Air liur dalam dunia medis disebut dengan nama saliva. Fungsi air liur dalam kehidupan manusia sangat penting yaitu untuk melunakkan makanan dan menghasilkan enzim-enzim tertentu yang berguna bagi kesehatan.
Air liur sendiri merupakan cairan berwarna bening yang diproduksi oleh kelenjar ludah. Kelenjar ludah berada di bawah lidah, bawah rahang, dan ada di kedua sisi pipi. Dalam sehari, kelenjar ludah tersebut bisa memproduksi air liur sekitar 1-2 liter.
Kandungan air liur sebagian besar merupakan air dan sisanya adalah zat-zat yang berguna bagi sistem pencernaan manusia dalam mengontrol mikroba di mulut sampai dengan untuk menjaga kesehatan gigi.
Ketika jumlah air liur berkurang, maka berbagai macam kesehatan mulut dan gigi menjadi lebih rentan. Salah satu cara terbaik untuk merangsang kelenjar ludah supaya menghasilkan air liur yaitu dengan cara mengunyah.
Fungsi Air Liur Manusia
Air liur yang diproduksi oleh kelenjar ludah memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi kebersihan rongga mulut sampai dengan proses mencerna makanan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apa fungsi air liur.
1. Menjaga Kesehatan Gigi

Fungsi air liur yang pertama yaitu untuk menjaga kesehatan gigi karena didalamnya terkandung mineral dan protein yang bisa melindungi gigi saat kontak langsung dengan minuman, makanan, maupun mikroorganisme.
Air liur juga berfungsi untuk membantu tubuh menetralkan sifat asam mulut. Sifat asam sangat tidak baik untuk kesehatan gigi karena bisa mengikis lapisan enamel. Kadar pH air liur ada di kisaran 6,2 sampai 7,6 dengan rata-rata sekitar 6,7 yang mana angka ini bisa dikatakan seimbang untuk melindungi gigi dari demineralisasi.
Justru air liur bisa membangun lagi permukaan email gigi atau yang disebut dengan proses remineralisasi gigi. Selain itu fungsi air liur yang tak kalah menarik adalah bisa mencegah efek negatif dari asam yang berasal dari makanan, asam lambung pada penderita GERD, sampai dengan plak yang ada di gigi.
2. Membantu Proses Pencernaan Makanan
Fungsi air liur yang kedua yaitu untuk membantu proses pencernaan makanan. Pencernaan makanan mulai terjadi ketika makanan masuk ke dalam mulut. Di dalam mulut, makanan akan jauh lebih mudah lembut dengan adanya bantuan air liur.
Fungsi air liur manusia juga bisa menghasilkan enzim lipase, enzim amilase, hingga enzim ptialin yang berguna untuk memecah karbohidrat jadi gula. Proses pencernaan yang terjadi dalam rongga mulut disebut dengan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.
Proses tersebut berguna untuk membuat nutrisi yang ada di dalam makanan bisa terserap dengan baik oleh tubuh manusia. Makanan yang telah tercampur dengan air liur akan membuat kondisinya menjadi basah dan lembut sehingga jauh lebih mudah ditelan melewati kerongkongan.
3. Menjaga Kebersihan Mulut

Saliva atau air liur mengandung protein yang memiliki sifat bakteriostatik. Jadi fungsi air liur dalam menjaga kebersihan mulut yaitu dengan menekan perkembangan bakteri. Selain itu protein-protein tersebut juga bisa membunuh pertumbuhan jamur yang ada di dalam mulut manusia.
Protein tersebut antara lain adalah laktoferin, lisozim dan laktoperoksidase. Dengan adanya protein yang bersifat bakteriostatik maka air liur bisa melindungi rongga mulut dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur maupun bakteri.
Jadi bisa dikatakan air liur bisa membantu tubuh menjaga kekebalannya karena air liur tersebut dapat menekan pertumbuhan dan bahkan mematikan mikroorganisme yang menjadi penyebab penyakit.
4. Menjaga Kelembaban Mulut
Kondisi mulut yang terlalu kering bisa memunculkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu fungsi air liur yang tak kalah penting yaitu untuk menjaga kelembaban mulut. Apabila kondisi mulut Anda kering, maka bisa disiasati dengan minum lebih banyak cairan atau mengunyah permen karet yang tidak mengandung gula.
Hal ini disebabkan karena seiring dengan bertambahnya usia, tubuh seseorang cenderung akan menghasilkan air liur dalam jumlah yang lebih sedikit. Kondisi tersebut bisa menyebabkan mulut menjadi kering atau dalam dunia medis disebut dengan istilah xerostomia.
Kondisi mulut yang kering akibat kurang minum maupun menurunnya produksi air liur bisa membuat bakteri yang berasal dari sisa-sisa makanan menjadi menumpuk dan akhirnya memunculkan bau mulut. Keadaan tersebut akan semakin parah jika Anda mengalami masalah pada kelenjar air liur.
5. Membantu dalam Proses Berbicara
Fungsi air liur yang selanjutnya yaitu membantu manusia dalam berbicara. Oleh karena itu ketika Anda terlalu lama berbicara maka mulut akan menjadi kering. Untuk meredakan kondisi tersebut Anda bisa minum air dalam jumlah yang cukup supaya tubuh kembali terhidrasi.
Jumlah air liur yang cukup bisa menekan gesekan antara pipi, bibir, dan lidah sehingga Anda bisa berbicara dengan lebih leluasa. Hal sebaliknya juga berlaku, jumlah air liur yang kurang bisa membuat proses berbicara menjadi belibet atau bahkan tenggorokan kering hingga akhirnya suara menjadi serak.
Namun ada juga kondisi di mana kelenjar air liur menghasilkan saliva dalam jumlah berlebihan atau disebut dengan hipersalivasi. Hipersalivasi biasa terjadi pada penderita stroke, kelainan rahang, masalah pada syaraf atau keracunan.
6. Menjaga Gigi yang Baru Saja Tumbuh
Anak-anak yang baru saja tumbuh gigi, lapisan terluarnya masih belum terbentuk sempurna. Oleh karena itu fungsi air liur dalam hal ini yaitu untuk menjaga gigi yang baru saja tumbuh. Kandungan fosfat, kalsium, dan fluoride yang terdapat dalam air liur bisa membantu gigi menjadi lebih kuat.
Air liur dalam rongga mulut manusia juga berfungsi untuk membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Dengan begitu, maka resiko kerusakan gigi yang disebabkan oleh asam dari sisa makanan bisa diminimalisir.
Gangguan yang Berhubungan dengan Air Liur

Gangguan yang ada hubungannya dengan air liur biasanya adalah jumlahnya terlalu sedikit, jumlahnya terlalu banyak, bentuknya kental, air liur memiliki bau yang menyengat, hingga air liur terasa pahit.
Jika Anda mengalami masalah pada produksi air liur entah itu jumlahnya terlalu sedikit atau terlalu banyak maka harus segera dicari tahu penyebabnya dan diobati karena hal itu menandakan adanya penyakit tertentu.
Terutama jika Anda mengalami hipersalivasi tanpa diketahui sebab yang jelas maka harus segera berkonsultasi dengan dokter. Karena seperti yang kita tahu air liur mengandung protein, mineral, enzim, dan air yang memiliki fungsi penting terhadap kesehatan.
Mengingat fungsi air liur yang sangat penting terhadap proses pencernaan dan kesehatan, sebaiknya Anda harus selalu memastikan bahwa produksi air liur harus selalu dalam keadaan normal.
Konsultasi Kesehatan Gigi dan Mulut di Klinik Gigi Palembang
Jika Anda perlu berkonsultasi lebih lanjut mengenai fungsi dan gangguan seputar air liur, maka bisa langsung bertanya pada dokter. Anda bisa berkonsultasi mengenai masalah kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas, klinik atau rumah sakit terdekat.
Namun bagi warga Palembang dan sekitarnya yang sedang membutuhkan dokter gigi Palembang untuk berkonsultasi seputar kesehatan gigi dan mulut, maka bisa berkunjung ke Zahara Dental Care.
Kami merupakan klinik gigi profesional yang didukung oleh dokter berpengalaman sehingga mampu menangani berbagai macam keluhan seputar gigi dan mulut mulai dari masalah gigi berlubang, sariawan gusi berdarah, pembersihan karang gigi, pemasangan kawat gigi, dan masih banyak lagi lainnya.
Telah diverifikasi,
drg. Siti Nita Zahara


