Memilih sikat gigi menjadi pertimbangan penting dalam menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut. Perawatan gigi dan mulut paling mudah adalah dengan menyikat gigi secara rutin. Dengan menyikat gigi, bakteri, kotoran dan sisa-sisa makanan bisa dibersihkan. Sehingga masalah-masalah gigi dan mulut dapat diatasi. 

Pada umumnya, masalah gigi dan mulut ditimbulkan dari kebersihan yang tidak terjaga. Sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi dapat menjadi keras jika tidak segera dibersihkan. Jika sudah mengeras, dapat berubah menjadi plak dan karies gigi. Plak dan karies gigi inilah yang menyebabkan masalah seperti bau mulut, gigi berlubang, dan masalah serius lainnya.

Maka dari itu, memilih sikat gigi menjadi hal penting. Apalagi dewasa ini, banyak tersedia pilihan sikat gigi. Mulai dari warna, bentuk, hingga bahan bulu sikatnya. Sangat bervariasi hingga kadang membingungkan. 

Jika salah memilih sikat gigi, kemungkinan besar menjadi bumerang bagi penggunanya. Sikat gigi yang seharusnya menjadi alat untuk menjaga kebersihan malah bisa menjadi yang merusak gigi, jika tidak dipilih dengan tepat. Maka, banyak hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sikat gigi. 

Mengenal berbagai tips memilih sikat gigi yang benar, Sumber: skandinavia.co.id
Mengenal berbagai tips memilih sikat gigi yang benar, Sumber: skandinavia.co.id

Cara Memilih Sikat Gigi yang Tepat

Sikat gigi terbaik adalah sikat gigi yang sesuai dengan keadaan gigi dan mulut penggunanya. Jangan sampai sikat gigi yang dipilih malah merusak email gigi hingga membuat gigi ngilu. Berikut beberapa tips untuk memilih sikat gigi.

1. Perhatikan Ukuran dan Bentuk Kepala Sikat

Dari tanyapepsodent.com, sikat gigi terbaik adalah yang sesuai dengan morfologi atau bentuk mulut penggunanya. Sehingga kebutuhan kebersihan mulut bisa dipenuhi. 

Untuk mereka yang memiliki rahang yang besar begitu juga gigi-giginya, maka sikat gigi dengan kepala kotak lebih direkomendasikan. Selain itu, pilih juga sikat dengan bulu sikat yang banyak. Sehingga bisa membersihkan gigi dengan optimal.

Untuk mereka dengan rahang dan gigi kecil, pilihan terbaik adalah sikat berkepala oval dengan ujung yang semakin kecil. Bentuk kepala sikat oval akan memudahkan penggunanya membersihkan gigi dengan optimal. Kepala oval mampu meraih bagian gigi yang agak sulit dijangkau, seperti rahang bagian belakang maupun tempat lainnya.

Memilih sikat gigi yang benar dengan melihat bentuk kepala sikat dan ukurannya, Sumber: alodokter.com
Memilih sikat gigi yang benar dengan melihat bentuk kepala sikat dan ukurannya, Sumber: alodokter.com

2. Pertimbangkan Jenis Bulu Sikat

Beberapa merk sikat gigi menyediakan pilihan jenis dan pola bulu sikat. Untuk tingkat kekerasannya, biasanya ada pilihan soft (lembut), medium (sedang), dan hard (keras). Sementara pola bulu sikat biasanya ada pilihan datar dan bergelombang. Hal ini juga menjadi pertimbangan dalam memilih sikat gigi.

Untuk mereka dengan gusi normal dan tidak mudah berdarah, pilihannya lebih luas karena bisa memilih semuanya. Untuk mereka dengan keadaan spesial seperti gusi mudah berdarah atau gigi sensitif, sikat gigi terbaik adalah sikat dengan bulu lembut (soft). Pilihan ini juga berlaku bagi mereka yang memakai kawat gigi (behel).

Pertimbangkanlah jenis bulu sikat sebelum menggunakannya, Sumber: porosmedia.com
Pertimbangkanlah jenis bulu sikat sebelum menggunakannya, Sumber: porosmedia.com

3. Pilih Sikat Gigi Bergagang Lurus

drg.Atria Indah Sari dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Maranatha lebih menganjurkan sikat gigi bergagang lurus. Mengapa? Menurut Drg. Atria, gagang yang lurus mampu memberikan tekanan yang lebih merata saat menyikat gigi. 

Dengan begitu dapat menjaga gusi pada posisi yang stabil. Sebab gusi bisa mengalami penurunan jika email gigi rusak akibat tekanan yang terlalu besar saat menyikat gigi.

Pilihlah sikat gigi bergagang lurus, Sumber: citarumharum.jabarprov.go.id
Pilihlah sikat gigi bergagang lurus, Sumber: citarumharum.jabarprov.go.id

4. Sikat Gigi Elektrik

Seiring perkembangan jaman, sikat gigi elektrik menjadi terobosan baru dalam memilih sikat gigi. Harganya mungkin sedikit mahal, tapi sepadan dengan kualitas yang ditawarkan. Apalagi ada beberapa kondisi yang menyebabkan orang tidak mampu membersihkan gigi secara optimal dengan sikat gigi manual. 

Sikat gigi elektrik cocok bagi para lansia karena tidak perlu tenaga khusus untuk menyikat gigi. Selain itu, menurut dr. Meva Nareza dalam alodokter.com, sikat gigi elektrik juga cocok untuk orang-orang dengan radang sendi. 

Orang-orang dengan radang sendi kadang mengalami kekakuan pada anggota badan. Sikat gigi elektrik akan membantu mereka menjaga kebersihan gigi meskipun pergerakan badannya terbatas. 

Selain bagi lansia dan penderita radang sendi, sikat gigi elektrik juga cocok bagi mereka yang memakai kawat gigi (behel). Behel secara tidak langsung menutup beberapa bagian gigi. Jadi kadang agak sulit untuk membersihkan gigi berbehel dengan sikat gigi biasa. Sikat gigi elektrik mampu membersihkan gigi berbehel dengan lebih presisi.

Memilih sikat gigi yang elektrik, Sumber: alodokter.com
Memilih sikat gigi yang elektrik, Sumber: alodokter.com

5. Pilih Sikat Gigi Terbaik sesuai Rekomendasi Para Ahli

Beberapa orang mungkin memiliki kondisi gigi dan mulut khusus. Sehingga memerlukan konsultasi dengan dokter gigi sebagai ahli dalam bidang kesehatan gigi dan mulut. Jika demikian, ikutilah saran dokter gigi yang sering menangani permasalahan gigi. Dokter gigi akan memberikan rekomendasi sikat gigi sesuai keadaan gigi pasien.

Begitu banyak pilihan dan pertimbangan dalam memilih sikat gigi. Namun demikian, teknik dan frekuensi menyikat gigi tetap harus diperhatikan. Sehingga kesehatan gigi tetap terjaga dengan optimal. Pastikan menyikat gigi dengan tenaga yang proporsional. Sebab gusi bisa berdarah dan terluka jika menyikat gigi terlalu kuat.

Pilihlah sikat gigi yang direkomendasikan oleh para ahli, Sumber: listerine.co.id
Pilihlah sikat gigi yang direkomendasikan oleh para ahli, Sumber: listerine.co.id

Tips Merawat Sikat Gigi

Setelah mengetahui beberapa opsi cara memilih sikat gigi, sikat gigi juga harus dirawat dengan baik. Dengan perawatan yang baik, kinerja sikat gigi akan tetap optimal. Kesehatan gigi dan mulut juga akan terjaga. Mari simak beberapa tips merawat sikat gigi yang bisa diterapkan di rumah. 

  1. Cucilah sikat gigi setelah dipakai. Beberapa sisa makanan kemungkinan besar akan menempel di sikat gigi. Begitu pula busa sisa menyikat gigi. Jika tidak dibersihkan, maka akan menimbulkan bakteri yang berbahaya bagi gigi dan mulut. Pastikan selalu mencuci sikat gigi setelah digunakan. Gunakan air mengalir supaya sisa busa dan makanan bisa larut.
  2. Beberapa sikat gigi memiliki helm untuk menutup kepala sikatnya. Namun jangan buru-buru menutup sikat gigi yang baru digunakan. Bulu sikat yang lembab akan menjadi sarang bagi bakteri. Maka biarkanlah sikat gigi yang basah mengering. Tempatkan di kepala di bagian terbuka sehingga mengering secara alami. 
  3. Pastikan kepala ada di bagian atas penyimpanan. Hindari persentuhan sikat gigi satu dengan sikat gigi lainnya. Bakteri dapat berpindah melalui persentuhan antara bulu sikat gigi. Maka pastikan setiap sikat gigi ditempatkan dengan jarak yang aman.
  4. Jangan meminjamkan sikat gigi pribadi ke orang lain. Begitu pula sebaliknya, jangan meminjam sikat gigi orang lain. Kondisi gigi dan mulut setiap orang berbeda-beda. Memakai sikat gigi orang lain dapat menimbulkan risiko penyebaran bakteri yang menyebabkan infeksi gigi. Begitu juga dengan meminjamkan sikat gigi pribadi ke orang lain.
  5. Rendam sikat gigi dengan cairan pencuci mulut (mouthwash). Mouthwash memiliki kandungan antibakteri yang bisa membantu menjaga kebersihan sikat gigi. Terutama di bagian bulu sikat. Lakukan beberapa hari sekali untuk menjaga kebersihan bulu sikat. Jangan memanaskan atau merebus sikat gigi. Hal ini dapat merusak bulu sikat.
  6. Gantilah sikat gigi secara rutin. Semakin sering dipakai, bulu sikat akan mengembang. Bulu yang mengembang akan mengurangi performa pembersihan sikat gigi. Maka gantilah setiap 3 atau 4 bulan untuk menjaga performa sikat gigi. Dengan demikian, kesehatan gigi akan terjaga.

Itulah tadi informasi penting terkait bagaimana cara memilih sikat gigi yang tepat. Dengan adanya informasi di atas, diharapkan Anda bisa lebih aware lagi terhadap pemilihan sikat gigi ini. Jangan lupa juga untuk rutin memeriksakan kondisi gigi dan mulut ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali ya.

Telah diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp