Tidak hanya sakit gigi, ternyata penyakit gusi juga merupakan salah satu gangguan kesehatan mulut yang sering dikeluhkan. Bagaimana tidak, rasa sakit pada gusi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat digunakan untuk makan, sikat gigi, mengunyah, bahkan berbicara.

Penyebab utama dari penyakit gusi ini adalah kebersihan area mulut dan gigi yang tidak terjaga dengan baik. Munculnya penyakit gusi bisa ditandai dengan gejala-gejala ringan bahkan hingga gejala serius. Jika hanya dibiarkan, penyakit gusi tentu akan menjadi lebih parah dan bahkan berakibat fatal.

Macam-Macam Penyakit Gusi

Sariawan pada gusi, Sumber: peeldentalstudio.com.au
Sariawan pada gusi, Sumber: peeldentalstudio.com.au

Terdapat beberapa penyakit gusi yang mungkin sudah pernah kita alami. Mulai dari penyakit yang ringan hingga yang berat. Jika tidak segera diatasi, tentu akan membuatnya semakin parah. Berikut ini merupakan beberapa penyakit yang sering ditemui, antara lain:

1. Sariawan Gusi

Sariawan merupakan luka atau peradangan yang biasa muncul di bibir bahkan di gusi. Sariawan dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. Meskipun sering dianggap sepele, sariawan akan sangat mengganggu bagi penderitanya saat sedang makan, minum, dan berbicara.

Sariawan bisa dialami oleh semua orang, baik anak-anak, remaja, dan juga orang tua. Munculnya sariawan pada gusi biasanya disebabkan karena infeksi jamur, virus, atau bakteri di mulut. Bisa juga karena hormon, kekurangan nutrisi, dan juga faktor keturunan.

2. Gingivitis

Gingivitis atau radang gusi merupakan salah satu penyakit umum akibat inflamasi atau peradangan yang terjadi pada gusi. Penyakit yang satu ini bisa terjadi akibat adanya sisa makanan yang tertinggal di gigi dan lama-kelamaan menjadi plak.

Plak tersebut terdapat bakteri-bakteri yang menyebabkan peradangan pada gusi. Jika dibiarkan dan tidak segera diatasi, hal tersebut bisa membuat gusi menjadi bengkak.

3. Periodontitis

Periodontitis merupakan masalah kesehatan pada gusi yang bisa merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Jika seseorang sudah mengalami periodontitis, maka harus segera diobati.

Karena jika hanya dibiarkan tanpa diobati lebih lanjut, bakteri yang ada di dalam jaringan gusi bisa masuk ke aliran darah dan menyerang organ tubuh lainnya. Misalnya seperti paru-paru dan jantung. Tentu hal ini sangat berbahaya, karena dapat menyerang organ vital kita.

4. Abses Gusi

Abses gusi merupakan infeksi pada gusi yang disertai dengan munculnya nanah pada gusi. Nanah tersebut dapat muncul jika terjadi peradangan pada gusi akibat bakteri yang ada di dalam mulut.

Apa Saja Gejala Penyakit Gusi?

Gangguan kesehatan pada mulut seringkali sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti makan, sikat gigi, bahkan berbicara. Salah satu gangguan mulut yang sering dikeluhkan yaitu sakit gusi. Sebelum munculnya penyakit pada gusi, biasanya kita akan mengalami gejala-gejalanya terlebih dahulu.

Gejala penyakit gusi, Sumber: klikdokter.com
Gejala penyakit gusi, Sumber: klikdokter.com

Terkadang ketika gejala-gejala ringan muncul, kita hanya mengabaikannya saja dan beranggapan bahwa nanti akan sembuh sendiri. Padahal jika kita mengabaikan gejala tersebut justru akan membuat penyakit gusi semakin parah bahkan berakibat fatal. Berikut ini merupakan gejala-gejala penyakit gigi yang perlu kita waspadai, antara lain:

1. Bau Mulut

Gejala yang paling umum yaitu bau mulut yang tak kunjung hilang. Jika Anda merasa sudah menggosok gigi dengan benar dan teratur, namun masih saja mengalami bau mulut bisa jadi hal tersebut adalah gejala dari penyakit gusi.

Meskipun merupakan salah satu gejala dari adanya penyakit pada gusi, bau mulut tentunya sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman jika berbicara dengan orang lain. Alhasil terkadang membuat kita tidak percaya diri.

2. Gusi Bengkak

Terjadinya pembengkakan pada gusi merupakan gejala seseorang yang mengalami penyakit gusi. Biasanya hal ini ditandai dengan kondisi gusi yang menonjol dan ukuran gusi menjadi lebih besar dari biasanya. Bengkak pada gusi ini disertai dengan mulai merasa sakit jika terkena tekanan.

3. Gusi Berubah Warna dan Berdarah

Selain ukuran gusi yang menjadi lebih besar dari ukuran biasanya, gusi yang sakit akan mengalami perubahan warna. Warna gusi yang sakit biasanya akan lebih kemerahan dibandingkan dengan gusi yang tidak sakit. Namun bisa juga, warna gusi berubah menjadi pucat, kebiruan, bahkan kehitaman.

Dalam kasus lain, seseorang yang mengalami penyakit gusi, gusinya akan berdarah saat digunakan untuk menyikat gigi.

4. Nyeri pada Gusi

Gejala lainnya yaitu terasa nyeri pada gusi. Nyeri pada gusi ini biasanya akan sangat terasa jika digunakan untuk makan, mengunyah, bahkan berbicara. Jika Anda sudah merasakan nyeri saat melakukan beberapa kegiatan tersebut, ada kemungkinan gusi Anda sedang sakit.

Cara Mengobati Penyakit Gusi

Jika Anda sudah mengalami berbagai gejala penyakit gusi, tentu Anda harus segera mengobatinya, agar penyakitnya tidak semakin parah. Cara mengobati sakit gigi tentunya juga tidak bisa disamaratakan. Karena hal tersebut tergantung dari seberapa ringan atau parah penyakit gigi tersebut.

1. Kumur Air Garam

Berkumur dengan air garam, Sumber: astronauts.id
Berkumur dengan air garam, Sumber: astronauts.id

Larutan air garam merupakan ramuan alami dengan sejuta manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut. Namun tentu saja garam yang digunakan adalah garam murni yang belum tercampur dengan MSG atau penyedap lainnya.

Air garam memiliki kandungan anti radang, antiseptik, antimikroba yang mampu meredakan peradangan dan mencegah infeksi pada gusi. Selain itu, berkumur dengan air garam mampu menghilangkan sisa makanan yang tersangkut pada gigi.

Tapi yang harus diingat adalah jangan terlalu banyak menakar garam sebagai obat kumur. Anda cukup masukan setengah sendok teh garam kedalam air hangat, kemudian aduk hingga garam larut. Setelah itu kumur selama 20-30 detik, dan keluarkan air garam tersebut dari mulut.

2. Rajin Sikat Gigi

Rutin menyikat gigi adalah kunci dalam merawat kebersihan gigi dan mulut. Jadi meskipun gusi Anda terasa sakit saat sedang menyikat gigi, Anda harus tetap menyikat gigi. Jangan jadikan sakit gusi sebagai alasan untuk Anda tidak menggosok gigi.

Malas sikat gigi justru akan membuat bakteri semakin banyak, dan malah memperparah penyakit gusi Anda. Pastikan Anda sikat gigi 2 kali sehari, sebelum tidur dan setelah makan.

Pilihlah sikat gigi gigi dengan bulu yang lembut dan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Pastikan juga Anda menyikat gigi dengan benar, yaitu dengan menyikat secara perlahan dan tidak terburu-buru.

3. Obat Kumur

Pengobatan yang selanjutnya yaitu dengan menggunakan obat kumur. Selain dapat menghilangkan bau mulut yang ditimbulkan dari penyakit gusi, obat kumur antiseptik juga mampu membunuh bakteri yang ada pada area mulut.

Rutinlah berkumur setelah gosok gigi setidaknya 30 detik. Setelah berkumur, Anda bisa membuang obat kumur yang ada di dalam mulut Anda. Obat kumur juga bisa membuat mulut menjadi lebih segar.

4. Obat Antibiotik

Tidak semua kasus penyakit gusi perlu diobati dengan antibiotik. Namun jika penyakit gusi sudah dalam skala yang berat, maka disarankan untuk menggunakan obat antibiotik.

Pemberian antibiotik bertujuan untuk membasmi bakteri di gusi. Selain itu, antibiotik juga dapat mencegah bakteri menyebar ke bagian gusi atau organ tubuh lainnya.

5. Perawatan Gusi

Apabila Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan gusi ke dokter gigi. Selain perlu dilakukan untuk mengobati penyakit gusi agar tidak semakin parah, perawatan gusi juga bermanfaat untuk mencegah sakit gusi yang akan datang kembali.

Melakukan perawatan rutin ke dokter gigi tentu akan membuat kesehatan organ mulut menjadi lebih terjaga. Lakukan perawatan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Namun jika memiliki penyakit gusi dan gigi lainnya, Anda bisa melakukan perawatan lebih sering.

Nah, itulah tadi macam-macam penyakit pada gusi, gejala yang timbul, dan juga cara mengobatinya. Jika Anda mempunyai permasalahan terhadap gusi dan bagian mulut lainnya, maka Anda harus segera ditangani oleh dokter gigi yang ahli.

Jangan tunda-tunda lagi untuk datang ke dokter gigi. Jangan biarkan penyakit gusi Anda semakin parah, segera hubungi Zahara Dental Care untuk konsultasi lebih lanjutnya.

Telah diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp