kumur.

Jika tidak mendapatkan asupan fluoride yang cukup, email gigi akan menjadi lebih lemah dan lebih rentan terhadap kerusakan. Anak-anak yang tinggal di daerah dengan kadar fluoride rendah memiliki risiko lebih tinggi terkena karies gigi.

5. Mulut Kering

Mulut kering, Sumber: siloamhospitals.com
Mulut kering, Sumber: siloamhospitals.com

Tahukah Anda jika ternyata air liur juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mulut. Air liur membantu membersihkan sisa makanan, menetralkan asam yang diproduksi oleh bakteri, dan mengandung mineral yang membantu memperbaiki enamel gigi.

Kondisi mulut kering terjadi ketika produksi air liur berkurang. Mulut kering bisa disebabkan oleh berbagai hal. Seperti efek samping obat-obatan tertentu, kondisi medis, atau dehidrasi. Proses perlindungan gigi menjadi terhambat sehingga resiko terbentuknya lubang gigi meningkat secara drastis.

Cara Mengatasi Gigi Berlubang Kecil

GIgi berlubang bisa menjadi penyebab tumor gigi, Sumber: honestdocs.id
Mengatasi gigi berlubang, Sumber: honestdocs.id

Menemukan lubang kecil gigi bisa menjadi hal yang mengkhawatirkan. Namun jangan khawatir, kabar baiknya ada beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini sebelum terlambat. Berikut beberapa cara efektif yang bisa diterapkan.

1. Remineralisasi dengan Fluoride

Jika lubang gigi masih sangat kecil dan hanya sebatas lapisan email terluar, dokter mungkin akan merekomendasikan perawatan remineralisasi. Tujuannya untuk memperbaiki kerusakan email gigi dengan mengembalikan mineral yang hilang.

Fluoride merupakan mineral kunci dalam proses ini. Dokter gigi akan mengoleskan gel atau varnish fluoride konsentrasi tinggi pada area yang terkena. Selain itu dokter gigi juga akan menyarankan Anda untuk menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride tinggi.

Bahkan jika memungkinkan Anda juga disarankan untuk menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride. Perawatan ini terbilang cukup efektif apabila karies terdeteksi pada tahap awal dan dapat mencegah lubang menjadi lebih besar.

2. Filling atau Penambalan Gigi

Ketika lubang gigi sudah menembus lapisan email dan mencapai dentin, penambahan gigi adalah solusi yang paling umum dan efektif. Prosedur ini melibatkan pembersihan area gigi dari plak dan dokter akan mengisi lubang tersebut dengan bahan tambalan khusus.

Tambalan berfungsi untuk menutup lubang, mencegah bakteri masuk ke dalam dan mengembalikan bentuk serta fungsi gigi. Terdapat beberapa jenis bahan tambalan mulai dari resin komposit yang berwarna menyerupai gigi atau amalgam.

Jangan khawatir dokter gigi juga akan membantu Anda memilih bahan yang paling sesuai dengan kondisi gigi dan anggaran. Filling atau penambalan gigi merupakan prosedur yang cepat dan bisa segera menghentikan perkembangan karies.

3. Perawatan Saluran Akar

Jika lubang gigi dibiarkan terlalu lama dan kerusakan sudah mencapai pulpa, maka Anda akan merasakan rasa sakit yang luar biasa. Pada tahap ini penambalan saja tidaklah cukup, Anda butuh perawatan saluran akar.

Prosedur ini melibatkan pengangkatan pulpa gigi yang terinfeksi dan rusak kemudian saluran akar akan dibersihkan, diisi, dan ditutup rapat. Tujuannya untuk membantu mencegah terjadinya infeksi kembali.

Setelah perawatan saluran akar selesai, gigi akan ditutup dengan mahkota untuk melindunginya dari patah. Perawatan ini sering jadi pilihan terakhir sebelum pencabutan gigi dan bisa menyelamatkan gigi Anda agar tetap berfungsi dengan baik.

4. Penggunaan Mahkota Gigi

Untuk bagian gigi yang memiliki lubang besar dan struktur yang melemah, dokter akan merekomendasikan pemasangan mahkota gigi. Mahkota adalah topi yang berfungsi untuk menutupi seluruh permukaan gigi yang rusak. Mahkota ini terbuat dari bahan keramik, porselin, atau logam.

Fungsinya untuk mengembalikan bentuk, ukuran, kekuatan, dan tampilan gigi. Pemasangan mahkota dapat melindungi gigi yang rentan patah akibat kerusakan yang meluas. Proses ini umumnya membutuhkan dua kali kunjungan ke dokter gigi yaitu untuk mempersiapkan gigi dan memasang mahkota.

Memiliki masalah lubang gigi kecil adalah alarm yang tidak boleh diabaikan. Jangan pernah biarkan lubang kecil ini merusak senyum Anda. Jika menemukan tanda-tanda adanya karies atau memiliki kekhawatiran tentang kesehatan gigi, segera kunjungi dokter gigi Palembang.

Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com
Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com

Zahara Dental Care, klinik gigi terpercaya di Palembang yang siap membantu Anda. Kami memiliki tim profesional dan peralatan modern yang siap memberikan diagnosis akurat dan perawatan terbaik untuk menjaga dan merawat kesehatan gigi Anda.

Telah di verifikasi oleh 

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp