Behel gigi lingual sebenarnya memiliki fungsi yang sama dengan behel konvensional, yaitu untuk merapikan susunan gigi yang tidak sejajar atau gigi berantakan. Perbedaannya hanya terletak pada posisi pemasangannya.

Jenis kawat gigi yang satu ini banyak dipakai oleh orang-orang yang ingin merapikan gigi namun tidak ingin penampilannya terganggu. Meski lebih estetis, pemasangan behel lingual membutuhkan teknik khusus dan biasanya memerlukan waktu adaptasi yang lebih lama.

Apa itu Behel Gigi Lingual?

Apa itu behel gigi lingual, Sumber: dentalhealthsociety.com
Apa itu behel gigi lingual, Sumber: dentalhealthsociety.com

Kawat gigi lingual adalah salah satu jenis perawatan ortodontik yang dipasang di bagian dalam gigi. Hal ini sangat berbeda dengan behel konvensional yang terlihat di bagian luar. Posisi pemasangan seperti ini membuatnya tampak lebih estetis.

Kawat gigi lingual tidak akan terlihat saat penggunanya tersenyum atau berbicara. Behel lingual ditempelkan pada permukaan dalam gigi. Yaitu sisi yang menghadap langit-langit mulut untuk gigi atas dan sisi yang menghadap lidah untuk gigi bawah. 

Meskipun cara pemasangannya berbeda, bahan yang digunakan tetap serupa dengan kawat gigi konvensional. Kawat gigi lingual tetap menggunakan bracket dan kawat penyangga. Banyak orang menyebut behel lingual sebagai “kawat gigi tersembunyi”.

Sebutan tersebut mengacu pada posisinya yang tidak terlihat. Kawat gigi lingual menjadi pilihan bagi mereka yang ingin merapikan gigi tanpa mengubah penampilan. Namun, pemasangannya memerlukan teknik khusus dan perawatan ekstra agar hasilnya bagus.

Fungsi utama behel lingual adalah untuk mengatasi berbagai masalah pada gigi dan rahang seperti gigi yang renggang, bertumpuk, atau tidak sejajar. Dengan memberikan tekanan yang tepat, behel bisa membantu memindahkan dan menyusun gigi ke posisi yang diinginkan.

Kelebihan Behel Gigi Lingual

Kelebihan dari behel gigi lingual, Sumber: sujaysdentalcare.com
Kelebihan dari behel gigi lingual, Sumber: sujaysdentalcare.com

Berbeda dengan behel biasa yang dipasang di bagian luar gigi, behel lingual dipasang di sisi dalam gigi sehingga tidak terlihat. Berikut beberapa keunggulan dari kawat gigi lingual yang bisa menjadi pertimbangan:

1. Lebih Estetis

Karena posisinya yang tersembunyi, behel lingual tidak terlihat saat berbicara atau tersenyum. Oleh karena itu behel jenis ini sering dipakai oleh orang yang memiliki pekerjaan di bidang publik seperti influencer, penyanyi, presenter, artis, atau lainnya.

2. Tidak Meninggalkan Noda

Pemakaian kawat gigi konvensional beresiko menyebabkan noda atau bercak putih di bagian depan gigi. Namun dengan behel lingual, risiko ini bisa lebih kecil karena bracket dipasang di bagian dalam gigi. Jadi setelah perawatan selesai gigi depan tetap terlihat bersih.

3. Lebih Nyaman

Kawat gigi lingual dipasang di bagian dalam gigi sehingga tidak memberikan perubahan bentuk wajah atau membuat mulut terasa lebih maju. Jadi Anda tetap dapat berbicara dan tersenyum dengan nyaman tanpa merasa ada tonjolan di bagian depan.

Kekurangan Kawat Gigi Lingual

Setelah membahas tentang kelebihannya, kita juga akan berbagi tentang kekurangan dari kawat gigi lingual sehingga Anda bisa mendapat informasi yang berimbang agar bisa dijadikan bahan pertimbangan.

1. Berpotensi Melukai Lidah

Salah satu kekurangan yang cukup sering dialami pengguna behel lingual adalah risiko melukai lidah, terutama pada masa awal pemakaian. Karena dipasang di bagian dalam, kawat bisa bergesekan langsung dengan lidah sehingga menyebabkan iritasi atau luka kecil.

2. Lebih Sulit Dipasang

Kawat gigi lingual lebih sulit dipasang dibandingkan kawat gigi konvensional. Prosedurnya juga lebih rumit dan memakan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu sebaiknya Anda memilih dokter gigi berpengalaman yang sudah terbiasa memasang behel lingual.

3. Harganya Lebih Mahal

Kawat gigi lingual harganya mahal karena proses pemasangannya yang lebih rumit. Untuk memasangnya dibutuhkan keahlian khusus dari dokter gigi serta bahan dan desain harus disesuaikan dengan bentuk gigi pasien. 

Harga Behel Gigi Lingual

Seperti sudah sedikit disinggung di atas bahwa biaya pemasangan kawat gigi lingual lebih mahal dibanding kawat gigi konvensional karena beberapa alasan. Meskipun demikian, biasanya antar satu klinik atau rumah sakit mematok harga yang tidak sama.

Harga yang dibanderol biasanya berdasarkan beberapa faktor, seperti tingkat kompleksitas kasus gigi pasien, pengalaman dokter ortodonti yang menangani, serta bahan yang digunakan dalam pembuatan kawat gigi lingual. 

Selain itu, lokasi klinik atau rumah sakit juga mempengaruhi harga. Klinik yang berlokasi di kota besar cenderung memiliki tarif lebih tinggi dibanding daerah lain. Selain biaya pemasangan, pasien juga perlu mempertimbangkan biaya lainnya.

Contohnya seperti biaya kontrol rutin, perawatan tambahan jika diperlukan, serta pembuatan retainer setelah perawatan selesai. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk memasang kawat gigi lingual umumnya berkisar antara 30 sampai 60 juta rupiah.

Jenis-Jenis Behel Gigi Lingual

Jenis behel lingual, Sumber: healthline.com
Jenis behel lingual, Sumber: healthline.com

Ada beberapa jenis material yang biasa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kawat gigi lingual. Berikut ini adalah jenis-jenis behel gigi lingual yang bisa Anda pilih:

1. Behel Stainless

Behel gigi satu ini berbahan stainless steel adalah salah satu jenis yang paling sering dipilih oleh pasien. Stainless adalah logam yang sangat kuat sehingga cocok untuk perawatan ortodonti jangka panjang.

Selain kuat, behel lingual stainless steel juga dikenal memiliki harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis kawat gigi lingual lainnya. Jadi behel stainless sangat cocok untuk Anda yang tidak ingin merogoh kocek terlalu dalam.

2. Behel Keramik

Behel satu ini terbuat dari bahan keramik dan memiliki nilai estetika yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kawat gigi lingual berbahan stainless steel. Bahan ini memiliki warna yang mirip dengan gigi alami sehingga memberikan tampilan yang lebih menyatu.

Bahkan setelah dipasang behel hampir tidak terlihat jika tidak diperhatikan dengan seksama. Oleh karena itu behel keramik menjadi pilihan populer bagi mereka yang menginginkan perawatan ortodontik yang tidak terlalu mencolok.

3. Behel Damon

Behel damon merupakan behel yang menggunakan sistem self-ligating dengan teknologi damon. Sistem ini memiliki desain khusus yang dirancang untuk mengurangi gesekan antara kawat dan bracket agar pergerakan gigi terasa lebih nyaman.

Berkat sistem damon jugalah proses perawatan behel gigi bisa menjadi lebih cepat. Namun behel gigi damon biasanya lebih mahal karena teknologi yang digunakan dan keuntungan dalam hal kenyamanan serta hasil yang lebih cepat.

4. Behel Self Ligating

Behel gigi lingual self-ligating tergolong yang paling unik karena tidak dilengkapi dengan karet ligating. Behel self ligating dibuat dengan teknologi khusus sehingga kawat behel tetap terpasang tanpa harus diikat dengan karet. 

Behel jenis ini juga minim gesekan sehingga pergerakan gigi lebih lancar dan proses perawatan menjadi terasa lebih nyaman. Meskipun mahal, banyak orang memilih behel self ligating karena manfaat tambahan berupa kenyamanan dan efisiensi yang dimilikinya.

Jadi kesimpulannya adalah behel gigi satu ini menawarkan berbagai keuntungan, terutama dalam hal estetika dan kenyamanan meskipun harganya lebih tinggi dan pemasangannya lebih rumit dibandingkan dengan behel konvensional. 

Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com
Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com

Bagi Anda yang tertarik memasang behel gigi lingual maka bisa melakukannya di Zahara Dental Care. Di sini Anda akan ditangani oleh dokter gigi Palembang profesional dan berpengalaman. 

Selain pemasangan behel lingual, tentu saja Anda juga bisa memasang behel konvensional dengan harga yang lebih terjangkau atau melakukan perawatan gigi lainnya seperti veneer gigi, cabut gigi, tambal gigi, dan masih banyak lagi .

Telah di verifikasi oleh 

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp