Gigi yang putih dan bersih tentu saja akan membuat Anda lebih percaya diri. Jika gigi dipenuhi dengan plak dan karang yang menumpuk, tentu saja bisa membuat Anda malu untuk tersenyum lebar. Oleh karena itu, penting sekali mengetahui bagaimana cara mencegah timbulnya karang gigi. 

Anda perlu melakukan tindakan pencegahan terhadap munculnya karang gigi. Karena jika gigi sudah terlanjur dipenuhi karang, maka bisa menyebabkan masalah kesehatan gigi yang lebih serius. Misalnya ssaja seperti gigi berlubang, penyakit gusi, dan bahkan kerusakan tulang rahang. 

Apa Penyebab Karang Gigi? 

Karang gigi pada sela-sela gigi, Sumber: klikdokter.com
Karang gigi pada sela-sela gigi, Sumber: klikdokter.com

Meskipun Anda telah gosok gigi dengan teratur sehari dua kali, tidak menutup kemungkinan tetap akan terkena karang gigi. Karena sikat gigi biasanya tidak mampu menjangkau sela-sela gigi yang sulit. Hal itu membuat sisa-sisa makanan dan kotoran menumpuk pada permukaan gigi yang tertutup. 

Seringkali karang gigi muncul segaris dengan gusi, sehingga cukup sulit untuk dihilangkan jika hanya menggunakan sikat gigi. Karang gigi yang semakin menumpuk bisa berpengaruh terhadap kesehatan gusi. Gusi akan cepat meradang dan mengalami iritasi yang dalam dunia kesehatan disebut dengan gingivitis. 

Pada awalnya karang gigi memang tidak akan menimbulkan gejala apapun, sehingga banyak orang tidak sadar jika giginya sudah dipenuhi dengan karang gigi. Namun jika karang gigi tidak segera ditangani, maka lama-kelamaan akan semakin bertambah banyak dan menyebabkan periodontitis. 

Cara Mencegah Timbulnya Karang Gigi

Karang gigi memiliki karakteristik yang tebal dan keras, sehingga sulit untuk dihilangkan. Jika Anda ingin karang gigi benar-benar bersih, lakukan perawatan ke dokter gigi supaya dokter bisa melakukan prosedur pembersihan karang gigi atau scaling gigi. 

Prosedur tersebut merupakan cara paling efektif untuk merontokkan karang gigi yang menempel di sela-sela gigi ataupun garis gusi. Namun untuk menjaga supaya gigi tetap bersih dan terbebas dari karang, ada beberapa cara mencegah timbulnya karang gigi yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. 

1. Gosok Gigi dengan Teratur

Cara mencegah timbulnya karang gigi dengan rutin menyikat gigi, Sumber: cnn.com
Cara mencegah timbulnya karang gigi dengan rutin menyikat gigi, Sumber: cnn.com

Tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menghindari munculnya karang gigi yaitu dengan gosok gigi secara teratur minimal dua kali dalam sehari menggunakan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride. 

Sebaiknya Anda menggosok gigi tidak kurang dari 2 menit karena menyikat gigi di bawah 2 menit tidak cukup efektif untuk mencegah timbulnya karang gigi. Gosoklah gigi dengan gerakan memutar dan jangan lupa bersihkan semua permukaan gigi, termasuk di sekitar gusi.

Menggosok gigi secara benar dan rutin bisa membantu menghilangkan plak dan bakteri yang menjadi pemicu munculnya karang gigi. 

2. Melakukan Flossing Gigi

Selain sikat gigi, cara mencegah timbulnya karang gigi yaitu dengan melakukan flossing. Anda bisa menggunakan dental floss untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan kotoran di sela-sela gigi yang tidak bisa dijangkau oleh sikat. 

Flossing gigi sampai saat ini masih sangat efektif untuk menghilangkan sisa makanan dan plak yang menempel di antara gigi, sehingga bisa mencegah terbentuknya karang gigi. 

3. Memanfaatkan Sikat Gigi Elektrik

Sebuah penelitian menunjukkan hasil bahwa menggunakan sikat gigi elektrik ternyata jauh lebih efektif membersihkan karang gigi dan plak jika dibandingkan dengan sikat gigi biasa. Penelitian yang dilakukan oleh journal of clinical periodontology pada tahun 2019 silam menghimpun data dari 2.819 partisipan dewasa sepanjang 11 tahun. 

Hasil penelitian menyebutkan bahwa sikat gigi elektrik bisa menurunkan resiko gusi turun sebesar 22% dan kerusakan gigi yang disebabkan oleh plak dan karang gigi sebesar 18%. Jadi jika tidak ada masalah, Anda bisa mempertimbangkan untuk beralih ke sikat gigi elektrik supaya gigi menjadi lebih bersih. 

4. Menggunakan Pasta Gigi yang Tepat

Cara mencegah timbulnya karang gigi yang paling sederhana yaitu memilih pasta gigi yang tepat. Pasta gigi dengan kandungan fluoride cukup efektif untuk mencegah timbulnya karang gigi karena fluoride bisa membantu menghambat bakteri pembentuk plak yang sering menempel di gigi. 

Selain itu, pasta gigi dengan kandungan fluoride juga bisa membuat gigi menjadi lebih kuat karena fluoride dapat mengembalikan mineral gigi. Kebutuhan mineral yang terpenuhi bisa membuat gigi tidak mudah keropos dan goyang. 

5. Memakai Obat Kumur

Menggunakan obat kumur, Sumber: honestdocs.id
Menggunakan obat kumur, Sumber: honestdocs.id

Berkumur menggunakan obat kumur secara rutin cukup efektif untuk menghambat pertumbuhan karang gigi. Pastikan Anda memilih obat kumur yang mengandung antiseptik dan fluoride, karena antiseptik bisa membunuh bakteri yang menjadi penyebab plak pada gigi. Sedangkan fluoride berfungsi untuk mencegah kerusakan gigi dan memperkuat lapisan enamel. 

6. Mengurangi Makanan Manis

Jika Anda gemar mengkonsumsi makanan dan minuman manis, maka akan lebih banyak bakteri yang tumbuh di dalam rongga mulut. Kondisi tersebut akan semakin memperburuk kesehatan gigi apabila setelah mengkonsumsi makanan manis tidak langsung gosok gigi atau membersihkannya. 

Karena makanan yang mengandung gula bisa mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab plak gigi, sebaiknya Anda mengurangi makanan manis dan berkumur menggunakan air putih setelah makan. Akan jauh lebih baik lagi jika Anda menggosok gigi setelah mengkonsumsi makanan dan minuman manis. 

7. Tidak Merokok

Salah satu cara mencegah timbulnya karang gigi yaitu dengan tidak merokok. Perokok aktif memiliki risiko yang lebih besar terhadap plak yang pada akhirnya berubah menjadi karang gigi. 

Rongga mulut yang terpapar oleh bahan kimia dari rokok akan jauh lebih sulit sembuh jika terinfeksi, karena bahan-bahan kimia tersebut akan memblokir asupan oksigen dari aliran darah menuju gusi. 

8. Periksa Rutin ke Dokter Gigi

Cara mencegah timbulnya karang gigi dengan periksa ke dokter gigi secara rutin, Sumber: drfrankhackman.com
Cara mencegah timbulnya karang gigi dengan periksa ke dokter gigi secara rutin, Sumber: drfrankhackman.com

Pemeriksaan dan perawatan rutin tiap 6 bulan sekali sangat penting untuk mencegah munculnya karang gigi dan menjaga kesehatan gigi secara keseluruhan. Dokter gigi bisa mendeteksi karang gigi yang mulai terbentuk jauh lebih awal, sehingga bisa memberi tindakan perawatan yang tepat sebelum karang gigi menyebabkan kerusakan gigi yang lebih parah. 

Selain mencegah munculnya karang gigi, kunjungan rutin ke dokter gigi juga akan membantu Anda mencegah gigi berlubang, penyakit gusi, atau infeksi di rongga mulut karena dokter akan memeriksa gigi dan gusi secara menyeluruh. Pemeriksaan secara menyeluruh juga bisa mendeteksi masalah gigi dan gusi yang mungkin membutuhkan penanganan lebih lanjut. 

Bahaya Karang Gigi yang Tidak Ditangani

Karang gigi yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan peradangan di gusi. Peradangan yang semakin parah bisa membuat gusi berdarah saat Anda sedang menggosok gigi. Bahkan tidak jarang juga orang yang mengalami gusi berdarah secara tiba-tiba saat mengalami radang gusi. 

Radang gusi akibat tumbuhnya karang gigi yang tidak segera ditangani oleh dokter maka bisa membuat jaringan di sekitarnya mengalami kerusakan. Lama-kelamaan hal tersebut membuat gigi menjadi goyah dan akhirnya lepas dari soketnya. Jadi pastikan Anda melakukan kontrol tiap 6 bulan sekali atau periksa gigi secara rutin sesuai anjuran dokter. 

Meskipun belum mencapai 6 bulan sejak kunjungan terakhir Anda ke dokter gigi, namun jika sudah mengalami masalah gigi seperti munculnya karang gigi sebaiknya Anda langsung berkunjung ke klinik gigi Palembang. 

Zahara Dental Care merupakan klinik gigi yang melayani pemeriksaan gigi secara rutin, scaling gigi untuk membersihkan plak dan karang gigi serta perawatan lain yang mungkin Anda butuhkan. Jadwalkan kunjungan Anda sekarang dan dapatkan gigi yang sehat dengan perawatan di Zahara Dental Care.

Telah diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp