Dalam menjaga kesehatan gigi, tindakan sederhana seperti menyikat gigi ternyata memiliki dampak yang cukup besar. Tips menyikat gigi yang tepat tidak hanya membantu menjaga kebersihan mulut, tetapi juga mencegah berbagai masalah kesehatan gigi dan gusi.
Menyikat gigi yang benar bisa dimulai dari memilih sikat gigi yang benar hingga teknik menyikatnya. Setiap detail memiliki peran penting dalam mencapai kebersihan gigi yang lebih optimal.Â
Tips Menyikat Gigi yang Baik dan Tepat

Sikat gigi merupakan perawatan dasar yang harus dilakukan oleh semua orang. Namun sayangnya belum banyak orang tahu cara menyikat gigi secara tepat. Hal ini membuat kebiasaan baik yang sudah dijalankan kurang memberi dampak yang signifikan.
Bahkan tidak sedikit juga orang yang mengalami masalah kesehatan gigi karena kesalahan dalam teknik menyikat. Metode sikat gigi yang dilakukan secara kurang tepat tidak mampu mengangkat sisa kotoran dan plak yang menempel di gigi.
Memahami cara menyikat gigi secara tepat bisa membuat Anda mencegah terjadinya berbagai masalah gigi seperti karies, plak, hingga radang gusi. Berikut ini adalah beberapa tips menyikat yang bisa Anda praktekkan.
1. Pilihlah Sikat dan Pasta Gigi yang Tepat
Memilih sikat gigi dan pasta gigi secara tepat merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda. Sebelum menyikat gigi, pastikan Anda telah memilih sikat gigi dan pasta gigi yang benar.
Sikat gigi yang ideal memiliki bulu sikat yang halus dan lembut serta ukuran kepala sikat yang sesuai dengan rongga mulut Anda. Ukuran sikat gigi yang tepat akan bisa mencapai semua area gigi dengan baik dan mengurangi risiko perdarahan gusi.
Pilihlah pasta gigi yang mengandung bahan-bahan herbal seperti ekstrak eucalyptus dan fennel untuk membantu menghilangkan bau mulut dan membunuh bakteri penyebab infeksi di dalam mulut. Selain itu pilih juga pasta gigi yang mengandung fluoride.
Pasta gigi dengan kandungan flouride dianjurkan karena bisa membantu memperkuat enamel gigi dan mencegah kerusakan gigi.
2. Menyikat Gigi Secara Perlahan
Tips menyikat gigi yang masih jarang orang lakukan yaitu menyikat gigi secara perlahan. Kebanyakan orang menyikat gigi dengan terlalu keras dan tergesa-gesa. Padahal tindakan tersebut sangat tidak tepat.
Cara yang benar dalam menyikat gigi yaitu letakkan bulu sikat pada permukaan gigi dekat gusi dengan sudut 45 derajat. Hal ini memungkinkan sikat membersihkan gigi dan gusi dengan efektif tanpa menyebabkan iritasi.
Selanjutnya sikat gigi secara perlahan selama dua menit. Hindari menyikat terlalu keras karena hal itu dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan sensitivitas gigi meningkat. Menyikat terlalu keras juga dapat menyebabkan perdarahan gusi dan peradangan.
3. Perhatikan Gerakan dalam Menyikat

Saat menyikat gigi, lakukan dengan gerakan melingkar dan berlawanan arah jarum jam. Lakukan selama 20 detik pada gigi depan dan gigi geraham. Gerakan melingkar bisa membantu membersihkan plak dan sisa makanan yang menempel di celah gigi dan gusi.
Setelah melakukan gerakan melingkar, penting untuk melanjutkan dengan gerakan maju-mundur perlahan di bagian belakang gigi atas dan bawah. Tujuannya untuk membersihkan gigi secara menyeluruh, termasuk area yang sulit dijangkau.
Disarankan untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari yaitu pagi dan malam sebelum tidur, untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi Anda. Konsistensi dalam rutinitas menyikat gigi sangat penting.
Jangan lupa ganti sikat gigi secara teratur setiap 3-4 bulan atau lebih sering jika diperlukan. Jangan tunggu sampai sikat gigi mekar baru Anda menggantinya. Karena tentu saja sikat gigi yang sudah mekar tidak bisa membersihkan kotoran dengan baik.
4. Periksa Kebersihan Gigi dengan Lidah
Tips menyikat gigi yang selanjutnya yaitu memeriksa dengan lidah. Setelah menyikat gigi, periksa kebersihan gigi dengan meraba permukaannya menggunakan lidah merupakan langkah tambahan yang penting dalam menjaga kebersihan mulut secara menyeluruh.
Jika permukaan gigi terasa halus saat disentuh dengan lidah, itu menandakan bahwa gigi sudah bersih dan bebas dari sisa-sisa plak. Hal ini menunjukkan bahwa Anda telah menyikat gigi dengan baik sehingga sudah tidak ada sisa-sisa makanan.
Namun, jika permukaan gigi masih terasa kasar atau berlekuk saat disentuh dengan lidah, itu menandakan bahwa masih ada sisa-sisa plak yang menempel pada gigi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa proses menyikat gigi belum sepenuhnya efektif.
5. Membersihkan Permukaan Lidah
Setelah menyikat gigi, membersihkan permukaan lidah juga merupakan langkah penting dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Anda bisa menggunakan alat pembersih lidah khusus atau bagian belakang sikat gigi untuk melakukannya.
Pertama tempatkan alat pembersih lidah atau bagian belakang sikat gigi di bagian belakang lidah Anda, dekat pangkal lidah. Lakukan gerakan perlahan ke depan menuju ujung lidah. Tujuannya adalah untuk menghilangkan bakteri dan sisa-sisa makanan.
Bakteri dan sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan lidah bisa menjadi penyebab bau mulut. Lakukan gerakan ini dengan hati-hati dan perlahan, hindari memberikan tekanan yang terlalu keras yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Setelah selesai membersihkan lidah, jangan lupa bilas alat pembersih lidah atau bagian belakang sikat gigi dengan air bersih. Kemudian simpan di tempat yang bersih dan kering untuk digunakan kembali.
6. Menggunakan Benang Gigi dan Berkumur

Selain menyikat gigi, menggunakan benang gigi adalah langkah penting membersihkan sisa makanan dan plak yang tidak bisa dijangkau menggunakan sikat gigi. Benang gigi membantu membersihkan kotoran yang terperangkap di sela-sela gigi.
Menggunakan benang gigi secara teratur bisa mencegah pembentukan plak dan mengurangi risiko terjadinya kerusakan gigi maupun penyakit gusi. Setelah menggunakan benang gigi, berkumurlah dengan air bersih atau obat kumur tanpa alkohol.
Penggunaan obat kumur tanpa alkohol juga dapat membantu mengurangi risiko iritasi pada gusi dan memberikan rasa segar dalam mulut.
7. Menyikat Gigi secara Rutin
Tips menyikat gigi yang terakhir yaitu menyikat gigi secara rutin. Disarankan untuk menyikat gigi setidaknya 2-3 kali sehari, terutama setelah makan dan sebelum tidur. Meskipun penting untuk menyikat gigi secara teratur, hindari menyikat gigi terlalu sering.
Menyikat gigi terlalu sering, terutama dengan tekanan yang berlebihan dapat mengakibatkan abrasi pada enamel gigi dan merusak jaringan gusi. Sebagai alternatif, Anda bisa membersihkan mulut dengan cara berkumur menggunakan air.
Menyikat gigi secara rutin dengan frekuensi yang seimbang bisa menjaga kesehatan gigi tanpa merusak enamel.
Rekomendasi Dokter Gigi Palembang
Menyikat gigi saja tentu tidak cukup untuk memastikan gigi Anda bersih dan bebas dari penyakit. Oleh karena itu, selain menyikat gigi menggunakan cara yang tepat sebanyak dua kali sehari, Anda juga perlu periksa gigi secara rutin ke dokter spesialis gigi.

Rekomendasi klinik gigi yang didukung oleh para dokter gigi Palembang yang profesional ada di Zahara Dental Care. Klinik kami juga dilengkapi dengan peralatan canggih dan teknologi terkini untuk memberikan layanan terbaik dalam perawatan gigi Anda.Â
Jadwalkan kunjungan Anda sekarang dan dapatkan perawatan gigi yang lengkap mulai dari pembersihan karang gigi, pemasangan implan gigi, pemasangan behel, atau perawatan gigi lainnya hanya di Zahara Dental Care.
Telah Diverifikasi,
drg. Siti Nita Zahara


