Saat pakai behel merasa sakit adalah hal yang wajar, terutama di awal pemasangan atau setelah penyesuaian kawat. Pemakaian behel biasanya dilakukan untuk merapikan gigi yang berjejal, gigi renggang, gigi tidak sejajar, atau gigi tonggos.

Selain untuk tujuan estetika, salah satu manfaat behel gigi yang tidak kalah penting adalah untuk memperbaiki fungsi gigi. Makanan yang dikunyah dengan benar akan membantu memaksimalkan proses pencernaan sehingga nutrisi bisa diserap dengan baik oleh tubuh.

Penyebab Rasa Sakit saat Menggunakan Behel

Sakit saat menggunakan behel, Sumber: pexels.com
Sakit saat menggunakan behel, Sumber: pexels.com

Meskipun memiliki manfaat positif, banyak pengguna behel mengalami rasa sakit yang mengganggu akibat dari efek pertama pakai behel. Berikut adalah beberapa penyebab utama rasa sakit yang Anda rasakan saat menggunakan behel.

1. Tekanan pada Gigi

Behel bekerja dengan cara memberikan tekanan pada gigi untuk menggesernya ke posisi yang diinginkan. Tekanan ini mempengaruhi jaringan periodontal di sekitar gigi menyebabkan peradangan ringan yang memicu rasa nyeri. 

2. Gesekan dengan Jaringan Lunak

Saat pakai behel merasakan sakit salah satu penyebabnya adalah karena terjadinya gesekan antara kawat gigi dengan jaringan lunak di sekitar mulut. Biasanya bagian yang mengalami iritasi akibat bergesekan dengan kawat adalah pipi bagian dalam, bibir, dan lidah.

3. Peradangan pada Gusi

Pemakaian behel dapat memicu peradangan pada gusi, terutama jika terjadi penumpukan plak akibat kebersihan mulut yang kurang terjaga. Gusi yang meradang bisa menjadi lebih sensitif dan terasa sakit. 

4. Pergeseran Gigi

Selama perawatan menggunakan behel, gigi akan mengalami pergerakan secara bertahap. Pergeseran tersebut bisa menyebabkan perubahan pada struktur rahang yang dapat menimbulkan rasa nyeri dan akan mereda setelah gigi mulai beradaptasi dengan posisi baru.

5. Penyesuaian Kawat Secara Rutin

Setiap beberapa minggu sekali dokter gigi akan melakukan penyesuaian kawat behel untuk memastikan gigi terus bergerak ke posisi yang diinginkan. Setelah penyesuaian, tekanan pada gigi akan meningkat dan menyebabkan rasa sakit yang mirip dengan awal pemasangan.

6. Sensitivitas Gigi Meningkat

Pakai behel sakit bisa karena meningkatnya sensitivitas gigi. Hal ini bisa terjadi karena pergerakan gigi atau paparan enamel terhadap suhu panas dan dingin. Jadi sebaiknya hindari makanan yang terlalu keras, panas, asam, atau dingin.

7. Gigi Goyang

Memasang behel bisa membuat gigi terasa goyang dan sakit, terutama pada awal pemakaian atau setelah kontrol rutin. Hal ini terjadi karena tekanan dari kawat gigi yang menggeser posisi gigi. Namun, rasa sakitnya biasanya berkurang setelah beberapa hari.

8. Rahang Tegang

Rahang tegang setelah pemasangan behel terjadi karena tekanan kawat gigi yang menggeser posisi gigi bisa mempengaruhi otot rahang. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan.

Berapa Lama Ngilu Setelah Pasang Behel?

Rasa nyeri setelah pemasangan behel, Sumber: pexels.com
Rasa nyeri setelah pemasangan behel, Sumber: pexels.com

Setelah memasang behel, Anda harus melakukan kontrol ke dokter gigi setiap 3-4 minggu sekali. Saat kontrol, dokter gigi biasanya akan memeriksa perkembangan gigi dan mengganti kawat dan karet behel. 

Setelahnya, Anda mungkin akan merasakan nyeri seperti saat awal pemasangan. Akan tetapi umumnya rasa sakit akan mereda dalam 1-3 hari. Pada hari pertama pemasangan, biasanya tidak terasa sakit, hanya terasa sedikit tidak nyaman. 

Namun setelah 1-5 hari gigi bisa terasa ngilu atau nyeri. Namun Anda tidak perlu khawatir karena rasa nyeri akan hilang setelah beradaptasi. Setelah kontrol rutin, nyeri biasanya berlangsung 1-3 hari. 

Saat behel dilepas memang tidak akan terasa sakit, tetapi penggunaan retainer mungkin akan memicu rasa tidak nyaman. Jika rasa sakit berlanjut atau ada masalah seperti kawat menusuk gusi atau bracket lepas, segera hubungi dokter gigi untuk melakukan perbaikan. 

Pakai Behel Sakit? Begini Cara Meredakannya

Mengatasi rasa sakit akibat pasang behel, Sumber: pexels.com
Mengatasi rasa sakit akibat pasang behel, Sumber: pexels.com

Selain mengkonsumsi obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter gigi, Anda juga bisa melakukan beberapa perawatan sederhana untuk meredakan rasa sakit akibat pemasangan behel. Berikut adalah tips meredakan rasa sakit akibat pakai kawat gigi:

1. Konsumsi Makanan Lunak

Saat baru memakai behel, sebaiknya pilihlah makanan yang lembut seperti mashed potato, smoothies buah, pasta, atau sup. Makanan-makanan tersebut mudah dikunyah dan bisa memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

Anda juga bisa menikmati es krim sebagai pilihan makanan yang menyenangkan. Suhu dingin dari es krim dapat membantu meredakan peradangan serta mengurangi rasa sakit akibat tekanan dari kawat gigi.

2. Kompres Dingin untuk Meredakan Nyeri

Menggunakan kompres es dapat membantu mengurangi rasa sakit setelah pemasangan behel. Caranya bungkus es batu dengan handuk kecil, lalu tempelkan pada area luar mulut selama sekitar 20 menit. 

Suhu dingin akan membantu meredakan peradangan dan mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh tekanan pada gigi. Lakukan cara ini beberapa kali sehari sesuai kebutuhan, terutama ketika nyeri terasa cukup mengganggu.

3. Minum Obat Pereda Nyeri

Jika rasa nyeri akibat behel terasa mengganggu, Anda bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan. Selain itu, obat nyeri dalam bentuk gel atau cairan juga bisa dioleskan langsung ke gusi dan gigi.

Cara mengoleskannya bisa langsung menggunakan jari atau kapas. Obat-obatan pereda nyeri tersedia di apotek dan bisa digunakan sesuai kebutuhan. Akan tetapi sebaiknya tetap konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu.

4. Gunakan Dental Wax

Jika bracket atau kawat gigi menyebabkan iritasi di bagian dalam mulut, dental wax bisa menjadi solusi efektif. Lilin ini berfungsi sebagai pelindung antara kawat gigi dan jaringan lunak di mulut, sehingga mengurangi risiko luka atau sariawan akibat gesekan. 

Cara penggunaannya cukup mudah, cukup oleskan sedikit lilin pada bagian kawat atau braket yang terasa mengganggu. Pastikan untuk melepasnya saat makan dan menyikat gigi, lalu pasang kembali setelah selesai. 

5. Kumur dengan Air Garam

Menggunakan behel sering kali menyebabkan iritasi atau luka pada pipi bagian dalam, bibir, dan gusi, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Untuk meredakannya, berkumur dengan air garam bisa menjadi solusi efektif. 

Caranya larutkan satu sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur beberapa kali sehari. Setelahnya, bilas mulut dengan air bersih agar sisa garam tidak tertinggal untuk membantu mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan luka.

6. Mengunyah Permen Karet

Menurut studi yang dilakukan oleh Korean Association of Orthodontics mengunyah permen karet bebas gula bisa membantu meredakan nyeri akibat pengencangan behel. Bahkan metode ini diklaim lebih efektif dibandingkan konsumsi obat pereda nyeri. 

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mengurangi ketidaknyamanan tanpa harus langsung minum obat, mengunyah permen karet bebas gula bisa menjadi alternatif alami untuk membantu mengurangi rasa sakit dan memberikan efek relaksasi pada rahang.

Perawatan behel di Zahara Dental Care, Sumber: pexels.com
Perawatan behel di Zahara Dental Care, Sumber: pexels.com

Jadi jika Anda pakai behel dan merasakan sakit saat masih awal-awal, jangan khawatir karena ini adalah hal yang wajar. Dengan perawatan yang tepat, rasa sakit dapat diminimalkan. Jika keluhan tetap berlanjut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter gigi Palembang di Zahara Dental Care. Kunjungi Zahara Dental Care untuk konsultasi dan perawatan lebih lanjut!

Telah di verifikasi oleh 

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp