Mengalami gusi berdarah setelah cabut gigi merupakan sesuatu yang wajar, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir. Meskipun demikian, tetap saja Anda perlu menghentikan darah setelah cabut gigi. Karena hal itu akan menimbulkan rasa tidak nyaman di area mulut.
Setelah tindakan pencabutan gigi selesai, biasanya dokter akan meminta Anda untuk menggigit kain kasa bersih dan steril dengan tujuan menghentikan pendarahan di area gusi. Akan tetapi setelah pendarahan berhenti, biasanya masih terjadi pendarahan ulang sampai 1 atau 2 hari sebelum pendarahan berhenti secara total.
Ada beberapa cara menghentikan darah setelah cabut gigi tanpa harus pergi ke dokter yaitu dengan cara rumahan. Dengan melakukan perawatan secara tepat, maka setelah cabut gigi Anda tidak perlu merasakan sakit berlarut-larut dan juga pendarahan bisa hilang dengan segera.
Tips Menghentikan Darah Setelah Cabut Gigi
Berikut ini adalah bagaimana cara menghentikan darah setelah cabut gigi yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.
1. Menggigit Kapas Steril

Selain menggunakan kain kasa, Anda juga bisa menghentikan pendarahan pasca ekstraksi gigi dengan menggunakan kapas steril.
Pendarahan bisa terjadi sekitar 3 sampai 30 menit, untuk menghentikan darah setelah cabut gigi menggunakan kapas Anda bisa menempelkan kapas steril di area gigi yang telah dicabut lalu menggigitnya dengan lembut agar tidak bergeser.
Menghentikan pendarahan pada lokasi gigi yang baru dicabut bertujuan untuk menghindari tertelannya darah bersama air liur. Untuk memastikan kebersihannya, kapas bisa diganti setiap 30 menit sampai 1 jam jika pendarahan masih saja terjadi. Anda bisa melakukan secara berulang-ulang sampai pendarahan benar-benar berhenti.
2. Menggunakan Air Garam
Air garam bisa membantu penyembuhan soket pasca cabut gigi. Cara menghentikan darah setelah cabut gigi menggunakan air garam yaitu dengan melarutkan setengah sendok garam dapur ke dalam 200 ml atau satu gelas air hangat. Setelah itu aduk agar garam larut ke dalam air.
Gunakan air garam untuk berkumur selama 30 menit. Jika pendarahan tidak kunjung reda, Anda bisa mengulanginya sampai 3 atau 4 kali dalam sehari menggunakan air larutan garam yang baru. Di samping bisa menghentikan pendarahan, berkumur menggunakan larutan air garam bisa mencegah soket terpapar infeksi.
Namun yang perlu diingat adalah, berkumur menggunakan campuran garam dan air hangat tidak boleh dilakukan langsung setelah proses cabut gigi. Akan tetapi tunggu dulu sampai 24 jam pasca pencabutan, karena air garam yang dicampur bersama air hangat bisa melarutkan gumpalan darah yang ada di lokasi pencabutan gigi.
3. Menghindari Makanan yang Terlalu Keras
Setelah cabut gigi biasanya dokter akan menyarankan Anda makan makanan dengan tekstur lembut. Contoh rekomendasi makanan setelah cabut gigi antara lain adalah sup, yoghurt, bubur atau pisang.
Makanan bertekstur keras akan menyebabkan trauma di gigi yang baru saja dicabut dan bisa menyebabkan pendarahan menjadi semakin lama.
Oleh karena itu, untuk menghentikan darah setelah cabut gigi sangat disarankan agar Anda tidak mengkonsumsi makanan yang teksturnya keras selama beberapa hari ke depan sampai area tersebut benar-benar sembuh.
4. Menggunakan Kantong Teh

Setelah cabut gigi, Anda tidak disarankan minum minuman yang terlalu panas seperti teh panas atau kopi panas karena bisa melarutkan gumpalan darah. Jika gumpalan darah larut karena minuman panas, maka pendarahan dapat menjadi semakin buruk.
Akan tetapi teh hitam memiliki manfaat penting yaitu bisa membantu proses pembekuan darah. Cara menghentikan darah setelah cabut gigi menggunakan kantong teh yaitu dengan membasahi kantong teh tersebut menggunakan air minum. Lalu gigit kantong tersebut pada area gigi yang telah dicabut selama 15 menit.
Apabila pendarahan melambat atau berhenti, maka Anda bisa melanjutkan cara ini dengan mengulanginya sesuai kebutuhan.
5. Kompres dengan Air Dingin
Anda bisa menghentikan darah setelah cabut gigi dengan menggunakan air dingin atau es batu. Air dingin atau es batu dapat membuat aliran darah menjadi lebih sempit, sehingga pendarahan secara perlahan akan berhenti.
Caranya yaitu ambil beberapa potong es batu, lalu bungkus menggunakan kain bersih dan gunakan untuk mengompres pipi yang berbatasan langsung dengan gigi. Diamkan kurang lebih selama 10 menit sampai 20 menit lalu ulangi hal tersebut sampai merasa lebih nyaman.
Selain menggunakan air dingin atau es batu, terkadang dokter juga menyarankan pasien untuk mengkonsumsi es krim pasca cabut gigi untuk menghentikan pendarahan. Namun sebaiknya pilihlah es krim dengan tekstur lembut dan tidak ada tambahan topping.
6. Posisi Kepala Lebih Tinggi
Salah satu upaya untuk menghentikan darah setelah cabut gigi yaitu dengan memanfaatkan gravitasi. Caranya yaitu dengan memposisikan kepala jauh lebih tinggi sehingga aliran darah yang menuju ke area tenggorokan dan sekitarnya menjadi berkurang.
Saat tidur, Anda bisa tidur dengan beberapa susun bantal supaya posisi kepala menjadi lebih tinggi daripada jantung. Hal ini bisa menghindarkan pendarahan pasca cabut gigi sekaligus mencegah tertelannya darah bersama air liur saat sedang tidur.
7. Tidak Melakukan Aktivitas Berat

Setelah cabut gigi, proses penyembuhan biasanya memakan waktu selama 1 minggu sampai 2 minggu lamanya. Selama proses penyembuhan, sebaiknya Anda tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat seperti olahraga angkat beban maupun lainnya. Karena aktivitas tersebut bisa membuat jantung memompa darah jauh lebih banyak.
Kondisi tersebut bisa membuat pendarahan di area gigi dan gusi menjadi lebih sulit dihentikan. Anda bisa kembali berolahraga atau melakukan aktivitas berat lainnya setelah pendarahan benar-benar sembuh atau sesuai dengan anjuran dari dokter yang menangani Anda.
8. Tidak Merokok
Salah satu cara untuk menghentikan darah setelah cabut gigi yaitu dengan tidak merokok. Merokok bisa meningkatkan risiko dry socket, yaitu kondisi dimana darah tidak bisa menggumpal atau gumpalan darah terlepas. Sehingga bisa menyebabkan saraf dan tulang langsung terpapar oleh lingkungan yang ada di sekitar mulut.
Apabila tidak ada gumpalan darah di area gusi yang baru saja dicabut, maka akan menimbulkan rasa sakit. Sehingga proses penyembuhan menjadi jauh lebih lama. Di samping itu, kondisi ini akan membuat saluran gigi terinfeksi bakteri atau kemasukan sisa makanan.
9. Segera Periksakan Diri ke Dokter
Apabila pendarahan setelah cabut gigi tidak kunjung sembuh meskipun telah mencoba beberapa cara di atas, sebaiknya Anda harus segera periksakan diri ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang tepat.
Dalam kondisi normal, menghentikan darah setelah cabut gigi tidak memerlukan waktu sampai berhari-hari karena akan cepat membaik. Akan tetapi pendarahan yang terjadi secara terus-menerus bisa saja terjadi karena ada gangguan pada proses pembekuan darah.
Selain itu, proses cabut gigi juga bisa menimbulkan rasa nyeri yang sangat mengganggu sehingga dokter biasanya akan meresepkan ibuprofen atau paracetamol. Oleh karena itu, untuk penanganan yang tepat Anda perlu berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis gigi yang ada di klinik atau rumah sakit.
Untuk Anda yang berdomisili di Palembang dan sekitarnya, maka bisa mengkonsultasikan masalah tersebut dengan dokter spesialis dari Zahara Dental Care. Zahara Dental Care didukung oleh para dokter gigi Palembang yang terbaik.
Telah diverifikasi,
drg. Siti Nita Zahara


