Dalam menjalani perawatan menggunakan behel, banyak orang mengalami berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah seringnya mengalami sariawan karena behel. Sariawan yang sering muncul bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup.

Meskipun behel memiliki manfaat besar dalam memperbaiki susunan gigi, namun tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa orang mengalami ketidaknyamanan akibat gesekan behel dengan mulut bagian dalam. 

Mengapa Muncul Sariawan?

Penyebab munculnya sariawan, Sumber: tvonenews.com
Penyebab munculnya sariawan, Sumber: tvonenews.com

Sariawan yang muncul akibat penggunaan kawat gigi adalah masalah umum yang sering dihadapi. Sariawan adalah bisul kecil yang terbentuk di dalam mulut yang bisa menciptakan sensasi kesemutan dan terbakar. 

Bentuk luka sariawan umumnya bulat dengan warna putih, abu-abu, atau merah. Meskipun kawat gigi dapat menjadi salah satu pemicunya, sariawan juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti konsumsi makanan pedas atau asam.

Meskipun sariawan mungkin akan hilang seiring dengan berjalannya waktu dan penyesuaian mulut terhadap kawat gigi, dampak sariawan terhadap kualitas hidup tentu tidak bisa disepelekan.

Cara Mencegah Munculnya Sariawan Karena Behel

Mencegah sariawan karena behel, Sumber: tstatic.net
Mencegah sariawan karena behel, Sumber: tstatic.net

Penggunaan kawat gigi untuk merapikan gigi yang berjejal atau berantakan memang terbukti sangat efektif. Namun gesekan kawat gigi dengan mulut bagian dalam membuat Anda lebih rawan terkena sariawan.

Jauh sebelum sariawan terjadi, sebenarnya Anda bisa melakukan pencegahan agar hal tersebut tidak terjadi. Penting sekali mengetahui tentang perawatan dan langkah-langkah preventif yang efektif agar Anda dapat menjalani proses penggunaan behel dengan lebih nyaman.

1. Rutin Gosok Gigi

Menjaga kebersihan gigi dan mulut menjadi hal yang sangat penting bagi orang yang menggunakan behel. Menyikat gigi secara teratur dengan teknik yang benar bisa mengurangi penumpukan bakteri yang menjadi penyebab munculnya sariawan.

Rutin gosok gigi dengan sikat gigi yang tepat dan membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss bisa membantu mencegah terbentuknya plak dan mengurangi risiko terjadinya luka sariawan atau iritasi yang dapat diakibatkan oleh behel.

2. Gunakan Lilin Ortodontik

Penggunaan lilin ortodontik bisa menjadi solusi efektif untuk melindungi mulut dari kawat gigi yang tajam selama penggunaan behel. Melapisi kawat gigi dengan lilin ortodontik bisa memperkecil gesekan yang dapat menyebabkan iritasi atau luka di dalam mulut. 

Selain itu penting juga bagi Anda untuk menghindari makanan keras yang dapat meningkatkan risiko luka dan merusak behel. Pilihlah makanan yang lembut dan mudah dikunyah. Hindari makanan pedas atau asam karena dapat memicu iritasi. 

Adapun jenis makanan yang disarankan adalah makanan bertekstur lembut dan kaya manfaat seperti yogurt. Probiotik di dalamnya bisa membantu menjaga keseimbangan bakteri di mulut sehingga dapat mengurangi resiko peradangan maupun sariawan.

3. Jaga Mulut Tetap Terhidrasi

Anda perlu memastikan kelembaban mulut selama penggunaan behel untuk menghindari iritasi dan munculnya sariawan. Minum air putih dalam jumlah cukup bisa menjaga kelembaban mulut karena produksi air liur yang lancar. 

Air liur mengandung antibodi yang efektif dalam mencegah penyebaran bisul atau luka di rongga mulut. Selain itu, menjaga kelembaban mulut juga berdampak positif untuk mengurangi rasa sakit di pipi bagian dalam yang sedang mengalami kerusakan.

4. Mengurangi Makanan Pedas

Saat menggunakan behel sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan pedas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya sariawan. Behel bisa menyebabkan gesekan dan tekanan di dalam mulut, meningkatkan sensitivitas dan rentan terhadap iritasi. 

Makanan pedas yang biasanya mengandung zat-zat iritan dapat memperburuk kondisi ini sehingga memicu munculnya peradangan. Saat terjadi peradangan maka bisa pada akhirnya akan timbul sariawan. 

Cara Menyembuhkan Sariawan Karena Behel

Mengobati sariawan, Sumber: insanmedika.co.id
Mengobati sariawan, Sumber: insanmedika.co.id

Ketika Anda sedang mengalami sariawan karena penggunaan behel, tentu saja langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyembuhkannya. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dicoba untuk menyembuhkan sariawan.

1. Kumur dengan Air Garam

Berkumur dengan larutan air garam adalah salah satu cara yang efektif untuk mengatasi ketidaknyamanan sariawan karena behel. Garam dikenal memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu membersihkan dan meredakan iritasi di dalam mulut. 

Caranya cukup sederhana, campurkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Setelah mencampurkan larutan tersebut, berkumurlah selama 30 detik. Fokus pada area yang mungkin teriritasi oleh behel. 

Pengulangan tindakan ini bisa dilakukan sebanyak 2-3 kali sehari agar mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam mengurangi rasa tidak nyaman. Prosedur berkumur dengan air garam juga bisa membersihkan area sekitar behel dari bakteri dan mencegah infeksi.

2. Kompres dengan Kantong Teh

Manfaatkan kantong teh sebagai alternatif alami untuk mengurangi peradangan di sekitar area yang terkena sariawan karena behel. Kantong teh dikenal memiliki sifat antiseptik yang bermanfaat dalam meredakan peradangan. 

Caranya pun cukup sederhana. Anda hanya perlu merendam kantong teh bekas ke dalam air hangat dan setelah itu tempelkan kantong tersebut pada area yang mengalami sariawan. Cara ini dapat memberikan efek sejuk dan menenangkan.

Teh dipilih karena mengandung senyawa antiseptik alami yang dapat membantu menjaga kebersihan rongga mulut serta mencegah perkembangan infeksi atau masalah kesehatan mulut lainnya.

3. Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri

Apabila sariawan menyebabkan rasa sakit yang tidak tertahankan, pertimbangkan untuk menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran. Obat pereda nyeri seperti tylenol atau ibuprofen dapat membantu meredakan rasa sakit akibat sariawan secara cepat.

Tylenol dan ibuprofen merupakan jenis obat yang bisa dibeli di toko obat tanpa harus menggunakan resep dokter. Keduanya memiliki mekanisme kerja yang berbeda. Tylenol fokus pada meredakan rasa sakit dan ibuprofen memiliki efek antiinflamasi.

Penggunaan obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat memberikan bantuan cepat dan sementara untuk mengatasi ketidaknyamanan. Namun Anda disarankan untuk menggunakan obat tersebut sesuai petunjuk dan hanya jika diperlukan.

4. Berkunjung ke Dokter

Cara terbaik mengatasi sariawan karena behel yaitu dengan berkunjung ke dokter. Sariawan biasanya memang bukan kondisi yang memerlukan kunjungan langsung ke dokter, karena sebagian besar dapat diatasi dengan perawatan mandiri. 

Namun, ada beberapa situasi dimana kunjungan ke dokter sangat dianjurkan. Terutama jika sariawan berlangsung lebih dari dua minggu dan disertai gejala lain seperti kesulitan menelan, demam, atau pembengkakan, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan.

Dokter akan membantu memastikan bahwa sariawan tidak disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih serius. Dokter juga dapat memberikan saran atau resep obat untuk meredakan gejala dan mempercepat proses penyembuhan. 

Mengobati Sariawan di Zahara Dental Care

Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com
Zahara Dental Care, Sumber: zaharadental.com

Bagi Anda yang mengalami sariawan terus-terusan dan tak kunjung sembuh, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Zahara Dental Care menawarkan perawatan terbaik untuk pasien yang mengalami sariawan akibat penggunaan behel ortodontik. 

Kami mengutamakan kenyamanan dan kepercayaan pasien, menyediakan perawatan yang personal agar hasilnya efektif. Dengan teknologi terkini dan fasilitas modern, kami siap memberikan solusi yang tepat dan menyeluruh untuk mengatasi sariawan karena behel. 

Percayakan kesehatan gigi dan mulut Anda pada Zahara Dental Care, karena disini Anda akan ditangani oleh para dokter gigi Palembang terbaik yang sudah ahli di bidangnya. Selain mengobati sariawan, Anda juga bisa melakukan berbagai perawatan gigi lainnya.

Telah Diverifikasi,

drg. Siti Nita Zahara

Whatsapp