Gigi manusia memiliki peran yang sangat penting dalam membantu proses pencernaan karena berfungsi untuk memotong, menghancurkan, serta melumatkan makanan supaya mudah ditelan. Selain fungsinya tersebut, ada beberapa fakta tentang gigi manusia yang mungkin belum Anda ketahui.
11 Fakta Tentang Gigi Manusia
Selain berguna untuk menggigit dan mengunyah makanan, gigi manusia memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap penampilan seseorang. Orang yang memiliki gigi sehat, rapi, dan bersih tentu jauh lebih menarik dan percaya diri. Oleh karena itu penting sekali melakukan perawatan gigi sejak dini agar gigi tidak mengalami kerusakan.
Meskipun jauh lebih mirip dengan tulang, namun sebenarnya gigi merupakan organ ektodermal sama seperti halnya dengan kulit, rambut, dan kelenjar keringat. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik lain tentang gigi manusia yang perlu Anda ketahui:
1. Gigi Memiliki Keunikan Seperti Sidik Jari

Fakta tentang gigi yang belum banyak orang tahu adalah memiliki keunikan yang sama dengan sidik jari. Tidak ada lebih dari satu set gigi yang benar-benar memiliki kesamaan. Oleh sebab itu catatan gigi memiliki peran yang cukup penting untuk mengidentifikasi postmortem.
Itu sama halnya dengan sidik jari yang dimiliki oleh setiap manusia, pasti memiliki keunikan tersendiri. Meskipun belum digunakan sebanyak sidik jari, akan tetapi gigi bisa membantu proses identifikasi mayat yang tidak dikenali atau mencari pelaku kejahatan.
2. Enamel Merupakan Zat Terkeras
Enamel gigi merupakan lapisan terluar dan menjadi struktur paling kuat dalam tubuh manusia. Fungsi utama lapisan enamel yakni untuk melindungi bagian dalam gigi agar tidak terpapar oleh suhu maupun senyawa kimia yang berasal dari makanan dan minuman.
Meskipun kekuatan gigi manusia jauh lebih keras dibandingkan tulang, namun sayangnya email bisa mengalami kerusakan akibat proses mekanis maupun proses kimiawi. Kerusakan gigi karena proses mekanis terjadi karena kebiasaan buruk sehari-hari.
Sedangkan kerusakan kimiawi biasanya disebabkan karena paparan zat asam baik itu dari makanan, minuman, atau asam lambung yang naik.
3. Gigi Tidak Bisa Memperbaiki Dirinya Sendiri
Fakta tentang gigi yang berikutnya adalah gigi tidak bisa memperbaiki dirinya sendiri saat terjadi kerusakan. Hal tersebut membuat gigi menjadi satu-satunya bagian tubuh manusia yang tidak dapat menyembuhkan dirinya sendiri.
Oleh karena itu, meskipun menjadi bagian tubuh yang terkuat akan tetapi Anda perlu merawatnya dengan sungguh-sungguh agar kesehatan gigi tetap terjaga. Orang yang datang ke dokter gigi selain untuk perawatan rutin, biasanya karena terjadi karies dan gigi patah.
Padahal gigi yang mengalami karies atau patah sudah tidak bisa dikembalikan lagi dan hanya bisa dilakukan penambalan atau dicabut untuk diganti dengan gigi palsu.
4. Gigi Sudah Terbentuk Sejak di Kandungan

Tentu Anda tahu bahwa gigi pertama bayi akan muncul pada usia 4 sampai 6 bulan dan tumbuh secara lengkap saat usianya menginjak 3 tahun. Gigi anak balita atau gigi yang pertama tumbuh tersebut sering disebut sebagai gigi susu.
Gigi susu pada anak balita jumlahnya ada 20 buah dan setelah tanggal lalu berganti dengan gigi permanen di usia sekitar 6 tahun. Pada fase tersebut gigi yang tumbuh berjumlah 32 buah. Jadi kebanyakan orang menganggap bahwa gigi manusia mulai tumbuh pada usia 4 sampai 6 bulan dan berganti dengan gigi permanen setelah usianya menginjak 6 tahun.
Padahal fakta tentang gigi yang sebenarnya adalah benih gigi sudah terbentuk sejak masih di dalam kandungan. Oleh karena itu ibu hamil harus memperhatikan asupan nutrisi agar gigi anak bisa terbentuk secara sempurna.
5. Lapisan Dentin Bisa Mempengaruhi Warna Gigi
Dentin merupakan bagian lapisan gigi yang letaknya ada di bagian bawah lapisan enamel. Lapisan dentin bisa mempengaruhi warna gigi manusia. Ketika dentin berubah warna karena perawatan saluran akar, maka email gigi akan tampak lebih gelap.
6. Manusia Bisa Memiliki Enam Gigi Bungsu
Gigi geraham sering disebut juga sebagai gigi bungsu. Biasanya orang dewasa memiliki 4 buah gigi bungsu. Namun fakta tentang gigi yang sebenarnya adalah orang dewasa bisa saja tidak memiliki gigi bungsu, hanya memiliki satu gigi bungsu, hanya memiliki dua gigi bungsu, hanya memiliki tiga gigi bungsu, atau bahkan memiliki 6 gigi bungsu.
Meskipun hal itu normal, akan tetapi jumlah gigi bungsu yang terlalu banyak biasanya akan membuat Anda mengalami kesulitan dalam mengunyah dan membuat tampilan wajah menjadi tidak simetris.
7. Gigi Bisa Bertahan Seumur Hidup

Jika Anda melakukan perawatan dengan baik sehingga kesehatan gigi tetap terjaga, maka gigi bisa bertahan seumur hidup. Tentu saja Anda juga perlu menjaga kesehatan gusi dan jaringan yang ada di sekitarnya. Jadi supaya gigi tetap kuat dan terawat, Anda perlu menjaga kebersihan gigi dan mulut.
8. Beberapa Bayi Terlahir Sudah Memiliki Gigi
Setiap satu dari kelahiran 2000 bayi memiliki gigi natal atau mereka telah memiliki gigi tersebut sejak dilahirkan. Gigi natal seringkali tumbuh pada gusi bagian bawah dan biasanya memiliki akar gigi yang lemah, sehingga mudah dicabut.
Gigi natal perlu dicabut untuk menghindari masalah saat menyusui dan agar gigi tidak tertelan ketika lepas. Bayi yang terlahir sudah memiliki gigi biasanya hal itu mengindikasikan kondisi masalah medis tertentu meskipun biasanya tidak berbahaya.
9. Gigi Sehat Tidak Harus Berwarna Sangat Putih
Tidak sedikit orang yang terobsesi untuk memiliki warna gigi yang sangat putih atau bahkan menyerupai putih salju. Padahal fakta tentang gigi yang sebenarnya mengenai warna alami gigi manusia tidaklah terlalu putih. Jadi kamu tidak perlu khawatir jika memiliki gigi yang tidak terlalu putih asalkan gigi tersebut sehat.
10. Gula Adalah Musuh Utama Gigi

Gula dianggap sebagai musuh utama gigi karena mengkonsumsi gula secara berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada gigi serta masalah kesehatan gigi lainnya. Ketika Anda mengkonsumsi makanan dan minuman manis, bakteri di dalam mulut akan mengubah gula tersebut menjadi asam.
Asam akan dengan mudah merusak lapisan bagian luar gigi yang sering disebut dengan enamel. Jika lapisan enamel rusak, maka akan terbentuk lubang atau karies gigi. Selain itu zat asam bisa memicu pertumbuhan bakteri yang menyebabkan pembentukan plak gigi.
11. Plak Bisa Mengandung Ratusan Jenis Bakteri
Fakta tentang gigi yang selanjutnya yaitu plak yang menempel pada gigi manusia bisa mengandung 200-300 jenis bakteri yang berbeda-beda. Meskipun tidak semua jenis bakteri pada plak bisa membahayakan kesehatan, akan tetapi beberapa diantaranya merupakan penyebab utama kerusakan gigi.
Oleh karena itu penting sekali untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dengan cara gosok gigi secara rutin, melakukan flossing gigi, dan periksa ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
Rekomendasi klinik gigi Palembang yang bisa membantu Anda membersihkan plak dan karang gigi atau melakukan perawatan gigi lainnya adalah Zahara Dental Care. Di sini Anda akan ditangani oleh dokter spesialis berpengalaman dan mampu memberikan perawatan gigi sesuai standar kesehatan yang berlaku.
Telah Diverifikasi,
drg. Siti Nita Zahara


