Memiliki gigi yang berlubang tentunya bukan kondisi yang mengenakkan. Selain tidak bagus jika dilihat, gigi yang berlubang dapat menimbulkan masalah-masalah lain pada kondisi mulut dan gigi. Namun sayangnya masih banyak orang yang meremehkan kondisi tersebut. Jika Anda tidak ingin mengalaminya, simak ulasan mengenai penyebab gigi berlubang berikut ini.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebagian orang masih menyepelekan kondisi gigi yang berlubang. Padahal jika kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa dilakukan tindakan yang tepat, maka lubang pada gigi tersebut dapat menimbulkan nyeri yang luar biasa. Tidak hanya itu saja, tetapi juga bisa menimbulkan infeksi bahkan gigi tanggal.

Faktor utama yang menjadi penyebab gigi berlubang adalah tidak merawat kebersihan gigi dengan baik ditambah dengan mengonsumsi makanan maupun minuman yang merangsang terjadinya lubang pada gigi. Tentunya, ini tidak hanya berlaku bagi anak-anak saja, tetapi orang dewasa maupun lanjut usia juga memiliki potensi yang sama jika tidak melakukan perawatan dengan tepat.

Definisi Gigi Berlubang

Gigi berlubang, Sumber: kompas.com
Gigi berlubang, Sumber: kompas.com

Gigi yang berlubang merupakan kondisi dimana terdapat kerusakan jaringan gigi sehingga menyebabkan terbentuknya lubang pada gigi yang rusak. Umumnya, gigi berlubang terjadi karena adanya bakteri kotor yang menumpuk pada mulut. Bakteri-bakteri itu bisa datang dari sisa makanan atau minuman yang memiliki kadar kemanisan tinggi yang diperparah dengan tidak menjaga kebersihan mulut setelah mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut.

Kondisi yang demikian tidak memiliki batasan usia. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Pada kasus gigi berlubang yang tidak segera ditangani, efek kelanjutannya bisa merusak lapisan gigi hingga ke bagian dalam. Oleh sebab itu, pencegahan merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

Adakah Tanda Awal Gigi Berlubang?

Efek yang dirasakan pada tahap awal ketika terdapat gigi yang berlubang tentunya tidak bisa disamakan kepada setiap orang. Bisa jadi, ada orang yang tidak merasakan tanda atau gejala apapun. Namun pada umumnya, beberapa tanda-tanda awal ini dapat timbul pada kasus gigi yang berlubang. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Sakit gigi
  • Gigi menjadi lebih sensitif
  • Terlihatnya lubang pada gigi
  • Adanya noda coklat pada permukaan gigi
  • Adanya efek nyeri saat menggigit sesuatu
  • Adanya efek nyeri ketika mengonsumsi makanan atau minuman manis, panas maupun dingin

Kenali Berbagai Penyebab Gigi Berlubang

Diantara penyebab gigi berlubang berikut ini dapat terjadi akibat dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Jika kebiasaan itu dihiraukan, maka bukan tidak mungkin kondisi gigi dapat menjadi lebih parah. Untuk itu, hendaknya Anda memperhatikan penyebab-penyebab gigi berlubang di bawah ini agar dapat terhindar dari efek yang lebih berbahaya kedepannya.

1. Kebiasaan Jarang Menyikat Gigi

Setiap permasalahan pada area mulut dan gigi umumnya terjadi disebabkan dari kebiasaan tidak merawatnya dengan benar. Salah satu perawatan standar yang sering diabaikan adalah menyikat gigi secara rutin. Padahal, pada saat seseorang mengonsumsi makanan maupun minuman, akan ada sisa-sisa dari makanan yang menempel baik di permukaan atau sela-sela gigi.

Dari hal itulah yang dapat memunculkan bakteri kotor yang menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan gigi. Jika penumpukan plak gigi tersebut dibiarkan tanpa ada perawatan dengan cara menyikat gigi, maka lama kelamaan permukaannya akan membusuk dan menyebabkan gigi berlubang.

2. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis Terlalu Sering

Makanan manis adalah salah satu penyebab gigi berlubang, Sumber: alliancedental.ca
Makanan manis adalah salah satu penyebab gigi berlubang, Sumber: alliancedental.ca

Mungkin penyebab gigi berlubang satu ini sudah diketahui oleh sebagian besar dari Anda yang membaca ulasan ini. Ya, makanan dan minuman yang memiliki kadar kemanisan terlalu tinggi bisa mengakibatkan efek yang tidak baik bagi kesehatan gigi. Apalagi jika intensitas dalam mengkonsumsinya tidak dikontrol dengan baik.

Padahal, terlalu sering mengkonsumsi yang manis-manis dapat menyebabkan gigi berlubang. Bakteri pada mulut akan menggerogoti sisa-sisa gula yang masih menempel pada permukaan gigi dan menghasilkan asam. Asam tersebut nantinya akan bercampur dengan air liur dan membentuk plak di permukaan gigi.

Jika tidak dibersihkan, plak yang menumpuk itu lama kelamaan akan mengikis lapisan enamel gigi yang jika diabaikan akan menyebabkan adanya lubang pada gigi. Apabila sudah terjadi, maka dampak buruknya adalah Anda akan merasakan nyeri pada saat memakan makanan yang mengandung gula. Tentunya hal ini sangat tidak mengenakan, bukan?

3. Membiarkan Bayi atau Balita Tidur Sambil Meminum Susu dari Botol

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi gigi berlubang dapat terjadi di berbagai rentang usia, termasuk bayi dan balita. Salah satu kebiasaan yang dapat menjadi penyebab gigi berlubang adalah ketika membiasakan mereka tidur sambil meminum susu dari botol susu. Padahal, kebiasaan tersebut dapat berdampak yang tidak baik bagi kesehatan bayi si kecil.

Gigi berlubang ini dapat terjadi akibat kandungan gula dalam susu formula yang dapat menempel pada gigi bayi dalam waktu yang lama. Kandungan gula tersebut akan diubah menjadi asam oleh bakteri yang ada di dalam mulut. Jika permukaan gigi si kecil terus menerus terpapar kandungan asam, maka permukaannya lama kelamaan akan terkikis dan menimbulkan lubang pada gigi.

Agar hal tersebut dapat dicegah, sebaiknya Anda membiasakan untuk menyeka gusi dan gigi si kecil setelah mereka selesai minum susu. Membersihkan gigi dan gusi bayi dan balita sebelum tidur merupakan pencegahan terbaik agar kondisi kesehatan gigi mereka dapat terjaga.

4. Menghiraukan Karang Gigi

Tahukah Anda bahwa efek dari tidak rajin dalam membersihkan gigi secara rutin dapat menyebabkan timbulnya plak yang jika itu dibiarkan makan akan menebal dan mengeras sehingga berubah menjadi karang gigi. Karang gigi umumnya berwarna kecoklatan atau bahkan kehitaman.

Karang gigi tersebut bisa menjadi salah satu penyebab gigi berlubang. Gangguan ini akan memudahkan proses pemecahan lapisan yang ada pada gigi yang diakibatkan oleh kandungan asam yang dikeluarkan oleh bakteri mulut. Efek yang mungkin terjadi adalah munculnya gigi berlubang atau kerusakan gigi lainnya.

Cara Mencegah Penyebab Gigi Berlubang

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya kondisi gigi yang berlubang. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Rutin menyikat gigi dua kali sehari dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Menyikat gigi dengan teknik menggosok gigi dengan cara yang tepat.
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan dental floss atau benang gigi.
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula terlalu tinggi
  • Perbanyak mengonsumsi air putih setiap harinya
  • Rutin mengunjungi dokter gigi minimal enam bulan sekali untuk dilakukan pengecekan
  • Jika sudah terdapat karang gigi, lakukan tindakan membersihkan karang gigi dengan proses scaling gigi

Dimana Bisa Melakukan Tindakan Scaling Gigi?

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa salah satu penyebab gigi berlubang adalah karena adanya plak-plak yang terus menumpuk dan menimbulkan karang gigi. Jika Anda sudah mendapati kondisi gigi Anda seperti ini, maka tindakan yang harus Anda pilih adalah dengan cara membersihkan karang-karang gigi tersebut dengan teknik scaling gigi.

Proses scaling gigi, Sumber: hdmall.id
Proses scaling gigi, Sumber: hdmall.id

Untuk melakukan tindakan ini, Anda tidak bisa melakukannya sendiri tetapi harus dengan tenaga ahli yaitu dokter gigi. Untuk mendapatkan perawatan gigi dan tindakan scaling terbaik dengan harga yang terjangkau, Anda bisa mempercayakannya kepada Zahara Dental Care.

Tidak hanya dapat menghilangkan karang gigi, tetapi tindakan ini juga memiliki banyak manfaat lainnya yang dapat membuat kondisi mulut dan gigi Anda lebih sehat. Jadi, tunggu apa lagi? Segera konsultasikan permasalahan gigi Anda sekarang juga!

Telah diverifikasi,


Drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp