Gigi ompong bisa dialami oleh siapa saja entah itu anak-anak, orang dewasa, atau lansia. Oleh karena itu tidak sedikit orang yang mencari solusi gigi ompong untuk mengembalikan fungsi gigi sekaligus memulihkan rasa percaya diri mereka.

Setiap solusi memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga Anda perlu berkonsultasi dengan dokter gigi untuk menentukan perawatan yang paling sesuai. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat mengembalikan fungsi dan estetika gigi.

Penyebab Gigi Ompong

Penyebab gigi ompong, Sumber: giodentalcare.com
Penyebab gigi ompong, Sumber: giodentalcare.com

Sebenarnya ada banyak hal yang bisa membuat gigi lepas dari soketnya, entah itu terjadi sedikit demi sedikit atau lepas secara langsung. Berikut adalah tiga penyebab umum gigi ompong yang perlu diwaspadai:

1. Karies Gigi

Karies atau gigi berlubang adalah salah satu penyebab utama gigi ompong. Jika tidak diobati, kerusakan dapat menyebar ke bagian dalam gigi dan menyebabkan infeksi. Infeksi yang tidak tertangani pada akhirnya berujung pada pencabutan gigi. 

2. Penyakit Gusi

Penyakit gusi atau dikenal juga sebagai periodontitis adalah infeksi serius yang mempengaruhi jaringan gusi dan tulang penyangga gigi. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh penumpukan plak dan tartar yang tidak dibersihkan. 

3. Cedera atau Trauma

Cedera pada area mulut akibat kecelakaan atau benturan saat berolahraga juga dapat menyebabkan gigi ompong. Kecelakaan ini dapat mengakibatkan gigi patah atau bahkan terlepas dari rahang. 

Solusi untuk Mengatasi Gigi Ompong 

Mengatasi gigi yang ompong, Sumber: klinikjoydental.com
Mengatasi gigi yang ompong, Sumber: klinikjoydental.com

Kehilangan gigi dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengunyah makanan, berbicara, dan bahkan dapat menyebabkan perubahan pada struktur wajah. Terutama jika gigi ompong depan, tentu kondisi ini akan sangat mengganggu estetika wajah.

Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada berbagai perawatan yang bisa mengatasi gigi ompong. Berikut ini adalah perawatan yang bisa Anda pilih untuk mengembalikan gigi yang ompong. 

1. Gigi Palsu

Salah satu solusi yang efektif untuk mengatasi gigi ompong adalah dengan memasang gigi palsu atau denture. Gigi palsu dirancang untuk menggantikan gigi yang hilang, baik sebagian maupun seluruhnya.

Ada dua jenis gigi palsu yang umum dijadikan solusi gigi ompong yaitu gigi palsu lengkap yang digunakan ketika semua gigi hilang, dan gigi palsu sebagian yang digunakan untuk menggantikan beberapa gigi yang hilang.

Pemasangan gigi palsu dapat membantu memulihkan fungsi mengunyah dan bicara, serta meningkatkan estetika wajah. Gigi palsu dibuat sesuai dengan ukuran dan bentuk mulut pasien sehingga memberikan tampilan yang alami. 

Proses pemasangan biasanya dimulai dengan pemeriksaan oleh dokter gigi untuk menentukan jenis gigi palsu yang paling sesuai. Selanjutnya, cetakan mulut akan diambil untuk memastikan kecocokan dan kenyamanan gigi.

Salah satu keuntungan menggunakan gigi palsu adalah biayanya yang lebih terjangkau. Selain itu, gigi palsu dapat dengan mudah dilepas untuk perawatan dan kebersihan. Namun, pemakainya perlu menjaga kebersihan agar terhindar dari masalah mulut. 

2. Pemasangan Implan Gigi

Solusi gigi ompong yang selanjutnya yaitu pemasangan implan gigi. Proses implan gigi dimulai dengan pemeriksaan gusi dan rongga mulut secara keseluruhan oleh dokter untuk  memastikan kesehatan gusi dan tulang rahang.

Setelah itu, proses penanaman implan akan dilakukan dalam beberapa tahap. Setelah implan terpasang, diperlukan waktu beberapa bulan untuk proses penyembuhan dan adaptasi implan dengan tulang rahang. 

Selama waktu tersebut Anda mungkin harus menggunakan mahkota gigi sementara agar bisa mengunyah dan berbicara dengan baik. Setelah penyembuhan selesai, mahkota permanen akan dipasang di atas implan.

Mahkota tersebut akan memberikan tampilan dan fungsi yang sangat mirip dengan gigi asli. Implan gigi terbuat dari titanium yang ditanamkan ke dalam rahang. Fungsinya adalah sebagai akar gigi pengganti. Keunggulan utama dari implan gigi adalah sangat kuat dan awet.

Meskipun biaya implan gigi lebih tinggi dibandingkan dengan pemasangan gigi palsu, banyak orang merasa bahwa memasang implan gigi akan sepadan dengan manfaat jangka panjang yang diperoleh.

3. Dental Bridge

Dental bridge bisa menjadi solusi gigi ompong yang bisa Anda pilih. Dental bridge berfungsi untuk menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang. Dental bridge bekerja dengan cara menghubungkan gigi-gigi yang tersisa di sebelahnya. 

Dokter gigi akan memberikan rekomendasi jenis dental bridge yang paling sesuai dengan kondisi mulut Anda. Berikut adalah beberapa jenis jembatan yang umum digunakan:

Traditional Bridge

Traditional bridge adalah jenis jembatan gigi yang paling banyak digunakan. Traditional bridge dipasang untuk mengisi ruang kosong diantara dua gigi dengan cara menempatkan pontik (gigi pengganti) pada mahkota yang terpasang di gigi penyangga di kedua sisi.

Cantilever Bridge

Jenis dental bridge yang satu ini mirip dengan jembatan tradisional, akan tetapi hanya memerlukan satu gigi penyangga. Cantilever bridge cocok digunakan ketika hanya ada satu gigi yang tersisa di sisi ruang kosong.

Maryland Bridge

Maryland bridge tidak menggunakan mahkota gigi melainkan terdiri dari kerangka logam atau porselen yang diikatkan ke bagian belakang gigi penyangga. Cara tersebut bisa meminimalisir kerusakan pada gigi yang ada.

Implant-Supported Bridge

Implant supported bridge merupakan penyangga yang lebih kuat dan stabil dibanding mahkota tradisional. Implant supported bridge mampu memberikan dukungan tambahan dan memastikan jembatan tetap kokoh dalam jangka waktu yang lebih lama.

Cara Mencegah Gigi Ompong

Merawat gigi agar tidak ompong, Sumber: axeldental.id
Merawat gigi agar tidak ompong, Sumber: axeldental.id

Mencegah gigi ompong adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sepanjang hidup. Berikut adalah beberapa cara efektif yang dapat dilakukan untuk mencegah Anda agar tidak kehilangan gigi:

1. Perawatan Gigi Rutin

Anda perlu melakukan pemeriksaan gigi secara berkala ke dokter gigi paling sedikit dua kali setahun. Dokter gigi dapat mendeteksi masalah gigi dan gusi sejak dini serta memberikan perawatan yang diperlukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

2. Menjaga Kebersihan Mulut

Jaga kebersihan mulut dengan cara gosok gigi dua kali dalam sehari, menggunakan benang gigi dan berkumur dengan obat kumur yang mengandung antibakteri. Tujuannya adalah untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan plak di antara gigi.

3. Batasi Makanan Tertentu

Batasi konsumsi makanan dan minuman manis yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, seperti permen, soda, dan makanan lengket. Jika mengkonsumsi jenis makanan tersebut,  pastikan untuk segera menyikat gigi atau berkumur dengan air setelahnya.

4. Berhenti Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai masalah termasuk penyakit gusi yang pada akhirnya dapat menyebabkan kehilangan gigi. Zat-zat berbahaya dalam rokok dapat merusak jaringan gusi dan mengurangi aliran darah ke area mulut.

5. Menggunakan Pelindung Gigi

Ketika Anda berolahraga atau melakukan aktivitas yang berisiko bisa mencederai gigi. Oleh sebab itu jangan lupa gunakan pelindung khusus. Pelindung gigi dapat mencegah gigi patah atau lepas akibat benturan.

Itulah 3 solusi gigi ompong yang bisa Anda pilih untuk mengembalikan fungsi dan estetika gigi. Untuk mendapatkan perawatan tersebut tentu Anda bisa berkunjung ke Zahara Dental Care. Di sini Anda akan ditangani oleh dokter gigi Palembang yang sudah berpengalaman.

Selain menangani masalah gigi ompong, di Zahara Dental Care Anda juga bisa mendapatkan perawatan lain seperti tambal gigi, pemasangan behel gigi, scaling gigi, perawatan saluran akar, veneer gigi, operasi gigi bungsu, dan masih banyak lagi lainnya. 

Telah di verifikasi 

Oleh drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp