Pertolongan pertama sakit gigi harus diketahui oleh semua orang karena nyeri gigi bisa datang secara tiba-tiba dan sangat mengganggu. Jika sudah terlanjur terjadi, rasa tidak nyaman akan membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
Apalagi ketika sakit gigi muncul di tengah aktivitas atau sedang menikmati momen liburan bersama anak balita atau bayi Anda. Tentu saja kondisi tersebut tentu bisa membuat suasana perjalanan menjadi kurang nyaman.
Salah satu kondisi yang paling sering dialami adalah gigi geraham nyeri. Hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti gigi berlubang, infeksi, atau tumbuhnya gigi bungsu. Rasa nyeri ini sering kali terasa menusuk atau berdenyut.
Pertolongan Pertama Sakit Gigi
Saat sakit gigi tiba-tiba muncul dan Anda belum sempat datang ke dokter gigi, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa sakit tersebut. Berikut adalah beberapa diantaranya:
1. Berkumur dengan Air Garam

Cara paling sederhana dan efektif saat mengalami sakit gigi adalah dengan berkumur menggunakan air garam. Larutan air garam memiliki sifat antiseptik alami yang mampu membantu membersihkan mulut dari bakteri.
Meski tidak dapat menyembuhkan penyebab utama dari nyeri gigi, berkumur air garam dapat membantu mengurangi peradangan pada gusi dan jaringan di sekitar gigi sekaligus memberikan efek menenangkan.
Cara tersebut juga dapat membantu mengeluarkan sisa makanan yang mungkin tersangkut di sela-sela gigi, terutama jika nyeri disebabkan oleh iritasi ringan. Untuk hasil yang lebih maksimal, larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.
Setelah itu gunakan untuk berkumur selama 30 detik dan buang. Lakukan beberapa kali dalam sehari untuk meredakan nyeri. Namun perlu diingat bahwa metode ini hanya bersifat sementara sehingga Anda tetap harus ke dokter.
2. Mengunyah Bawang

Ketika sakit gigi kambuh secara tiba-tiba, Anda bisa meredakannya dengan menggunakan salah satu bahan dapur yaitu bawang putih. Bawang putih dikenal mengandung senyawa alami yang bersifat antiseptik dan antimikroba.
Senyawa alami tersebut mampu melawan bakteri penyebab infeksi di area gigi. Kandungan allicin yang terkandung didalam bawang putih berfungsi sebagai pereda nyeri dan dapat membantu mengurangi peradangan secara alami.
Cara ini sangat berguna ketika Anda mengalami sakit gigi pada waktu yang tidak memungkinkan untuk segera ke dokter, seperti di tengah malam. Mengunyah bawang putih bisa menjadi solusi darurat untuk mengurangi rasa sakit.
Namun mengunyah bawang putih tidak disarankan untuk penderita GERD atau orang dengan sistem pencernaan yang sensitif. Hal itu karena bawang putih mentah dapat memicu sakit perut atau rasa tidak nyaman pada lambung.
3. Pijat di Area Rahang

Salah satu bentuk pertolongan pertama sakit gigi yang bisa dilakukan dengan mudah adalah dengan teknik pijat pada area rahang. Memijat titik tertentu di sekitar wajah terbukti dapat membantu meredakan rasa nyeri meskipun bersifat sementara.
Titik pijat yang dimaksud terletak pada area otot di depan daun telinga atau tepatnya di antara rahang atas dan bawah. Area ini biasanya mudah dideteksi karena terlihat lebih menonjol ketika Anda membuka dan menutup mulut.
Berikan pijatan lembut dan pijatan berulang di titik tersebut selama beberapa menit. Cara tersebut bisa membuat aliran darah meningkat dan ketegangan otot pun berkurang. Otot yang rileks akan membuat rasa sakit pada rahang atau gigi bagian bawah bisa sedikit mereda.
Meskipun hanya memberikan efek sementara, memijat rahang dapat menjadi solusi pertolongan pertama sakit gigi yang patut dicoba sebelum mendapatkan penanganan medis yang lebih tepat dari dokter gigi atau tenaga profesional.
4. Kompres Menggunakan Es

Mengompres area pipi dengan es adalah salah satu metode pertolongan pertama yang efektif untuk meredakan sakit gigi, terutama jika disertai pembengkakan. Caranya cukup mudah, Anda cukup memasukkan beberapa bongkah es ke dalam plastik kecil.
Kemudian bungkus es menggunakan kain tipis agar tidak langsung mengenai kulit. Tempelkan kompres tersebut pada sisi wajah yang terasa sakit sekitar 15 menit. Suhu dingin akan membuat saraf-saraf di sekitar gigi menjadi mati rasa atau kebas sementara.
Hal tersebut bisa membuat rasa nyeri atau ngilu pun berkurang. Selain itu, kompres es juga membantu memperkecil pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan yang mungkin terjadi akibat peradangan.
Cara ini bisa diterapkan sebagai langkah awal sebelum mendapatkan perawatan medis, apalagi jika sakit muncul secara tiba-tiba di malam hari. Meski efeknya hanya sementara, ini bisa menjadi pilihan praktis untuk mengatasi rasa sakit yang mengganggu.
5. Minum Obat Pereda Nyeri

Obat seperti ibuprofen atau paracetamol dapat membantu meredakan rasa sakit dan mengurangi peradangan pada jaringan sekitar gigi. Obat-obatan ini bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin.
Prostaglandin adalah senyawa dalam tubuh yang memicu rasa sakit. Dengan begitu, rasa ngilu atau nyeri yang mengganggu dapat diredam untuk sementara waktu. Namun, penting untuk selalu membaca petunjuk penggunaan dan mematuhi dosis yang dianjurkan.
Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengkonsumsi obat lain, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker. Meski obat pereda nyeri efektif dalam jangka pendek, solusi ini tetap bersifat sementara.
Penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping serius seperti kerusakan hati, ginjal, gangguan pencernaan, dan ketergantungan. Ingat, obat ini hanya untuk meredakan gejala sementara, bukan menyembuhkan penyebab utamanya.
6. Mengunyah Potongan Jahe

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Ayurveda and Integrative Medicine menyebutkan bahwa jahe memiliki potensi sebagai obat herbal yang efektif untuk meredakan nyeri dan peradangan, termasuk ketika seseorang mengalami sakit gigi.
Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan jahe dalam meredakan nyeri hampir sebanding dengan obat antiinflamasi nonsteroid. Hal ini menjadikan jahe sebagai alternatif alami bagi Anda yang ingin menghindari konsumsi obat kimia secara berlebihan.
Selain digunakan sebagai pertolongan pertama sakit gigi, jahe juga bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri setelah Anda menjalani prosedur perawatan gigi, seperti pencabutan atau perawatan saluran akar.
Jahe bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk, misalnya dengan mengunyah potongan kecil jahe segar, menyeduhnya menjadi teh hangat, atau mencampurkannya ke dalam minuman herbal lain.
7. Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh dikenal sebagai salah satu solusi alami yang efektif untuk meredakan sakit gigi dan peradangan di sekitar mulut. Berdasarkan jurnal Biomolecules, minyak cengkeh mengandung senyawa aktif bernama eugenol yang berfungsi sebagai antiseptik alami.
Eugenol memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri dan mengurangi rasa nyeri secara signifikan. Oleh karena itu bahan ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional maupun modern untuk mengatasi masalah kesehatan mulut dan gigi.
Untuk penggunaannya cukup meneteskan minyak cengkeh ke sepotong kapas kecil, lalu tempelkan langsung ke gigi yang terasa sakit. Anda bisa melakukannya beberapa kali dalam sehari agar hasilnya lebih maksimal.
Jika Anda merasa kurang nyaman menggunakan kapas, alternatif lain bisa dengan mencampurkan beberapa tetes minyak cengkeh ke dalam segelas air hangat, kemudian gunakan sebagai obat kumur.
Demikian beberapa tindakan pertolongan pertama sakit gigi yang bisa Anda lakukan di rumah sebelum sempat memeriksakannya ke dokter. Meski gejalanya bisa sedikit reda, penting untuk tetap mencari penanganan profesional agar masalah gigi tidak semakin parah.
Jika Anda membutuhkan penanganan lebih lanjut, segera konsultasikan dengan dokter gigi Palembang terpercaya yang ada di Zahara Dental Care. Selain mengatasi sakit gigi, Anda juga bisa pasang behel, cabut gigi, veneer, dan masih banyak lagi lainnya.
Telah di verifikasi oleh
drg. Siti Nita Zahara


