Abses gigi adalah kondisi kesehatan yang cukup serius karena terjadinya infeksi di dalam gigi atau sekitarnya. Infeksi tersebut umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam pulpa gigi lewat lubang gigi yang retak atau berlubang. Ada banyak penyebab abses gigi, namun yang paling sering adalah karena kurangnya menjaga kebersihan gigi.
Baik anak-anak maupun orang dewasa tak luput dari masalah kesehatan yang satu ini. Meskipun umum terjadi, akan tetapi abses gigi membutuhkan penanganan medis secara tepat supaya tidak menyebabkan kerusakan pada jaringan tulang gigi dan menimbulkan komplikasi di organ yang ada di sekitarnya.
Apa Itu Abses Gigi?

Abses gigi merupakan infeksi yang terjadi di area gigi dan sekitar gusi sehingga membentuk kantong yang isinya nanah. Jadi jika Anda mengalami benjolan di gusi, maka tidak menutup kemungkinan bahwa itu merupakan abses gigi. Meskipun demikian, untuk menentukan apakah jenis benjolan tersebut maka hanya bisa dipastikan oleh paramedis.
Abses gigi tidak bisa sembuh jika dibiarkan saja karena perlu perawatan dari dokter gigi. Abses gigi terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan tempat terbentuknya yaitu abses gingiva, abses periodontal, dan abses periapikal.
Gejala Abses Gigi
Pasien yang mengalami abses gigi biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti rasanya nyeri di sekitar gigi yang muncul secara tiba-tiba dan kondisinya semakin memburuk. Tentu saja hal tersebut membuat rasa tidak nyaman dan mengganggu ketika makan, minum, atau berbicara.
Gejala lain yang paling sering muncul adalah gusi bengkak, badan demam, gusi terasa nyeri ketika mengunyah makanan, gigi ngilu saat mengkonsumsi makanan atau minuman yang bersuhu panas atau dingin, muncul bau mulut yang tidak sedap, wajah membengkak, kelenjar getah bening bengkak, hingga sesak nafas.
Penyebab Abses Gigi

Supaya tidak terjadi abses gigi, Anda perlu menjaga kebersihan gigi dan melakukan perawatan gusi ke dokter apabila muncul gejala yang sudah disebutkan di atas. Namun untuk pencegahan, Anda perlu menghindari beberapa penyebab abses gigi agar hal tersebut tidak terjadi.
1. Kerusakan pada Gigi
Penyebab abses gigi yang paling banyak ditemukan yaitu karena adanya kerusakan di permukaan keras gigi. Rongga di gigi akan terbentuk saat bakteri memecah gula yang terkandung dalam makanan atau minuman. Akhirnya hasil gula yang telah dipecah oleh bakteri menciptakan asam yang bisa merusak email gigi.
2. Cedera
Apabila Anda mengalami cedera di bagian wajah, terutama area mulut dan sekitarnya maka bisa meninggalkan trauma yang dapat melukai pulpa atau membuat gigi menjadi retak. Gigi yang sudah retak biasanya sulit sekali untuk dilihat secara kasat mata, namun tetap berpotensi menjadi jalan masuknya bakteri.
Ketika gigi retak maka bakteri akan lebih mudah masuk ke bagian yang lebih dalam dan jika tidak segera diatasi maka akan menyebabkan abses pada gigi.
3. Sakit Gusi

Gusi yang sedang sakit bisa memicu munculnya abses gigi. Terutama saat gusi mengalami infeksi atau peradangan. Jika sakit gusi tersebut tidak segera diatasi dan mulai berkembang, maka bakteri akan memiliki akses menuju jaringan yang lebih dalam dan pada akhirnya menyebabkan munculnya abses gigi.
4. Kebersihan Mulut Kurang Terjaga
Penyebab abses gigi yang sering diabaikan yaitu kurangnya menjaga kebersihan mulut. Kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga bisa membuat plak menebal dan akhirnya membuat gigi menjadi berlubang. Gigi yang berlubang tentu saja berpotensi menimbulkan abses gigi.
5. Sistem Imun Lemah
Orang yang imunnya lemah maka rentan sekali mengalami abses gigi dibandingkan orang lain dengan sistem kekebalan tubuh yang jauh lebih bagus. Orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah biasanya mereka yang sedang menjalani perawatan medis tertentu seperti penggunaan obat steroid atau memiliki penyakit kronis.
6. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula
Terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis atau makanan yang mengandung karbohidrat, maka bisa membuat bakteri tumbuh subur di dalam plak. Kemudian plak tersebut akan membusuk dan akhirnya membuat gigi menjadi berlubang yang menjadi salah satu penyebab utama munculnya abses gigi.
7. Penggunaan Benang Gigi yang Tidak Tepat

Menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi memang cukup efektif, akan tetapi pemakaian dental floss yang tidak tepat bisa menjadi penyebab abses gigi. Abses akan muncul jika Anda terlalu kuat menggesekkan benang ke gigi atau gusi saat proses flossing.
8. Kebiasaan Merokok
Selain mampu memicu munculnya abses gigi, kebiasaan buruk merokok juga sangat tidak bagus untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menurut CDC dari Amerika Serikat, perokok aktif memiliki lebih besar terkena penyakit periodontitis karena kandungan bahan kimia yang ada di dalam rokok bisa mendukung pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.
Cara Mengatasi Abses Gigi
Setelah mengetahui beberapa penyebab abses gigi, selanjutnya Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara untuk mengatasi abses gigi supaya kondisinya tidak semakin memburuk dan menimbulkan komplikasi atau penyakit lain.
1. Drainase
Untuk menangani abses gigi, pertama-tama dokter akan membuat sayatan kecil supaya nanah bisa mengalir keluar. Setelah nanah bersih, selanjutnya dokter akan membersihkan area tersebut dan terkadang perlu menggunakan saluran karet berukuran kecil untuk menjaga supaya area mulut bisa terbuka selama proses drainase.
2. Perawatan Saluran Akar
Perawatan saluran akar pada gigi bertujuan untuk menghilangkan infeksi. Tindakan yang perlu dilakukan yaitu dokter akan mengebor gigi sampai ke bawah dengan tujuan untuk mengangkat jaringan lunak dimana letak infeksi berada agar nanah bisa keluar. Setelah selesai kemudian gigi akan dipasangi dengan crown gigi.
3. Pemberian Obat Antibiotik

Jika infeksi sudah terlanjur menyebar ke gigi yang ada di sekitarnya, menyebar sampai ke rahang maupun area lainnya, mungkin dokter akan memberikan obat antibiotik untuk menghentikan penyebaran yang lebih luas. Dokter biasanya juga akan meresepkan antibiotik jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
4. Cabut Gigi
Jika gigi sudah tidak bisa diselamatkan, biasanya pengobatan untuk abses gigi yaitu dengan cara mencabutnya. Dokter akan mencabut gigi dengan tujuan untuk menghilangkan infeksi dan mengeringkan abses gigi.
Tentu saja sebelum melakukan prosedur pencabutan dokter akan memberikan bius lewat suntikan di saraf yang ada di sekitar gigi. Untuk mengurangi rasa nyeri dan sakit sebelum penyuntikan, area tersebut akan diolesi dengan gel anestesi.
5. Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri
Penggunaan obat pereda nyeri tidak bisa menyembuhkan atau mengeluarkan nanah yang ada di dalam gusi, akan tetapi mampu meredakan rasa nyeri yang ditimbulkan oleh abses gigi. Beberapa contoh obat-obatan yang efektif untuk meredakan rasa nyeri yaitu ibuprofen, aspirin, atau paracetamol.
Untuk menghilangkan nanah tentu saja Anda tetap perlu mengunjungi dokter gigi. Salah satu rekomendasi dokter gigi Palembang yang mampu membantu Anda melakukan pengobatan penyakit abses gigi yaitu Zahara Dental Care.
Di klinik ini Anda akan ditangani oleh dokter spesialis gigi yang telah terbiasa melakukan perawatan gigi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan atau untuk tujuan estetika. Setelah menjalani perawatan dan sembuh dari abses, sebaiknya Anda menghindari beberapa penyebab abses gigi seperti yang sudah disebutkan diatas supaya tidak kambuh lagi.
Telah Diverifikasi,
drg. Siti Nita Zahara


