Daun sirih menjadi salah satu tumbuhan yang dipercaya memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Salah satu yang paling populer di masyarakat Indonesia yaitu beberapa manfaat daun sirih untuk gigi. Karena itu tak heran jika orang tua zaman dulu dan masyarakat suku tertentu masih memiliki kebiasaan “nyirih” atau “menyirih“. 

Ada dua jenis tanaman daun sirih yang banyak ditanam oleh masyarakat Indonesia yaitu daun sirih merah dan daun sirih hijau. Kedua jenis ini memiliki manfaat karena mengandung protein, sodium, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, fenol, tanin, flavonoid, minyak atsiri dan lainnya. 

Manfaat Daun Sirih untuk Gigi

Manfaat daun sirih untuk gigi, Sumber: parapuan.co
Manfaat daun sirih untuk gigi, Sumber: parapuan.co

Seperti yang sudah disebutkan di atas, daun sirih mengandung banyak sekali mineral dan vitamin sehingga sering dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai masalah kesehatan secara tradisional. Selain itu kandungan senyawa antibakteri pada daun sirih sangat bagus untuk kesehatan gigi dan mulut. 

Berikut ini adalah beberapa manfaat daun sirih untuk gigi dan mulut. 

1. Mencegah Gigi Berlubang

Gigi berlubang merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Meskipun banyak yang mengalaminya, akan tetapi permasalahan yang satu ini selalu dengan mudah bisa ditemukan karena kurangnya kesadaran dalam menjaga kesehatan gigi dan minimnya perawatan rutin ke dokter gigi.

Alasan mengapa daun sirih bisa untuk mencegah gigi berlubang karena saat Anda mengunyah daun sirih, maka produksi air liur akan meningkat. Air liur memiliki peranan yang sangat penting untuk menetralkan asam di rongga mulut. Kadar asam yang tidak dinetralkan bisa menjadi penyebab mulut kering dan gigi berlubang. 

2. Menghilangkan Bau Mulut

Daun sirih membantu menghilangkan bau mulut, Sumber: klikdokter.com
Daun sirih membantu menghilangkan bau mulut, Sumber: klikdokter.com

Selain bisa mencegah gigi berlubang, meningkatnya produksi air liur yang terjadi karena mengunyah daun sirih bisa menghilangkan aroma tak sedap di rongga mulut yang diakibatkan oleh mulut kering. Daun sirih juga memiliki aroma segar, sehingga apabila Anda mengunyahnya maka nafas yang bau akan berubah menjadi jauh lebih segar.

Khasiat daun sirih yang mampu menghilangkan bau mulut ini disebabkan karena adanya kandungan minyak atsiri. Maka tak heran jika saat ini banyak sekali pasta gigi yang memiliki kandungan ekstrak daun sirih yang bisa Anda temukan di toko atau supermarket terdekat. 

3. Meredakan Nyeri

Sakit gigi bisa menimbulkan rasa nyeri yang tak tertahankan. Apabila sakit gigi disebabkan oleh plak dan radang gusi, maka hal itu bisa diredakan dengan menggunakan daun sirih. Alasan mengapa daun sirih bisa menjadi pereda nyeri di gigi karena daun sirih bisa mengurangi plak pada gigi. 

Plak yang menumpuk bisa menjadi penyebab munculnya karang yang dapat merusak gigi dan gusi. Jika rasa nyeri tidak kunjung reda, Anda tidak boleh hanya mengandalkan pengobatan menggunakan daun sirih saja karena sebetulnya sudah butuh perawatan gusi ke dokter. 

4. Menurunkan Resiko Infeksi

Manfaat daun sirih untuk gigi dan mulut yaitu mampu menurunkan resiko infeksi karena kandungan anti bakteri yang ada di dalamnya. Oleh sebab itu bakteri di dalam mulut bisa terkontrol sehingga resiko penyakit yang disebabkan oleh infeksi juga akan berkurang. 

5. Menyembuhkan Sariawan

Manfaat daun sirih untuk gigi dan mulut yang terakhir yaitu bisa menyembuhkan sariawan. Kandungan zat antioksidan yang terdapat dalam daun sirih bisa membantu proses penyembuhan sariawan atau luka bekas tergigit di sekitar mulut menjadi lebih cepat sembuh. 

Selain itu, daun sirih juga dipercaya mampu mengobati abses di dalam rongga mulut akan tetapi untuk pengobatan ini sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter agar luka tersebut tidak semakin memburuk. 

Manfaat baik daun sirih untuk gigi dan mulut pada masing-masing orang biasanya tidaklah sama. Penggunaan daun sirih untuk pengobatan gigi dan mulut sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dulu karena ada beberapa efek samping daun sirih yang perlu Anda perhatikan. 

Efek Samping Daun Sirih

Efek samping mengunyah daun sirih, Sumber: hellosehat.com
Efek samping mengunyah daun sirih, Sumber: hellosehat.com

Meskipun ada banyak sekali manfaat daun sirih untuk gigi, akan tetapi kebanyakan orang mengunyah daun sirih untuk mendapatkan manfaatnya dengan cara dicampur dengan tembakau, biji pinang, dan kapur. 

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin saja Anda alami jika menggunakan daun sirih untuk mengobati masalah gigi dan mulut atau memiliki kebiasaan nyirih. 

1. Memicu Munculnya Luka pada Rongga Mulut

Kebiasaan nyirih yang dilakukan oleh orang tua zaman dulu atau masyarakat suku tertentu seringkali disertai dengan campuran bahan-bahan yang sifatnya keras. Dalam kondisi yang kurang bagus, kebiasaan nyirih bisa memicu munculnya luka pada rongga mulut. 

Sampai saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan luka pada rongga mulut akibat kebiasaan nyirih. Pengobatan biasanya hanya dapat meringankan gejala-gejalanya saja. Selain itu jika nyirih sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari secara terus-menerus, maka bisa membuat rahang sulit digerakkan dan mulut terasa kaku. 

2. Perubahan Warna Mukosa Mulut

Orang yang memiliki kebiasaan mengunyah sirih beserta dengan bahan-bahan tambahan lainnya seperti pinang dan tembakau, maka warna mukosa mulut dan bibirnya akan berubah menjadi merah kehitaman. Getah dari daun sirih dan bahan-bahan campuran dalam nyirih bisa menjadi pemicu perubahan warna tersebut. 

Dibanding menggunakan sirih segar untuk dikunyah, alangkah lebih baik jika kegiatan tersebut diganti dengan cara gosok gigi menggunakan pasta gigi yang memiliki kandungan ekstrak daun sirih. 

3. Memicu Kanker Mulut

Meskipun ada banyak manfaat daun sirih untuk gigi dan rongga mulut, akan tetapi sangat tidak disarankan mengunyah daun sirih segar dengan campuran tembakau dan pinang karena hal ini bisa memicu kanker mulut. Larangan mengunyah daun sirih bahkan telah dikeluarkan secara resmi oleh WHO melalui website resminya. 

Daun sirih yang dikunyah bersama kapur, pinang, dan tembakau memiliki sifat karsinogenik sehingga apabila dikonsumsi terus-menerus dalam jangka waktu lama maka akan meningkatkan risiko kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, dan kanker pipi. 

4. Mengganggu Perkembangan Janin

Ibu hamil sangat tidak disarankan mengunyah sirih beserta dengan bahan-bahan campurannya karena bisa mengganggu perkembangan janin. Menyirih ketika sedang hamil bisa meningkatkan risiko terjadinya perubahan genetik pada DNA janin. Perubahan tersebut sangat berbahaya untuk kandungan. 

Jika Anda memiliki kebiasaan mengunyah sirih dan mengalami beberapa keluhan seperti terjadinya perubahan warna pada mukosa mulut dan bibir, getah sirih menempel di gigi, dan munculnya keluhan lain sebaiknya Anda langsung hentikan kebiasaan tersebut. 

Untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut Anda hanya perlu menggosok gigi secara rutin, berkumur dengan obat kumur, dan melakukan pemeriksaan gigi tiap 6 bulan sekali.

Hal tersebut karena penelitian mengenai manfaat daun sirih untuk gigi masih belum banyak ditemukan dan justru WHO telah merilis pernyataan mengenai efek samping daun sirih. 

Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi secara teratur merupakan pilihan terbaik. Anda bisa mengubah kebiasaan mengunyah sirih dengan gosok gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung ekstrak sirih. 

Jika ingin mendapatkan informasi lebih detail mengenai penggunaan daun sirih, Anda bisa berkonsultasi langsung ke dokter gigi.  Konsultasi bisa dilakukan dengan dokter gigi Palembang yang ada di Zahara Dental Care atau dokter gigi terdekat di kota Anda.

Telah diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp