Pernahkah Anda merasakan rasa sakit kepala ketika sedang mengalami permasalan pada gigi? Tidak hanya datang pada kondisi tersebut, tetapi rasa nyeri di kepala tersebut bisa datang dari banyak faktor. Sakit yang dirasakan pun bervariasi, ada yang ringan hingga rasa nyeri yang sangat menusuk. Agar sakit tersebut dapat hilang dengan segera, bagaimana kah cara mengatasinya?

Timbulnya rasa nyeri tersebut terkadang datang secara bertahap atau bahkan secara mendadak. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit kepala datang. Umumnya, penyakit ini disebabkan dari pola hidup yang kurang baik, sehingga memicu terjadinya nyeri pada bagian kepala. Misalnya saja pola hidup makan yang tidak sehat atau pola tidur yang tidak beraturan.

Ketidaknyamanan seseorang yang menderita sakit kepala biasanya dapat membuyarkan konsentrasi pada saat ia sedang melakukan aktivitas tertentu. Oleh sebab itu, tidak jarang para penderita penyakit ini selalu mengkonsumsi obat-obatan yang berkhasiat dalam menyembuhkan sakit tersebut. Namun, jenis obat apakah yang disarankan agar penyakit tersebut bisa diatasi dengan benar?

Pengertian Sakit Kepala

Rasa nyeri yang timbul pada bagian kepala, Sumber: Harvard Health
Rasa nyeri yang timbul pada bagian kepala, Sumber: Harvard Health

Sakit kepala merupakan penyakit yang menimbulkan rasa nyeri yang dapat muncul secara perlahan maupun secara tiba-tiba. Rasa nyeri ini dapat muncul di salah satu sisi saja, terpusat pada titik tertentu, atau bahkan menyebar hingga rasa nyeri tersebut bisa dirasakan pada seluruh bagian kepala.

Beberapa orang bisa jadi merasakan sakit kepala dengan jangka waktu yang berbeda-beda. Ada penderita yang merasakan nyeri pada kepala, namun hanya berlangsung selama beberapa menit atau jam. Tetapi, ada juga penderita yang merasakan sakit sampai berhari-hari.

Jenis atau karakteristik dari rasa nyeri pada kepala juga beragam. Mulai dari rasa nyeri tajam yang menusuk, rasa nyeri tumpul, nyeri konstan, hingga nyeri yang disertai dengan sensasi berdenyut.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO), setidaknya sebanyak 50 persen dari populasi orang dewasa di dunia memiliki gejala sakit kepala. Namun, pada dasarnya rasa nyeri pada kepala ini bisa menyerang siapa saja. Mulai dari usia anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang yang sudah lanjut usia.

Jenis-jenis Sakit Kepala

Secara umum, rasa nyeri yang biasa timbul di kepala dibagi atas dua jenis. Untuk memahami kedua jenis sakit kepala tersebut, simak penjelasannya berikut ini.

1. Sakit Kepala Primer

Jenis yang pertama ini pada dasarnya timbul disebabkan struktur kepala termasuk dalam kategori rentan terhadap rasa nyeri yang dipicu dari bekerja terlalu keras atau sedang mengalami masalah. Kondisi ini tidak disebabkan dari masalah kesehatan lain, tetapi juga dapat disebabkan dari faktor genetik.

Pada bagian ini terbagi lagi dalam beberapa jenis, diantaranya adalah sakit kepala tegang (tension headache) yang mana rasa nyeri ini datang secara perlahan dan akan memuncak pada siang hari. Rasa nyeri yang dialami tidak hanya pada bagian kepala, tetapi juga menjalar ke bagian leher.

Jenis yang kedua adalah migrain, salah satu penyakit yang umumnya dirasakan ketika sakit kepala. Jenis penyakit ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang sulit dibendung dan ditambah dengan sensasi berdenyut yang biasanya dirasakan hanya pada satu sisi kepala.

Selanjutnya adalah sakit kepala cluster (cluster headache), yang artinya rasa nyeri yang memiliki siklus atau periode cluster. Rasa sakit dan nyeri dapat terjadi hanya satu kali sampai delapan kali dalam sehari selama sekitar 20 menit atau bahkan sampai dua jam. Kondisi tersebut dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Yang terakhir adalah sakit kepala hipnik (hypnic headache), yang mana rasa nyeri ini biasanya dialami oleh kategori usia dewasa hingga usia lanjut yaitu antara 40-80 tahun. Rasa sakit biasanya muncul pada malam hari dan berlangsung selama 15-60 menit.

2. Sakit Kepala Sekunder

Sakit kepala sekunder umumnya adalah gejala dari suatu kondisi kesehatan lain yang bisa mengaktifkan saraf yang sensitif terhadap rasa nyeri pada kepala. Dengan kata lain, rasa nyeri pada kepala yang dirasakan bisa jadi merupakan tanda atau gejala adanya penyakit lain yang ada di dalam tubuh Anda.

Adakah Hubungan Sakit Kepala dengan Sakit Gigi?

Pada umumnya, hampir sebagian besar orang yang memiliki permasalahan gigi juga mengalami rasa nyeri pada bagian kepala. Faktanya, kepala dan wajah terdiri dari ribuan saraf serta otot-otot yang bertugas meneruskan rangsangan seperti rasa nyeri kepada otak dan sistem saraf pusat.

Hampir semua kasus permasalahan pada gigi yang juga disertai rasa nyeri pada kepala melibatkan saraf trigeminal. Jadi, berdasarkan itulah permasalahan gigi menjadi salah satu penyebab langsung yang mampu memicu datangnya rasa nyeri pada kepala. Pernyataan ini juga didukung oleh sebuah jurnal penelitian dari Molina et al yang menyatakan bahwa 23,5 persen penyakit gigi memiliki hubungan dengan penyebab sakit kepala.

Meski begitu, tidak semua penyakit gigi dapat mengakibatkan sakit kepala. Beberapa penyakit gigi yang dapat menimbulkan efek pada kepala diantaranya adalah sebagai berikut:

Sakit kepala yang timbul akibat permasalahan gigi, Sumber: Sakit kepala yang timbul akibat permasalahan gigi, Sumber: regionalneurological.com
Sakit kepala yang timbul akibat permasalahan gigi, Sumber: Sakit kepala yang timbul akibat permasalahan gigi, Sumber: regionalneurological.com

1. Gangguan Sendi Rahang

Sendi rahang berada pada area pertemuan antara tulang tengkorak dan rahang bawah, sedangkan otot-ototnya berada di samping kiri dan kanan wajah untuk mengontrol pergerakan sendi. Apabila otot-otot tersebut tidak bekerja secara semestinya, maka akan menimbulkan rasa sakit yang parah. Salah satunya adalah nyeri pada kepala.

2. Abses atau Infeksi pada Gigi

Gigi yang berlubang dan gigi yang mengalami retakan dapat memicu terjadinya abses atau infeksi pada gigi. Kondisi seperti ini dapat memicu peradangan pada gigi atau pada jaringan di sekeliling gigi yang meliputi saraf bagian wajah. Apabila infeksi gigi mengenai bagian saraf wajah tersebut, akibatnya dapat memberikan efek rasa nyeri berdenyut yang luar biasa, mulai dari area rahang, wajah, hingga bagian kepala.

3. Infeksi Pasca Pencabutan Gigi (Dry Socket)

Salah satu efek negatif yang ditimbulkan akibat tidak melakukan instruksi dokter pasca tindakan pencabutan gigi adalah dry socket atau infeksi yang terjadi pasca pencabutan gigi. Kondisi ini terjadi pada permukaan tulang yang dialami setelah pencabutan gigi. Keluhan dari pasien yang mengalami kondisi ini yaitu rasa nyeri di area gigi yang dicabut, lalu melebar ke daerah wajah, bagian atas kepala, lalu turun ke bagian leher.

Cara Cepat Mengatasi Sakit Kepala Ringan

Setiap pengobatan dari sebuah penyakit tidak bisa disama ratakan. Begitu juga dengan rasa nyeri di kepala. Pengobatan untuk penderita sakit kepala tergantung pada penyebab dan gejala yang dialaminya. Apabila tidak ada gejala lain yang berbahaya, maka penyakit tersebut dapat diredakan dengan obat-obatan yang dapat dibeli di apotek, seperti paracetamol.

Konsultasi ke dokter, Sumber: goqii.com
Konsultasi ke dokter, Sumber: goqii.com

Akan tetapi, jika sakit yang dirasakan dirasa mengkhawatirkan ataupun terdapat gejala lain yang patut dicurigakan, maka langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsultasikannya kepada dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai dengan penyakit yang dialami.

Tentunya, penyakit nyeri yang dirasakan di kepala dapat dicegah dengan mengatur pola hidup yang sehat. Diantaranya mengkonsumsi makan-makanan yang bergizi, beristirahat yang cukup, dan rutin berolahraga.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai permasalahan nyeri pada kepala beserta dengan penyebab-penyebabnya. Jika Anda mengalami rasa nyeri pada gigi dibarengi dengan nyeri pada bagian kepala, maka segeralah untuk berkonsultasi kepada dokter gigi. Anda dapat melakukan konsultasi via online dengan menghubungi kontak WhatsApp Zahara Dental Care, klinik gigi Palembang yang memiliki layanan profesional dalam menangani berbagai permasalahan pada gigi Anda.

Telah diverifikasi,


Drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp