Proses tambal gigi permanen sebenarnya tidak berbeda jauh dengan prosedur tambalan awal. Namun, ada perbedaan tambal gigi sementara dan permanen yang cukup mencolok, terutama dari segi daya tahan dan materialnya.

Tambalan sementara biasanya berwarna putih kapur atau tambalan gigi sementara berwarna pink dan hanya bertahan beberapa minggu. Sebaliknya, penambal gigi berlubang permanen dirancang kuat dan dapat bertahan hingga bertahun-tahun.

Berapa Lama Proses Tambal Gigi Permanen?

Proses tambal gigi, Sumber: honestdocs.id
Proses tambal gigi, Sumber: honestdocs.id

Banyak pasien sering bertanya, berapa lama proses tambal gigi dilakukan oleh dokter gigi? Biasanya pengerjaan tambal gigi membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 60 menit untuk satu gigi.

Berapa lama proses penambalan gigi sangat dipengaruhi oleh tingkat keparahan lubang serta bahan tambalan gigi permanen yang dipilih. Tindakan yang lebih rumit tentu memerlukan penanganan lebih mendalam.

Jika infeksi sudah mencapai saraf, dokter biasanya melakukan perawatan saluran akar gigi terlebih dahulu sebelum penambalan permanen dipasang. Oleh karena itu, penambalan tidak bisa langsung permanen pada kunjungan pertama.

Selain itu, bahan seperti resin komposit atau tambalan porselen cetak (inlay/onlay) mungkin memerlukan kunjungan lanjutan. Sementara itu, prosedur tambal gigi berlubang standar umumnya dapat diselesaikan langsung dalam satu sesi.

Tahapan dan Prosedur Tambal Gigi Permanen

Tambal gigi merupakan salah satu prosedur konservasi gigi untuk menghentikan pembusukan dan mengatasi rasa nyeri. Langkah ini penting dipahami sebagai bagian dari cara merawat gigi berlubang agar kerusakan tidak semakin meluas ke jaringan sehat di sekitarnya.

Langkah-langkah dalam proses penambalan gigi, Sumber: theclinicindonesia.com
Langkah-langkah dalam proses penambalan gigi, Sumber: theclinicindonesia.com

Banyak pula yang menanyakan apakah gigi depan bisa di tambal jika patah atau berlubang. Jawabannya tentu bisa, dokter gigi akan mengembalikan bentuk tambalan gigi permanen depan menggunakan komposit yang warnanya disesuaikan menyerupai gigi asli. Berikut tahapan tambal gigi permanen selengkapnya:

1. Membersihkan Daerah Gigi yang Berlubang

Gigi yang retak atau berlubang biasanya ditandai dengan bercak noda berwarna cokelat kehitaman. Sebelum ditambal, dokter akan membersihkan kotoran dan jaringan karies tersebut hingga benar-benar steril.

Pembersihan dilakukan menggunakan alat bor khusus berkecepatan tinggi agar seluruh bakteri penyebab infeksi terkikis bersih. Anda tidak perlu takut ngilu, karena dokter dapat memberikan anestesi lokal sebelumnya.

2. Memasukkan Bahan Tambalan Permanen

Setelah area kavitas bersih dan kering, dokter akan mengoleskan cairan etsa dan perekat khusus yang disebut dental bonding. Langkah ini memastikan bahan tambalan menempel sempurna pada struktur email gigi.

Selanjutnya, pasta tambal gigi permanen dimasukkan secara bertahap lapis demi lapis mengikuti kontur gigi. Setiap lapisan disinari cahaya biru polimerisasi agar bahan mengeras sempurna dan kokoh.

3. Melakukan Tes Menggigit dan Finishing

Setelah tambalan mengeras, dokter akan meminta Anda menggigit kertas artikulasi untuk mengecek oklusi. Langkah ini penting guna memastikan permukaan tambalan tidak terasa mengganjal saat mengunyah makanan.

Bila masih mengganjal, dokter akan mengikis kelebihan bahan tambal dan memolesnya hingga halus. Bentuk tambal gigi permanen pun akan terlihat rapi dan selaras dengan bentuk gigi alami di sebelahnya.

Kontraindikasi dan Pemilihan Bahan Tambalan

Secara umum, prosedur penambalan gigi permanen tergolong aman dilakukan untuk semua usia. Namun, dokter gigi tetap perlu menyesuaikan pemilihan bahan tambalan dengan riwayat kesehatan pasien.

Beberapa orang memiliki reaksi hipersensitivitas terhadap bahan tertentu seperti resin, akrilik, atau logam. Contohnya tambalan amalgam yang mengandung merkuri tidak direkomendasikan bagi anak di bawah usia 6 tahun, ibu hamil, maupun pasien dengan gangguan fungsi ginjal.

Perawatan Setelah Tambal Gigi Permanen

Setelah proses menambal gigi selesai, Anda mungkin merasakan sedikit sensasi ngilu ringan selama beberapa jam ke depan. Kondisi tersebut sangat normal dan akan mereda dengan sendirinya seiring waktu.

Setelah tambal gigi boleh makan berapa jam? Sebaiknya tunggu minimal 1 hingga 2 jam sebelum mengunyah makanan berat, serta pelajari panduan cara merawat gigi tambal agar tambalan tetap awet bertahun-tahun.

Dental floss, Sumber: arboretumdentist.com
Dental floss, Sumber: arboretumdentist.com

Terapkan pula cara menyikat gigi yang benar dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride. Gunakan benang gigi (dental floss) secara lembut untuk membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau.

Jika di kemudian hari tambalan terasa pecah atau timbul rasa sakit berulang, jangan mencoba melepas tambalan sendiri. Segera kunjungi dokter gigi karena diperlukan tindakan membongkar tambalan gigi permanen secara profesional.

Di Mana Tempat Tambal Gigi Permanen yang Tepat?

Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com
Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com

Prosedur tambal gigi dapat Anda peroleh di puskesmas, klinik gigi swasta, maupun rumah sakit. Salah satu pilihan tepercaya untuk dokter gigi Palembang adalah Zahara Dental Care.

Zahara Dental Care siap melayani berbagai perawatan mulai dari penambalan gigi berlubang, pemasangan kawat gigi, hingga prosedur bedah mulut. Semua tindakan dilakukan oleh dokter gigi profesional dengan peralatan modern yang higienis.

Jangan menunda pengobatan saat gigi mulai terasa ngilu atau bolong. Penanganan cepat sejak dini akan mencegah infeksi bertambah parah dan menjaga senyum sehat Anda lebih lama.

Telah diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp