Gejala impaksi gigi umumnya mulai terasa saat gigi bungsu tidak dapat tumbuh dengan benar sehingga menyebabkan rasa nyeri di mulut bagian belakang. Kadang rasa nyeri disertai juga dengan bau mulut yang tidak sedap.

Selain rasa nyeri yang sangat hebat, pada beberapa orang bahkan rasa nyeri sampai menjalar sampai ke kepala. Untuk mengatasi impaksi gigi, salah satu tindakan yang sering diambil dokter adalah melakukan operasi gigi bungsu.

Apa itu Impaksi Gigi?

Apa itu impaksi gigi, Sumber: medkomtek.com
Apa itu impaksi gigi, Sumber: medkomtek.com

Impaksi gigi atau dikenal juga sebagai gigi terpendam adalah kondisi saat gigi terjebak di dalam gusi. Biasanya impaksi ini terjadi pada gigi geraham bungsu pada orang dewasa. Impaksi gigi yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Gejala impaksi muncul ketika gigi bungsu tumbuh tidak sempurna karena tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh dan keluar dari dalam gusi. Akibatnya, gigi bungsu tumbuh menyamping, tumbuh sebagian, atau tetap terpendam.

Penyebab Impaksi Gigi

Penyebab impaksi gigi, Sumber: bedahmulut.com
Penyebab impaksi gigi, Sumber: bedahmulut.com

Mungkin Anda bertanya-tanya apa yang menyebabkan impaksi gigi. Berikut adalah tiga faktor utama yang menjadi penyebab impaksi gigi.

1. Rahang Terlalu Kecil

Salah satu penyebab utama impaksi gigi adalah rahang yang terlalu kecil untuk menampung semua gigi. Ketika rahang tidak memiliki cukup ruang, maka gigi bungsu tidak dapat tumbuh sepenuhnya dan terjebak di dalam gusi. 

2. Gigi Miring atau Bengkok

Terkadang gigi tumbuh dalam posisi miring atau bengkok karena kekurangan ruang. Ini menyebabkan gigi tidak dapat menembus gusi dengan benar sehingga terjebak dan menekan gigi yang ada di sampingnya.

3. Posisi Tidak Beraturan

Gigi yang tumbuh dalam posisi yang tidak beraturan dapat menghalangi gigi bungsu saat tumbuh. Jika gigi sudah berada dalam posisi yang tidak ideal maka pertumbuhan gigi bungsu akan menjadi terhambat dan pada akhirnya terjadi impaksi.

Gejala Impaksi Gigi

Gejala yang dirasakan karena impaksi gigi, Sumber: honestdocs.id
Gejala yang dirasakan karena impaksi gigi, Sumber: honestdocs.id

Ada beberapa gejala yang mungkin timbul saat Anda mengalami impaksi gigi. Gejala yang dirasakan antara satu orang dengan lainnya mungkin tidaklah sama. Namun biasanya gejala yang paling umum adalah rasa nyeri hebat pada gusi bagian belakang. 

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah beberapa gejala impaksi gigi yang mungkin Anda rasakan saat mengalaminya.

1. Gigi Hanya Muncul Sebagian

Impaksi gigi biasanya ditandai dengan gigi yang hanya muncul sebagian di atas permukaan gusi. Kondisi ini terjadi ketika gigi bungsu atau gigi lainnya tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh sepenuhnya dan terjebak di bawah gusi.

Akibatnya gigi tersebut mungkin hanya muncul sebagian, sementara sebagian besar masih terbenam dalam gusi. Hal ini bisa menyebabkan gusi di sekitarnya menjadi bengkak dan lebih sensitif

2. Nyeri pada Rahang

Impaksi gigi bisa menyebabkan rasa nyeri pada rahang karena gigi yang terpendam menekan gigi lain dan jaringan di sekitarnya. Gigi bungsu yang tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh bisa tumbuh miring atau menyamping.

Hal itu dapat menyebabkan tekanan berlebih pada gigi yang ada di sebelahnya. Tekanan juga dapat mengiritasi dan membuat radang gusi maupun tulang rahang. Peradangan yang terjadi akan merangsang syaraf di daerah tersebut menjadi terasa nyeri.

3. Sakit Kepala Berkepanjangan

Gejala impaksi gigi yang mungkin jarang orang sadari adalah sakit kepala berkepanjangan. Tidak banyak orang tahu bahwa gigi bungsu yang bermasalah bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala berkepanjangan.

Gigi bungsu yang terpendam dapat menyebabkan peradangan dan iritasi pada saraf. Saraf kemudian mengirimkan sinyal nyeri dari wajah ke otak sehingga menimbulkan sakit kepala yang sulit diatasi.

4. Sulit Membuka Mulut

Mulut yang terasa nyeri akibat impaksi gigi bisa menyebabkan beberapa masalah. Ketidakmampuan untuk membuka mulut dengan leluasa dapat mengganggu pola makan dan berbicara. Bahkan pada beberapa orang ada yang sampai mengganggu waktu istirahat.

Kesulitan dalam membuka mulut juga bisa menghalangi proses pembersihan gigi. Gigi yang tidak dibersihkan dengan baik akan membuat plak menumpuk, terjadi karies gigi dan muncul penyakit gusi. 

5. Gusi Bengkak dan Merah

Gusi bengkak dan muncul tanda kemerahan di sekitar gigi yang terpendam adalah gejala impaksi gigi yang sangat umum. Pembengkakan dan kemerahan ini menunjukkan bahwa tubuh sedang merespons iritasi dan tekanan dari gigi yang terpendam. 

Gusi yang bengkak biasanya terasa lembut saat disentuh menggunakan jari. Peradangan bisa membuat gusi rentan terhadap infeksi yang dapat memperburuk gejala dan menyebabkan masalah kesehatan mulut yang lebih serius.

6. Kelenjar Leher Membengkak

Kelenjar leher bisa membengkak jika impaksi sudah sampai menyebabkan infeksi, terutama jika ada infeksi di sekitar gigi yang terpendam. Infeksi di area mulut atau gigi bungsu yang terimpaksi dapat menyebar ke jaringan di sekitarnya, termasuk kelenjar getah bening di leher.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Kelenjar ini dapat membengkak jika terjadi infeksi atau peradangan. Pembengkakan kelenjar leher sering disertai dengan nyeri, rasa tidak nyaman, dan kadang-kadang demam. 

Solusi untuk Mengatasi Impaksi Gigi

Dokter gigi, Sumber: liputan6.com
Solusi dan penanganan masalah gigi, Sumber: liputan6.com

Gigi bungsu yang mulai tumbuh pada dasarnya tidak membutuhkan penanganan khusus jika tidak menimbulkan keluhan atau masalah kesehatan. Namun jika muncul gejala impaksi gigi seperti nyeri, pembengkakan, atau infeksi maka perlu segera mendapat penanganan.

Berikut ini adalah beberapa solusi untuk mengatasi impaksi gigi yang bisa Anda lakukan di rumah dan perawatan yang mungkin akan dilakukan oleh dokter gigi.

1. Kompres Dingin dan Kumur dengan Air Garam

Tindakan pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa sakit akibat impaksi gigi adalah kompres dingin dan kumur dengan air garam. Anda bisa membungkus es batu menggunakan kain bersih untuk mengompres bagian rahang yang terdampak.

Es batu berfungsi memberikan efek mati rasa pada area yang nyeri sehingga akan membantu meredakan rasa sakit dengan mengurangi peradangan. Selain itu Anda juga bisa berkumur dengan menggunakan air garam. 

Air garam berfungsi sebagai disinfektan alami yang membantu mengurangi infeksi bakteri di area mulut dan gigi sehingga dapat meringankan gejala yang disebabkan oleh penumpukan bakteri.

2. Konsumsi Antibiotik dan Obat Pereda Nyeri

Jika impaksi gigi menyebabkan infeksi atau peradangan, dokter gigi mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri. Antibiotik membantu mengurangi jumlah bakteri, mencegah penyebaran infeksi, dan mempercepat proses penyembuhan. 

Selain itu, dokter mungkin merekomendasikan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau asetaminofen untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Ibuprofen bekerja dengan mengurangi peradangan dan nyeri.

Sedangkan asetaminofen adalah obat yang berguna untuk membantu menghilangkan rasa sakit tanpa mempengaruhi peradangan. Penggunaan obat-obatan ini dapat memberikan bantuan sementara dan mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh impaksi.

3. Operasi Gigi Bungsu

Cabut gigi atau operasi gigi bungsu biasanya dilakukan oleh dokter spesialis bedah mulut. Anda tidak perlu takut jika harus melakukan operasi gigi bungsu karena dokter akan melakukan anestesi lokal sehingga prosesnya terasa lebih nyaman. 

Setelah itu dokter akan membuat sayatan pada gusi pada gigi yang terimpaksi, kemudian mengeluarkannya secara hati-hati. Pencabutan diperlukan untuk menghilangkan tekanan pada gigi tetangga dan jaringan gusi.

Selain itu, tindakan operasi juga berguna untuk mencegah infeksi yang dapat timbul akibat penumpukan makanan dan bakteri di sekitar gigi yang terpendam. Setelah operasi, mungkin Anda perlu melakukan perawatan pasca operasi agar proses penyembuhan berjalan lancar.

Itulah 6 gejala impaksi gigi dan solusi untuk mengatasinya. Jika Anda mengalami impaksi sebaiknya segera kunjungi dokter gigi agar mendapat perawatan yang tepat. Tujuannya agar impaksi tidak berkembang menjadi masalah lain yang lebih serius.

Anda bisa berkunjung ke Zahara Dental Care untuk mendapat perawatan yang tepat. Di sini Anda akan ditangani oleh dokter gigi Palembang yang sudah profesional sehingga mampu mengatasi impaksi gigi dan masalah gigi lainnya.

Telah di verifikasi oleh

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp