Kawat gigi lepas yang terjadi secara tiba-tiba bisa menjadi pengalaman yang menegangkan. Terutama jika hal ini terjadi saat Anda sedang beraktivitas. Kawat gigi yang lepas dapat mengganggu kenyamanan dan berpotensi memperlambat perbaikan gigi jika tidak ditangani.

Umumnya, pemasangan kawat gigi memang sudah dilakukan sesuai dengan standar prosedur yang ada. Akan tetapi, upaya ini tentu saja tidak bisa menghilangkan kemungkinan bahwa kawat gigi akan terlepas sewaktu-waktu.

Penyebab Kawat Gigi Lepas

Jenis-jenis kawat gigi lepasan, Sumber: orami.co.id
Kawat gigi yang lepas, Sumber: orami.co.id

Penting bagi Anda mengetahui apa saja hal-hal yang bisa membuat kawat gigi lepas secara tiba-tiba. Dengan begitu, Anda bisa menghindari hal yang berpotensi merusak kawat gigi. Berikut ini adalah beberapa penyebab kawat gigi lepas atau rusak.

1. Mengonsumsi Makanan Keras atau Lengket

Makanan yang memiliki tekstur keras atau lengket seperti es batu, keripik-keripik, kacang-kacangan, permen karet, atau dodol bisa memberi tekanan berlebihan pada bracket dan kawat gigi. Sehingga, berisiko menyebabkan bracket terlepas atau kawat bengkok.

2. Kebiasaan Buruk

Kebiasaan menggigit kuku, pulpen, atau benda keras lainnya dapat memberikan tekanan berlebihan pada bracket dan kawat gigi. Tekanan ini dapat melemahkan daya cengkeram bracket pada gigi sehingga membuatnya lebih rentan terlepas. 

3. Cedera pada Mulut

Benturan atau trauma pada area mulut yang terjadi saat Anda sedang berolahraga atau mengalami kecelakaan dapat menyebabkan kawat gigi terlepas atau rusak. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya Anda menggunakan pelindung mulut saat beraktivitas yang berisiko tinggi,

4. Kesalahan Pemasangan

Teknik pemasangan yang tidak tepat atau penggunaan bahan perekat yang kurang kuat dapat membuat bracket tidak menempel dengan baik pada gigi. Pada akhirnya, hal itu membuat kawat gigi menjadi lebih mudah terlepas.

5. Perubahan Posisi Gigi yang Cepat

Pergerakan gigi yang terlalu cepat selama perawatan ortodonti dapat memberikan tekanan tambahan pada bracket dan kawat. Perubahan ini tentu saja dapat menyebabkan kawat gigi terlepas atau menjadi longgar.

Tanda-Tanda Kawat Gigi Lepas

Tanda-tanda jika kawat gigi lepas, Sumber: audydental.com
Tanda-tanda jika kawat gigi lepas, Sumber: audydental.com

Ada beberapa tanda atau gejala yang mungkin Anda alami jika kawat gigi lepas atau rusak. Jadi, jika Anda mengalami beberapa tanda-tanda di bawah ini, maka segera periksa kondisi kawat gigi agar dapat segera diperbaiki.

1. Rasa Tidak Nyaman

Salah satu indikasi kawat gigi yang terlepas adalah munculnya rasa tidak nyaman atau nyeri pada area sekitar kawat. Ketika kawat atau bracket bergeser dari posisinya, tekanan yang tidak merata dapat menyebabkan iritasi pada gusi, pipi bagian dalam, atau lidah. 

Sensasi ini bisa berupa gesekan yang terus-menerus, rasa sakit saat mengunyah, atau bahkan luka pada jaringan mulut. Jika Anda merasakan gejala seperti ini, segeralah periksa kondisi kawat gigi Anda.

2. Kawat atau Bracket Terasa Longgar

Salah satu ciri bahwa kawat gigi akan lepas adalah kawat atau bracket yang mulai terasa longgar. Bracket yang seharusnya menempel kuat pada gigi bisa terasa bergeser atau goyah saat disentuh. 

Kawat yang longgar juga mungkin terlihat tidak kencang atau lebih menonjol. Jika dibiarkan, bracket atau kawat yang longgar lama-lama akan lepas saat Anda sedang mengunyah makanan atau bahkan saat sedang tidak melakukan aktivitas apapun.

3. Gigi Terasa Bergeser

Salah satu gejala yang menandakan kawat gigi mungkin lepas adalah ketika Anda merasakan gigi terasa bergeser. Hal ini dapat terjadi ketika bracket atau kawat tidak lagi berfungsi secara optimal. Perasaan ini bisa muncul sebagai sensasi aneh saat mengunyah atau berbicara.

Pada saat itu, Anda mungkin mulai merasa bahwa posisi gigi berubah. Jika merasakan gejala tersebut, segera periksa kondisi kawat gigi dan berkonsultasi dengan dokter yang menangani agar masalah dapat ditangani dengan tepat.

Penanganan untuk Kawat Gigi Lepas

Penanganan kawat gigi lepas, Sumber: axeldental.id
Penanganan kawat gigi lepas, Sumber: axeldental.id

Jika kawat gigi yang digunakan tiba-tiba lepas, maka tidak perlu panik karena ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi situasi ini sebagai tindakan pertama sebelum Anda menemui dokter gigi. 

1. Cari Posisi Kawat yang Lepas

Jika kawat gigi terlepas, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa posisi kawat yang terlepas. Pastikan untuk melihat apakah bracket masih menempel pada gigi atau apakah kawat sudah sepenuhnya terlepas dari bracket. 

Jika bracket masih pada tempat semula dan hanya kawat yang bergeser, Anda bisa mencoba memasukkan kawat kembali dengan hati-hati. Gunakan alat bantu, seperti penjepit kecil atau ujung cotton bud untuk memasukkan kawat kembali ke bracket. 

Apabila mengalami kesulitan dalam melakukannya, jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain yang bisa membantu dengan lebih mudah. Namun, jika bracket juga terlepas, segera buat janji dengan dokter gigi Anda.

Biarkan dokter yang menangani secara profesional agar bracket bisa dipasang kembali dengan tepat. Hindari menunda terlalu lama untuk menemui dokter karena penundaan dapat mempengaruhi efektivitas perawatan kawat gigi.

2. Gunakan Wax Ortodonti

Salah satu cara mengatasi kawat gigi lepas sebelum berkunjung ke dokter gigi adalah dengan menggunakan wax ortodonti. Setelah pemasangan kawat gigi, dokter biasanya memberikan lilin dental atau lilin khusus pembungkus behel. 

Namun, jika tidak diberi, Anda bisa membelinya di apotik terdekat. Lilin tersebut berfungsi untuk melindungi jaringan lunak di mulut dari gesekan kawat yang mungkin menonjol atau menyebabkan iritasi. 

Sebelum mengaplikasikan wax ortodonti, gunakan tisu untuk mengeringkan bracket dan kawat sebelum menempelkan lilin dental. Wax tidak akan melekat dengan baik jika bracket atau kawat dalam keadaan basah. 

Saat menempelkan lilin, pastikan mulut tetap kering dengan cara bernapas melalui mulut dan hindari menelan ludah selama proses tersebut. Ini akan membantu lilin menempel lebih baik dan memberikan perlindungan maksimal pada jaringan mulut yang sensitif terhadap gesekan.

3. Memotong Kawat yang Lepas

Jika kawat gigi terlepas dan menonjol hingga menyebabkan rasa tidak nyaman, salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah memotong bagian kawat yang lepas. Untuk memotongnya Anda bisa menggunakan tang khusus (tang distal end).

Tang jenis ini memiliki kepala tang yang tertutup. Sehingga, bisa membantu menjepit potongan kawat yang terlepas untuk mencegahnya jatuh atau tertelan secara tidak sengaja. Selain itu, kawat gigi umumnya tidak terlalu keras, jadi bisa dipotong dengan mudah. 

Jika Anda tidak memiliki tang di rumah, alternatif lain yang bisa digunakan adalah gunting kuku berbentuk klip. Setelah memotong kawat, pastikan Anda membuang sisa potongan dengan hati-hati agar tidak melukai mulut atau tertelan.

Meskipun sudah berhasil dipotong, Anda tetap perlu membuat janji dengan dokter gigi untuk memperbaiki kawat gigi tersebut. Selain itu, jangan lupa perhatikan kebersihan mulut hingga perawatan selesai dilakukan.

Itulah penyebab, gejala dan tindakan pertama yang bisa dilakukan saat kawat gigi lepas secara tiba-tiba. Sebaiknya, Anda selalu waspada terhadap perubahan yang terjadi pada kawat gigi untuk mencegah masalah yang lebih serius. 

Jika Anda mengalami kawat gigi lepas, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke Zahara Dental Care. Di sini, Anda akan ditangani oleh dokter gigi Palembang yang profesional dan siap membantu memperbaiki kawat gigi Anda. 

Telah di verifikasi 

Oleh drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp