Bentuk gigi manusia yang tidak ideal bisa menimbulkan berbagai masalah. Mulai dari kesulitan menggigit makanan sampai mengganggu nilai estetika wajah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, biasanya dokter akan menyarankan penggunaan behel atau kawat gigi. 

Pemasangan kawat gigi bertujuan untuk mengoreksi dan memperbaiki posisi gigi supaya lebih rapi. Penggunaan behel gigi membutuhkan waktu yang relatif lama, namun tergantung dari kompleksitas permasalahan gigi yang dialami. 

Anatomi Gigi Manusia

Penjelasan anatomi gigi manusia, Sumber: halodoc.com
Penjelasan anatomi gigi manusia, Sumber: halodoc.com

Sebelum membahas mengenai bentuk gigi manusia yang perlu dipasangi behel, alangkah lebih baik jika Anda mengetahui tentang anatomi gigi itu sendiri. Setiap jaringan yang ada di gigi manusia memiliki fungsi dan perannya masing-masing. 

1. Enamel

Enamel atau email adalah jaringan paling luar gigi manusia yang berwarna putih. Fungsinya yaitu untuk melindungi dentin. Enamel adalah bagian gigi yang bisa dilihat menggunakan mata telanjang dan menjadi jaringan tubuh manusia yang paling keras. 

2. Dentin

Dentin merupakan jaringan yang berada di bawah enamel. Dentin berisi lubang-lubang kecil yang saling terhubung dengan bagian saraf. Jika dentin rusak, suhu yang terlalu dingin atau terlalu panas bisa masuk ke dalam lubang dan menyebabkan rasa nyeri. 

3. Cementum

Bagian gigi yang selanjutnya yaitu cementum. Cementum merupakan jaringan ikat pada tekstur keras yang berfungsi sebagai pengikat akar gigi supaya bisa menancap dengan kuat ke gusi dan tulang rahang. Cementum memiliki karakteristik yang lebih lembut dari enamel dan dentin. 

4. Pulpa

Pulpa merupakan jaringan ikat yang posisinya ada di tengah-tengah gigi. Meskipun bentuknya menyerupai jaringan ikat yang lain akan tetapi pulpa memiliki fungsi yang unik karena bertugas untuk membentuk dentin, vaskularisasi, memberi nutrisi, dan mempertahankan gigi. 

5. Ligamen Periodontal

Ligamen periodontal adalah struktur jaringan penyangga gigi yang mengelilingi akar gigi serta menghubungkannya dengan tulang rahang. Ligamentum periodontal juga berperan untuk menopang gigi pada soketnya dan menampung beban gigi selama Anda berbicara dan menelan. 

6. Gusi

Gusi termasuk bagian dari anatomi gigi. Gusi adalah jaringan lunak berserat yang dipenuhi oleh pembuluh darah. Fungsi utama gusi yaitu untuk menutupi dan melindungi akar gigi. 

Bentuk Gigi yang Perlu Dipasangi Behel

Bentuk gigi yang perlu dipakaikan behel, Sumber: opaldentalindonesia.com
Bentuk gigi yang perlu dipakaikan behel, Sumber: opaldentalindonesia.com

Bentuk gigi normal seharusnya berada di dalam rongga mulut yang tertata dengan baik dan tidak tumpang tindih antara satu dengan lainnya. Gigi juga memiliki posisi yang sejajar dengan gigi lainnya. Contohnya gigi seri atas harus sejajar dengan gigi seri bawah. 

Tanda seseorang harus menggunakan behel gigi bisa sangat beragam, tergantung dari usia dan kesehatan gigi secara keseluruhan. Berikut ini adalah beberapa bentuk gigi manusia yang perlu dipasangi behel. 

1. Gigi Tonggos

Posisi gigi yang terlalu maju atau tonggos bisa sangat menurunkan rasa percaya diri seseorang. Oleh karena itu perlu dipasangi behel. Gigi tonggos bisa disebabkan karena tulang rahang bawah yang terlalu ke belakang atau gigi seri tumbuh terlalu maju ke depan. 

Fungsi gigi seri adalah untuk memotong dan mengerat makanan. Karena posisinya berada di bagian paling depan, bentuknya bisa menjadi tonggos. Hal ini dikarenakan beberapa kebiasaan buruk seperti menghisap jempol atau menghisap dot waktu masih anak-anak.

Meskipun demikian, dokter mungkin akan melakukan rontgen gigi untuk memastikan penyebabnya secara pasti. Apabila memungkinkan, gigi yang maju akan ditarik ke belakang lalu dipasangi behel. 

Namun jika tidak ada ruang yang cukup, dokter akan melakukan pencabutan gigi terlebih dahulu. Gigi yang dicabut biasanya adalah gigi yang sudah rusak atau gigi geraham. Sedangkan jumlahnya menyesuaikan kebutuhan ruang. 

2. Gigi Bercelah

Bentuk gigi manusia ada kalanya memiliki celah antara satu gigi dengan gigi lainnya. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, karena ketika makan bisa  menjadi tempat sisa makanan terselip. Tentu saja gigi yang bercelah juga bisa menurunkan nilai estetika. 

Dalam penggunaan kawat gigi untuk kondisi gigi yang bercelah, tidak memerlukan pencabutan gigi. Hal itu disebabkan karena tujuan penggunaan behel yaitu untuk merapatkan susunan gigi saja. 

Biasanya gigi bercelah disebabkan oleh kebiasaan menggunakan tusuk gigi atau mendorong gigi menggunakan lidah. Ada beberapa pasien yang memiliki celah antara gigi yang disebabkan karena tingginya perlekatan frenulum. 

3. Gigi Gingsul

Gigi gingsul, Sumber: halodoc.com
Gigi gingsul, Sumber: halodoc.com

Ada beberapa orang yang bangga memiliki gigi gingsul. Gigi gingsul adalah gigi taring yang tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh. Akhirnya Gigi tersebut tumbuh di luar lengkung gigi yang semestinya. 

Terlepas dari posisinya yang sering dianggap sebagai pemanis wajah, gigi gingsul sebenarnya bisa merugikan. Saat Anda menggosok gigi, sisa-sisa makanan yang di gigi gingsul akan lebih susah dibersihkan. 

Karena alasan tersebut gigi gingsul menjadi salah satu bentuk gigi manusia yang perlu di behel. Pemasangan kawat gigi akan membuat gigi gingsul kembali ke lengkung yang seharusnya. Sebelum pemasangan behel, biasanya dokter akan mencabut gigi premolar 1.

4. Gigi Berjejal

Gigi berjejal adalah kondisi di mana gigi tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh dengan lurus. Umumnya gigi berjejal disebabkan oleh pergantian gigi susu menjadi gigi permanen yang pertumbuhannya tidak mendapat cukup ruang. Hal itu membuat gigi tumbuh menjadi berjejal. 

Orang yang memiliki masalah gigi berjejal biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama dalam menggunakan kawat gigi. Jika gigi tidak memiliki cukup ruang, sebelum pemasangan behel dokter akan mencabut satu atau beberapa gigi sesuai kebutuhan. 

5. Gigi yang Tertanam

Fakta tentang gigi yang belum banyak orang tahu yaitu gigi sudah mulai terbentuk sejak bayi masih di dalam kandungan ibunya. Setelah bayi menginjak usia 6 bulan, gigi susunya baru mulai muncul ke permukaan. 

Gigi susu akan berganti menjadi gigi permanen secara keseluruhan saat anak berusia 12 sampai 13 tahun. Gigi susu yang belum juga lepas ketika gigi permanen sudah mulai tumbuh bisa menyebabkan gigi tertanam di dalam tulang. 

Gigi yang tidak muncul ke permukaan disebut sebagai impaksi gigi. Untuk memperbaikinya, diperlukan perawatan dengan cara memasang behel. Sebelum memasang kawat gigi, dokter akan melakukan pembedahan untuk mendapatkan permukaan bukal dari posisi gigi yang tertanam. 

Permukaan bukal selanjutnya akan ditempel sebuah braket yang terhubung pada behel di gigi lainnya. Alat ini akan menarik gigi yang tertanam agar keluar sesuai dengan posisi yang benar. 

6. Ukuran Gigi atau Rahang yang Tidak Sesuai

Ukuran gigi yang tidak sesuai, Sumber: klikdokter.com
Ukuran gigi yang tidak sesuai, Sumber: klikdokter.com

Ukuran gigi atau rahang yang tidak sesuai biasanya diwariskan secara genetik. Ada pasien yang memiliki rahang berukuran kecil tetapi bentuk giginya besar-besar. Begitu juga dengan sebaliknya. Kondisi tersebut bisa membuat gigi menjadi tidak rapi. 

Dengan melakukan pemasangan behel, gigi akan disesuaikan dengan ukuran rahang. Jika Anda memiliki gigi berukuran besar-besar namun rahangnya kecil, maka gigi akan terlihat tonggos. Cara untuk merapikannya yaitu dengan mengambil beberapa gigi sebelum dilakukan pemasangan behel. 

Sedangkan untuk Anda yang memiliki lengkung rahang lebih besar dibanding lengkung gigi, maka perawatan kawat gigi akan menjadi lebih mudah. Hal itu dikarenakan ketersediaan ruang yang cukup untuk merapikan gigi. 

Itulah beberapa bentuk gigi manusia yang perlu dipasangi behel. Jika Anda hendak melakukan pemasangan kawat gigi, pastikan pengerjaannya dilakukan oleh dokter spesialis gigi. Hindari memasang behel di ahli gigi atau klinik kecantikan yang tidak ditangani oleh dokter gigi. 

Untuk pemasangan kawat gigi yang lebih aman bersama dokter gigi Palembang terpercaya Anda bisa mengunjungi Zahara Dental Care. Selain melakukan pemasangan behel, Anda juga bisa melakukan berbagai peralatan gigi lainnya seperti penambalan, pemasangan gigi palsu, veneer gigi, hingga operasi gigi bungsu. 

Whatsapp