Manfaat behel gigi untuk kesehatan memang sangat banyak, sehingga tidak sedikit orang yang tertarik untuk menggunakannya. Meskipun banyak manfaatnya, bukan berarti perawatan gigi yang satu ini tanpa resiko.

Ada beberapa resiko kesehatan yang mengintai jika Anda menggunakan behel. Terutama jika pemasangan behel gigi tidak dilakukan di tempat yang semestinya. Atau pemasangan dilakukan tanpa perhitungan yang tepat dan perawatan rutin ke dokter gigi.

Manfaat Behel Gigi untuk Kesehatan

Manfaat behel gigi untuk kesehatan gigi, Sumber: opaldentalindonesia.com
Manfaat behel gigi untuk kesehatan gigi, Sumber: opaldentalindonesia.com

Behel atau kawat gigi adalah alat ortodontis untuk merapikan gigi dan rahang yang tidak sejajar. Tujuan utamanya adalah untuk menyelaraskan gigi dan memaksimalkan gigitan. Berikut ini adalah beberapa manfaat penggunaan behel gigi untuk kesehatan:

1. Melindungi Gigi dari Kerusakan

Pola gigi yang tidak rata atau masalah ortodontik lainnya dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi seperti gigi depan yang menonjol. Kondisi ini memerlukan perlindungan ekstra untuk menjaga kesehatan gigi.

Behel berperan sebagai pelindung yang efektif untuk membantu mencegah dampak buruk dari pola gigi yang tidak teratur. Selain itu, behel juga berfungsi untuk menjaga gigi tetap sehat dan terhindar dari resiko kerusakan gigi yang lebih lanjut.

2. Meningkatkan Kesehatan Gigi

Salah satu manfaat behel gigi untuk kesehatan adalah membantu mengatasi berbagai masalah ortodontik. Seperti gigi yang tidak sejajar, penumpukan plak, gigi yang berantakan, gigitan yang salah, serta masalah gusi dan bakteri. 

Dengan menggunakan kawat gigi, struktur gigi dapat diselaraskan sehingga membuatnya lebih mudah dibersihkan. Gigi yang terjaga kesehatannya tentu akan lebih kuat dan mampu bertahan untuk waktu yang lebih lama.

3. Memperbaiki Gigitan

Manfaat ketiga dari pemasangan behel adalah membantu mereka yang kesulitan mengunyah atau menggigit makanan akibat gigi yang tidak rata. Jika tidak ditangani, masalah ini bisa berdampak pada gangguan pencernaan dan kekurangan gizi. 

Behel berfungsi untuk merapikan susunan gigi Anda, sehingga proses mengunyah menjadi lebih lancar. Makanan yang dikunyah dengan benar akan lebih mudah dicerna, sehingga perut kembung, sembelit, atau bahkan gangguan lambung bisa diminimalisir.

4. Senyum yang Indah

Senyum yang indah dan gigi yang rapi adalah manfaat yang bisa Anda peroleh jika memasang behel gigi. Behel membantu merapikan gigi yang tidak sejajar dan memperbaiki susunan gigi yang berantakan.

Perubahan ini tidak hanya meningkatkan penampilan fisik, tetapi juga memberi berdampak positif pada rasa percaya diri Anda. Jadi, Anda bisa bebas dari rasa malu atau canggung saat tersenyum di depan orang lain.

5. Mencegah Kerusakan Tulang Rahang

Kerusakan tulang rahang bisa disebabkan oleh ketidaksejajaran gigi. Dengan merapikan gigi menggunakan behel, maka resiko tersebut bisa dihindari. Tulang rahang bisa rusak jika terlalu banyak mendapat tekanan dari gigi ketika Anda sedang mengunyah makanan.

Kerusakan tulang rahang juga bisa terjadi jika tekanan yang diberikan oleh gigi tidak tersebar secara merata. Bagian rahang yang kurang mendapat rangsangan biasanya akan lebih mudah mengalami erosi tulang.

6. Melindungi Mulut

Tahukah Anda bahwa manfaat behel gigi untuk kesehatan salah satunya adalah untuk melindungi mulut dari gigitan?. Gigi yang tidak rapi cenderung menonjol akan membuatnya lebih mudah melukai mulut dan lidah.

Mulut dan lidah yang terluka karena tergigit bisa berubah menjadi sariawan yang terasa nyeri dan menyulitkan makan. Sedangkan gigi yang berada di tempat yang semestinya akan meminimalisir kejadian tersebut. 

Resiko Penggunaan Behel Gigi

Batas usia pasang behel, Sumber: singortho.com
Resiko menggunakan behel gigi, Sumber: singortho.com

Setelah membahas tentang manfaat behel gigi untuk kesehatan yang tentunya sangat menguntungkan. Kini saatnya Anda juga perlu mengetahui resiko penggunaan behel gigi supaya lebih waspada dan siap dengan segala sesuatu yang mungkin terjadi.

1. Nyeri pada Gigi

Nyeri pada gigi yang Anda rasakan sebenarnya merupakan reaksi yang wajar terjadi. Nyeri tersebut berasal dari tekanan yang diberikan oleh kawat gigi. Rasa nyeri biasanya mulai terasa setelah proses pemasangan kawat.

Anda tidak perlu khawatir karena rasa nyeri akan hilang seiring dengan berjalannya waktu atau sekitar 1 sampai 2 hari. Umumnya orang-orang akan merasakan nyeri pada gigi bagian depan dan jarang terjadi pada gigi bagian belakang.

2. Timbul Sariawan

Ketika ada benda asing yang masuk ke dalam mulut, tentu tubuh secara alami akan melakukan adaptasi. Proses adaptasi tersebut menimbulkan sariawan karena terjadinya gesekan antara pipi bagian dalam atau bibir dengan kawat gigi.

Jika Anda mengalami sariawan karena penggunaan behel, maka bisa diatasi dengan penggunaan lilin ortho. Akan tetapi apabila luka tersebut diakibatkan oleh kawat yang terlalu tajam maka perlu segera ke dokter agar dipotong atau diperhalus.

3. Resorpsi Akar

Resiko pemasangan kawat gigi yang perlu Anda waspadai adalah terjadinya resorpsi akar gigi. Lebih parahnya resorpsi akar tidak hanya bisa terjadi pada satu gigi saja, akan tetapi bisa saja terjadi pada beberapa akar sekaligus.

Resorpsi akar gigi jika tidak Anda tangani, maka akan menjalar menjadi kematian akar gigi. Selain itu, kondisi ini juga bisa membuat jaringan penyangga gigi rusak. Resorpsi akar seringkali terjadi pada orang yang sudah menggunakan kawat gigi terlalu lama. 

4. Deklasifikasi

Semua orang perlu menjaga kebersihan gigi dan mulut. Terlebih jika Anda merupakan pengguna kawat gigi, maka harus lebih ekstra dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Jika Anda mengabaikan kebersihan gigi dan mulut, maka ada resiko deklasifikasi yang mengintai.

Deklasifikasi terjadi jika Anda kekurangan kalsium yang ditandai dengan munculnya bercak putih pada gigi. Bercak tersebut lama-lama bisa berkembang menjadi karies apabila kuman dan bakteri yang terjebak di antara gigi dan gusi tidak dibersihkan.

4. Penyakit Periodontal

Selain karena kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, penyakit periodontal bisa terjadi jika Anda tidak rutin kontrol kawat gigi ke dokter. Bagian sela-sela antara kawat behel dan gigi memang cukup sulit dibersihkan.

Oleh karena itu, sela-sela tersebut menjadi tempat terangkutnya sisa-sisa makanan yang menjadi sumber makanan kuman dan bakteri. Awalnya hal tersebut akan menimbulkan radang gusi dan lama kelamaan akan berkembang menjadi penyakit periodontal.

5. Alergi

Tidak semua orang cocok dengan kawat gigi karena ada sebagian pasien yang mengeluh mengalami gejala alergi setelah melakukan pemasangan behel gigi. Pemicu alergi pada behel gigi biasanya berasal dari bahan lateks, kromium, resin akrilik atau nikel.

Alergi behel gigi biasanya ditandai dengan gingivitis, hiperplasia gingiva, sindrom mulut terbakar, deskuamasi bibir, cheilitis angular, periodontitis atau metalik rasa. Selain alergi, pemasangan behel juga beresiko menyebabkan hipersensitivitas.

Itulah 6 manfaat behel gigi untuk kesehatan beserta risiko yang mungkin Anda alami. Untuk meminimalisir terjadi resiko seperti yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya Anda melakukan pemasangan behel di dokter gigi. 

Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com
Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com

Salah satu rekomendasi dokter gigi Palembang yang bisa membantu Anda memasang kawat gigi dengan aman dan nyaman ada di Zahara Dental Care. Dokter gigi di klinik kami telah terlatih dan terbiasa memasang behel gigi untuk berbagai kalangan usia.

Selain pemasangan behel gigi, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan kawat gigi bekerja dengan maksimal dan tidak ada resiko yang bisa membahayakan kesehatan. 

Telah di verifikasi oleh 

drg. Siti nita Zahara

Whatsapp