Mungkin sebagian besar dari pembaca setia artikel Zahara Dental Care pernah memiliki pengalaman tidak sengaja menelan pasta gigi ketika sedang menyikat gigi. Meskipun terdengar sepele, namun ternyata jika hal tersebut terulang secara terus menerus, bisa-bisa dapat membahayakan kesehatan tubuh, lho. Lalu, apa saja bahaya-bahaya menelan pasta gigi yang perlu diwaspadai? Simak penjelasannya hingga selesai, ya!

Ketidaksengajaan menelan pasta gigi pada saat menyikat gigi sepertinya dialami oleh hampir kebanyakan orang. Mulai dari anak-anak bahkan hingga orang dengan lanjut usia. Dikarenakan hal tersebut bukan karena disengaja, maka tidak ada faktor spesifik akan hal tersebut. Namun, jika Anda maupun keluarga Anda melakukannya dengan intensitas yang sering, ternyata itu bisa berpotensi mendatangkan dampak negatif bagi kesehatan.

Namun, sebenarnya apa faktor yang bisa menyebabkan datangnya bahaya tersebut? Ya, pada pembahasan di artikel lain, kami telah memaparkan bahwa terdapat banyak manfaat yang dimiliki oleh pasta gigi dengan kandungan fluoride di dalamnya. Diantara manfaat terbesar dari pasta gigi berfluoride adalah mencegah gigi agar tidak berlubang.

Dampak negatif akibat kebanyakan menelan pasta gigi, Sumber: youngkidzdental.com
Dampak negatif akibat kebanyakan menelan pasta gigi berfluoride, Sumber: youngkidzdental.com

Akan tetapi, setiap kandungan senyawa pada suatu produk tidak hanya mendatangkan manfaat, namun juga bisa mendatangkan dampak buruk apabila dikonsumsi secara berlebihan. Salah satunya yaitu pada saat pasta gigi yang tidak sengaja tertelan. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan apabila yang mengalami hal tersebut adalah anak dengan usia yang masih kecil.

Jika ditelaah lebih lanjut, bahaya menelan pasta gigi pada anak dapat memicu beberapa gangguan kesehatan terutama pada sistem pencernaannya. Gejala yang bisa dialami oleh anak-anak yang terlalu sering menelan pasta gigi antara lain berupa mual-mual, muntah, diare, hingga sakit perut.

Alih-alih ingin menjaga kesehatan gigi anak, yang didapat berujung gangguan kesehatan disebabkan ketidaksengajaan menelan pasta gigi. Maka dari itu, sebaiknya pada saat anak sedang menyikat gigi, orang tua dapat mengingatkan untuk tidak menelan sisa pasta gigi yang masih ada di dalam mulut, melainkan segera dikeluarkan ketika sedang berkumur.

Efek Samping dan Bahaya Menelan Pasta Gigi yang Perlu Diwaspadai

Baik pada anak-anak maupun orang dewasa, ternyata efek samping dari terlalu sering menelan pasta gigi dapat membahayakan kesehatan tubuh, lho. Oleh sebab itu, kebiasaan tersebut tidak bisa dihiraukan begitu saja. Diantara efek samping yang dapat mengganggu kesehatan akibat menelan pasta gigi adalah sebagai berikut:

1. Mengakibatkan keracunan akibat fluoride yang berlebih

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa dibalik manfaat yang dimiliki kandungan fluoride pada pasta gigi, terdapat efek samping yang membahayakan dikarenakan penggunaan yang berlebihan. Bahkan, efek samping ini sangat berakibat fatal yakni berpotensi keracunan.

Efek yang berbahaya ini datang tidak hanya dari dosis kandungan fluoride yang berlebihan, namun juga ditambah dengan beberapa faktor lainnya yaitu status gizi dan juga kondisi fungsi ginjal. Sementara, gejala yang biasanya dirasakan adalah adanya rasa nyeri pada bagian lambung, terasa mual, muntah, dan sakit kepala.

2. Terjadi gangguan pada ginjal

Diantara banyaknya organ-organ tubuh, ginjal termasuk dalam bagian organ vital yang sangat erat pengaruhnya pada organ-organ lainnya. Ginjal merupakan organ yang memiliki peran penting dalam proses pembuangan senyawa fluoride yakni sebanyak 50-60 persen. Akan tetapi, jika fluoride yang masuk ke dalam tubuh cukup tinggi dosisnya, maka otomatis kondisi ginjal akan terpengaruh.

3. Memicu osteoporosis

Mengakibatkan osteoporosis, Sumber: immediate.co.uk
Mengakibatkan osteoporosis, Sumber: immediate.co.uk

Bahaya menelan pasta gigi lainnya yang bisa mengganggu kondisi kesehatan yaitu osteoporosis. Osteoporosis atau yang juga dikenal dengan sebutan pengapuran tulang dapat terjadi pada seseorang yang sering menelan pasta gigi sehingga dosis dari kandungan fluoride yang masuk ke dalam tubuh pun berlebihan.

4. Fluorosis gigi

Jika Anda mendapati bintik-bintik yang berwarna kuning kecokelatan pada gigi, maka itu dinamakan dengan fluorosis. Terjadinya kondisi tersebut disebabkan oleh dosis fluoride yang terlalu banyak.

Meski kandungan fluoride pada pasta gigi memiliki manfaat dalam mencegah karies gigi, namun apabila dosisnya lebih besar dari 1 mg/l atau 0,1 mg/kg setiap harinya selama periode perkembangan gigi, maka hal tersebut dapat mengganggu proses pembentukan lapisan email gigi sehingga menyebabkan munculnya fluorosis gigi.

5. Penyerapan kalsium menjadi terhambat

Permasalahan yang dapat timbul disebabkan terlalu sering menelan pasta gigi yang mengandung fluoride adalah memicu terhambatnya penyerapan kalsium pada tubuh. Hal-hal yang bisa terjadi akibat adanya penyerapan kalsium yang terhambat yaitu dapat memicu penurunan IQ, terjadinya gangguan pada sistem saraf, kerapuhan tulang, dan menjadi penghambat pertumbuhan bagi anak-anak.

6. Memicu masalah pada pencernaan

Masalah pada pencernaan sebenarnya dapat terjadi dari banyak faktor. Misalnya seperti salah memilih makanan, masuknya bakteri, dan lain sebagainya. Namun ternyata dari kebiasaan yang kurang baik seperti terlalu sering menelan pasta gigi yang mengandung fluoride juga bisa menjadi salah satu alasan terjadinya masalah pencernaan.

Gejala-gejala yang dapat terjadi ketika masalah pencernaan ini muncul diantaranya adalah Anda akan merasakan perut yang mulas atau nyeri yang berlangsung lumayan lama. Hal tersebut tentunya akan mengganggu kegiatan atau aktivitas yang biasa Anda lakukan sehari-hari.

7. Dapat mendatangkan gangguan perkembangan pada janin

Siapa sangka ternyata efek samping dari menelan pasta gigi berfluoride dapat memicu masalah perkembangan janin? Para ibu yang sedang mengandung diharuskan berhati-hati ketika sedang menyikat gigi. Hal ini disebabkan bahwa dosis fluoride yang ditelan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko cacat pada janin.

Efek buruk yang dapat menimpa janin yang disebabkan kandungan fluoride yang berlebih yaitu bisa mengganggu pembentukan tulang, kelainan kromosom, mempengaruhi kondisi jaringan otak si janin, serta menimbulkan kerusakan pada saraf.

Perlu ditekankan sekali lagi bahwa penjelasan yang ada di dalam artikel ini bukan menjadi bahan ketakutan dalam menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Sebagaimana yang telah dipaparkan pada artikel lain bahwa ada banyak manfaat yang bisa dirasakan ketika menggunakan pasta gigi berfluoride. Namun, tentunya manfaat tersebut dapat dirasakan apabila penggunaan dosis dari kandungan fluoride sendiri sudah sesuai dengan standar kesehatan.

Gunakan pasta gigi sewajarnya, Sumber: guim.co.uk
Gunakan pasta gigi sewajarnya, Sumber: guim.co.uk

Oleh karena itu, sebagai pengguna pasta gigi dengan kandungan fluoride, ada baiknya untuk selalu waspada dalam proses penggunaannya. Terutama ketika yang menggunakan pasta gigi tersebut adalah anak-anak yang memang masih harus diawasi. Sebab, bahaya dari kelebihan kandungan fluoride juga sangat berpengaruh pada perkembangan tumbuh si kecil.

Apabila Anda masih ingin mengetahui lebih lanjut seperti apa penggunaan kandungan fluoride yang sesuai dengan standar kesehatan, Anda dapat melakukan konsultasi dengan para dokter gigi yang ada di Zahara Dental Care.

Klinik gigi Palembang ini memiliki deretan dokter gigi yang sudah berlisensi dan beragam pelayanan perawatan gigi sehingga Anda tidak perlu ragu lagi untuk berkonsultasi mengenai masalah-masalah terkait mulut dan gigi. Segera kunjungi klinik gigi kami untuk mendapatkan beragam promo menarik. Terima kasih!

Telah diverifikasi,

Drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp